Catalog :




Detail Article

Jurnal Jejaring Administrasi Publik

ISSN 2086-3101

Vol. 10 / No. 2 / Published : 2018-01

TOC : 1375, and page :1367 - 1375

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Dinamika tata kelola bumdes dan persoalan nilai tambah produk: studi atas bumdes desa kembiritan, banyuwangi

Author :

  1. Philipus Keban*1
  2. Rendy Pahrun Wadipalapa*2
  1. Departemen Administrasi, Fisip, Universitas Airlangga
  2. Departemen Komunikasi, Fisip, Universitas Airlangga

Abstract :

Artikel ini berfokus pada analisis dan tawaran atas manajerial BUMDes di Desa Kembiritan, Kabupaten Banyuwangi. Desa yang telah berkembang perlu perlindungan dan pemberdayaan sehingga menjadi: desa kuat; desa maju; desa mandiri. Implikasi dari terbentuknya desa dengan sifat yang demikian, diharap dapat menjadi landasan yang kuat dalam melaksanakan pemerintahan dan pembangunan menuju masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera. Kabupaten Banyuwangi dipilih dalam pengabdian masyarakat ini bukan saja karena kepesatan pertumbuhan ekonominya, melainkan juga karena BUMDes pada Kabupaten Banyuwangi belum sepenuhnya termaksimalkan, bahkan tidak beroperasi sama sekali. Terkait dengan metode pelaksanaan, terdapat beberapa tahapan atau langkah yang ditawarkan pelaksana pengmas ini. Pertama, membangun kesepakatan awal para pemangku kepentingan. Hal ini menjadi penting agar terdapat ikatan kolektif dan komitmen bersama dalam pengembangan produk unggulan BUMDes, khususnya terkait dengan rencana produksi air minum dalam kemasan pada tahun 2019 yang akan datang. Kedua, menyiapkan sebuah rencana bisnis (business plan) yang akan digunakan sebagai panduan untuk kepentingan tata kelola atau manajemen produksi air minum dalam kemasan. Ketiga, mengikutsertakan pengusaha lokal baik dalam manajemen, maupun proses produksi dan pemasaran produk unggulan air minum dalam kemasan, mengingat cukup banyak pengusaha lokal di Desa Kembiritan yang established sebelum lahirnya BUMDes Rukun Makmur. Hasil dari penelitian ini yakni perlunya pendampingan menyeluruh bagi mitra lokal untuk proses sertifikasi produk khususnya air minum dalam kemasan. Kedua, maksimalisasi beberapa titik air yang belum diolah, dari geologi, ada sungai bawah tanah selebar 9 meter. Ketiga, diperlukan tinjauan ulang atas peraturan-peraturan desa. Keempat, sangat penting untuk melakukan branding produk kemasan air. Pengabdian masyarakat ini telah pula memberikan strategi bagaimana melakukan pencitraan merk, diantaranya adalah memainkan strategi pemilihan warna kemasan produk, visi produk, sasaran produk, juga sekaligus bagaimana redaksional atau teks tulisan merk yang akan dipakai oleh BUMDes dalam memasarkan produknya.

Keyword :

BUMDes, inovasi, manajemen, nilai tambah,


References :

  1. Amita Singh., (2003). Questioning The New Public Management. Public Administration Review. VOL.10.NO.2.HAL.1375 : Washington


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : 10 / No. : 2 / Pub. : 2018-02
  1. Implementasi kebijakan undang-undang no.19 tahun 2016 informasi dan transaksi elektronik pencemaran nama baik: studi kasus di jawa timur
  2. Pemberdayaan masyarakat melalui ekonomi kreatif untuk mendukung pariwisata desa berkelanjutan
  3. Perumusan model instrumen kebijakan perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan (plp2b) di kabupaten jombang
  4. Keterlibatan stakeholder dalam implementasi program dana bergulir sebagai upaya pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah di kabupaten sidoarjo
  5. Studi implementasi peraturan keamanan penerbangan (peraturan direktur jenderal perhubungan udara nomor : skep/2765/xii/2010 tentang tata cara pemeriksaan keamanan penumpang, personel pesawat udara dan barang bawaan yang diangkut dengan pesawat udara dan orang perseorangan)
  6. Analisis stakeholder dalam kebijakan penyelenggaraan jaringan utilitas di kota surabaya
  7. Implementasi kebijakan e-learning dalam meningkatkan kualitas pendidikan
  8. Dinamika tata kelola bumdes dan persoalan nilai tambah produk: studi atas bumdes desa kembiritan, banyuwangi