Catalog :




Detail Article

Jurnal Agro Veteriner

ISSN 2303-1697

Vol. 4 / No. 1 / Published : 2015-12

TOC : 3, and page :15 - 20

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Pengaruh perbedaan lama penyinaran ultraviolet pada saat sterilisasi terhadap daya tetas telur ayam

Author :

  1. Muhammad Ridlo Adyfitrah*1
  2. Widya Paramita Lokapirnasari*2
  3. Ratna Damayanti*3
  1. Mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan
  2. Dosen Fakultas Kedokteran Hewan
  3. Dosen Fakultas Kedokteran Hewan

Abstract :

Penelitian ini mengevaluasi peningkatan daya tetas telur ayam yang di sinari ultraviolet dengan perbedaan lama waktu penyinaran. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah daya tetas telur yang dihasilkan dari beberapa perlakuan lama waktu penyinaran. Daya tetas dihitung dengan membandingkan jumlah telur yang menetas dengan jumlah telur yang fertil dan dinyatakan dalam persen. Telur sebelum masuk mesin tetas diberi perlakuan dengan penyinaran ultraviolet. Telur disinari ultraviolet dengan perbedaan lama waktu penyinaran, yaitu 15 menit, 30 menit dan 45 menit. Fungsi dari penyinaran ultraviolet adalah mencegah kontaminasi bakteri yang dapat menyebabkan penurunan daya tetas. Hasil penelitian menunjukkan ada peningkatan yang signifikan (P<0,05) dalam  daya tetas telur bila dibandingkan dengan kontrol (P0).

Keyword :

telur, penyinaran ultraviolet, daya tetas,


References :

  1. Hodgetts, (2000). Incubation The Psichal Requiments. Abor Acress Service. Bulletin No 15. August 1. : Bulletin No 15. August 1.


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : 4 / No. : 1 / Pub. : 2015-12
  1. Analisis kepuasan klien terhadap fasilitas medis rumah sakit hewan pendidikan fakultas kedokteran hewan universitas airlangga
  2. Protein level effectiveness of complete feed on the performance of rat (rattus norvegicus) at starter phase
  3. Pengaruh perbedaan lama penyinaran ultraviolet pada saat sterilisasi terhadap daya tetas telur ayam
  4. Potensi pemberian konsentrat dengan periode laktasi berbeda terhadap konsumsi bahan kering dan produksi susu sapi perah
  5. Hubungan sistem manajemen proses produksi terhadap kelayakan usaha peternakan puyuh petelur di kabupaten kediri
  6. Substitusi kulit pisang raja nangka (musa paradisiaca linn) dan tepung ikan pada pakan terhadap presentase lemak abdominal dan lemak daging pada itik peking
  7. Ibm aplikasi amofer jerami padi dan konsentrat sebagai sumber pakan ternak di musim kemarau untuk penggemukan sapi potong di kecamatan kwanyar kabupaten bangkalan-madura
  8. Ibm untuk pemberdayaan masyarakat terpadu melalui peningkatan produktivitas sapi rakyat, pembuatan yogurt, permen susu dan meningkatkan kesehatan masyarakat di kecamatan pacet kabupaten mojokerto
  9. Efisiensi reproduksi sapi peranakan limousin dan madura hasil inseminasi buatan (ib) di kecamatan tambelangan kabupaten sampang
  10. Uji resistensi escherichia coli sebagai penyebab kolibasilosis pada ayam terhadap beberapa jenis antibiotik
  11. Karakterisasi antigen smooth lipopolysacharida (s-lps) brucella abortus isolat lokal sebagai kit diagnostik brucellosis