Catalog :




Detail Article

AntroUnairDotNet

ISSN 2303-3053

Vol. 3 / No. 1 / Published : 2014-02

TOC : 5, and page :45 - 63

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Dilema pedagang sayur dan buah di pasar induk puspa agro, kabupaten sidoarjo, jawa timur

Author :

  1. A.Andriyanto Wahyu Nugroho*1
  1. Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Abstract :

  Abstrak   Beberapa hasil penelitian menunjukkan berbagai aktivitas ekonomi perdagangan dan strategi rasional pedagang di pasar tradisional. Namun penelitian tentang aktivitas ekonomi perdagangan dan dilema yang dialami pedagang di pasar induk besar yang berstandar internasional belum banyak dilakukan. Fokus    penelitian ini tentang faktor-faktor apa saja yang mendorong pedagang sayur dan buah memilih berdagang di Pasar Induk Puspa Agro yang berstandar internasional, dan dilema yang dialami pedagang tersebut. Manfaat penelitian ini untuk pengembangan wawasan akademik  bidang studi Antropologi Ekologi dan Antropologi Ekonomi. Metode penelitian yang digunakan adalah etnografi. Hasil penelitian ini menunjukkan ada 5 faktor pendorong yang membuat pedagang memutuskan untuk berdagang di pasar ini,  yaitu sewa stan murah, kebersihan dan kenyamanan pasar, peluang berdagang di pasar induk modern, manajemen yang teratur, suasana yang kompetitif.  Pedagang mengalami 3 dilema yaitu penentuan harga produk bagi penyuplai/petani sayur atau buah yang berasal desanya sendiri  atau kerabatnya yang tinggal di kota lain, mengambil keputusan untuk bertahan atau keluar dulu/berhenti sementara  berdagang, pilihan dan pengambilan keputusan berlanjutnya tidaknya pedagang sayur atau buah berjualan di pasar Puspa Agro.    Kata kunci: pedagang, dilema pedagang, lingkungan buatan Pasar Puspa Agro                  Abstract Some research suggests a range of trade and economic activity rational strategy traders in traditional markets. However, research on trade and economic activity dilemmas experienced by large traders in the central market of international standard has not been done. This research focus on what factors are encouraging fruit and vegetable traders choose to trade on the Main Market Puspa Agro international standard , and dilemmas experienced by these traders . The benefits of this research for the development of the academic field of study Anthropology insight Ecology and Economic Anthropology. The method used is ethnography. The results of this study indicate there are five factors that make driving trader decides to trade in this market, namely low booth rent, cleanliness and convenience markets, trade opportunities in modern wholesale market, regular management, competitive atmosphere. 3 dilemma experienced traders are pricing products for suppliers / growers of vegetables or fruit that comes his own village or relatives who live in another city, took the decision to survive or get out first / pause trading, choice and decision-making continued absence of traders selling vegetables or fruit Puspa Agra market.   Keywords : traders, merchants dilemma, artificial environment Puspa Agro Market

Keyword :

pedagang, dilema pedagang, lingkungan buatan Pasar Puspa Agro,


References :

  1. Abdullah I., Molo,M., Clauss, W., (1995). Kesempatan Kerja dan Perdagangan di Pedesaan. Yogyakarta : Pusat Penelitian Kependudukan UGM
  2. Spradley, James P , (2006). Metode Etnografi. Yogyakarta : Tiara Wacana
  3. Nugroho, Heru, (2001). Uang, Rentenir dan Hutang Piutang di Jawa. Yogyakarta : Pustaka Pelajar
  4. Sukadana, A. Adi , (1983). Antropo-Ekologi. Surabaya : Airlangga University Press


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : 3 / No. : 1 / Pub. : 2014-02
  1. Strategi intervensi tim patroli air kali surabaya di kota surabaya
  2. Jaringan sosial prostitusi peran dan fungsi mucikari di lokalisasi sanggrahan tretes
  3. Strategi adaptasi pendega pasca bencana lumpur lapindo (studi deskriptif di desa tambak kalisogo kecamatan jabon kabupaten sidoarjo)
  4. Korelasi antara tinggi badan dan panjang jari tangan
  5. Dilema pedagang sayur dan buah di pasar induk puspa agro, kabupaten sidoarjo, jawa timur
  6. Keterkaitan kebiasaan dan kepercayaan mengunyah sirih pinang dengan kesehatan gigi
  7. Pengaruh aktivitas pengayuh becak dan lamanya bekerja terhadap munculnya stress markers pada calcaneus
  8. Makna simbolik ritual ngobur tamoni (studi etnografi ritual ngobur tamoni di kelurahan pajagalan, kecamatan kota sumenep, kabupaten sumenep)
  9. Perubahan masyarakat dan kebudayaan terhadap tradisi kesenian tiban (studi kasus di desa banggle, kecamatan kanigoro, kabupaten blitar)
  10. Kesenian “damar muncar” (makna simbolik kesenian damar muncar bagi masyarakat desa lembor kecamatan brondong kabupaten lamongan)
  11. Metalhead (studi deskriptif gaya hidup pendukung subkultur metalhead di kota surabaya)
  12. Makna pemberian marga dalam adat batak toba (studi kasus kepada perantau batak toba di surabaya)
  13. Makna penggusuran menurut masyarakat miskin kota surabaya (studi kasus pada warga miskin pinggir rel korban rencana penggusuran double track oleh pt. kai dalam perspektif konstruksi sosial berger di kelurahan sidotopo)
  14. Pola makan pada ibu hamil dan pasca melahirkan di desa tiripan kecamatan berbek kabupaten nganjuk
  15. Kontribusi buruh wanita di industri perakitan lampu untuk ekonomi keluarga (studi deskriptif di industri perakitan lampu di kelurahan kedung baruk, kota surabaya)
  16. Pembentukan disiplin belajar anak sekolah dasar oleh ibu pekerja (studi di rt 2, desa sedengan mijen, kecamatan krian, kabupaten sidoarjo jawa timur)
  17. “makna daeng dalam kebudayaan suku makassar”
  18. Penerapan metode sentra dan calistung untuk anak tk a dan b futuhiyah di desa kloposepuluh, kecamatan sukodono, kabupaten sidoarjo, jawa timur
  19. Penerimaan diri penderita dan anggota keluarga penderita kusta di kecamatan sumber, kabupaten rembang, provinsi jawa tengah