UNIVERSITAS AIRLANGGA



Detail Article

AntroUnairDotNet

ISSN 2303-3053

Vol. 5 / No. 2 / Published : 2016-02

Order : 15, and page :335 - 348

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Fungsi gabungan kelompok tani (gapoktan) bagi petani desa pojokkulon kecamatan kesamben kabupaten jombang

Author :

  1. Nety Nayu Indrawati*1
  1. Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Abstract :

Abstrak Gapoktan atau gabungan kelompok tani merupakan kelembaga pertanian yang dibuat oleh pemerintah. Gapoktan dibuat pemerintah dengan tujuan untuk memfasilitasi kegiatan-kegiatan pertanian dari sektor permodalan hingga pengolahan hasil pertanian. Gapoktan di Desa Pojokkulon mendapatkan prestasi dengan Penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara Tingkat Jawa Timur 2013 sebagai Gapoktan Pelaku Pembangunan Ketahanan Pangan dalam Pemberdayaan Masyarakat (PLDMP) yang mendapatkan juara III, Penghargaan Penyuluhan Petani Berprestasi Tingkat Jawa Timur mendpatkan juara I, Penghargaan Gapoktan Berprestasi Tingkat Nasional 2014 dan Penghargaan lombaga Kelompok Tani Se-Kabupaten Jombang juara I. Prestasi  yang dimiliki memberikan manfaat bagi petani di Desa Pojokkulon. Oleh karena itu peneliti tertarik untuk meneliti “Bagaimana fungsi Gapoktan bagi petani Desa Pojokkulon?”.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pengumpulan data, wawancara, observasi dan dokumen-dokumen lain, dalam kajian fungsionalisme.Penelitian ini dilakukan pada tahun 2015 di Desa Pojokkulon. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa fungsi Gapoktan Pojokkulon adalah a) menyediakan kredit bagi anggota Gapoktan, melalui kegiatan simpan pinjam musiman dan simpan pinjam bulanan; b) membantu memasarkan hasil pertanian melalui kegiatan sistem penjualan dan pembelian berupa gabah dan beras, sistem menunda penjualan beras dan menjual beras dengan harga murah; c) membantu petani dengan menyewakan peralatan pertanian; dan d) membasmi hama secara berkelompok.   Kata kunci : fungsi, gapoktan, pedesaan, petani, prestasi.   Abstract Gapoktan or farmers groups union is an agricultural agency created by the government with the aim to facilitate the agricultural activities from the investment to the processing of agricultural products. Gapoktan in Pojokkulon Village earn the award of Adhikarya Pangan Nusantara in East Java in 2013 as Gapoktan of Food Sustainability Developer in Empowering Community (PLDPM) who won the third place, and then first place for Farmer Education Award in East Java, National Outstanding Gapoktan Award in 2014, and first place in Jombang Farmer’s Community Award. These achievements give benefits to farmers in Pojokkulon Village. Therefore, this study is interested in finding “How does the Gapoktan function for the farmers in Pojokkulon Village?” This study is a qualitative research with data collection using interviews, observation, and other documents, in functionalism study. This study was conducted in 2015 in the Pojokkulon Village. Results from this study is that the function of Gapoktan in Pojokkulon village is: a) to provide credit to Gapoktan members, through seasonal and monthly loans and savings; b) help market their agricultural products through a system of sale and purchases in the form of grain and rice, systems of postponing the sale of rice and sell rice at a low price; c) helping farmers in agricultural equipment leasing; and d) eradicate the pest in groups.   Keywords: function, Gapoktan, village, small-farmer, achievement.

Keyword :

fungsi, gapoktan, pedesaan, petani, prestasi.,


References :

  1. Koentjaraningrat , (2002). Pengantar Ilmu Antropologi.. AntroUnairdotNet, Vol.V/No.2/Juli 2016, hal 348 : Jakarta: PT. Renika Cipta




Archive Article

Cover Media Content

Volume : 5 / No. : 2 / Pub. : 2016-02
  1. Strategi adaptasi kelompok pengawas konservasi penyu taman kili-kili, desa wonocoyo, kecamatan panggul, kabupaten trenggalek
  2. Kesesuaian ukuran helm open face merk ink dengan ukuran antropometri kepala
  3. Komparasi tumbuh kembang anak laki-laki petani dan nelayan umur 7 tahun berdasarkan ukuran antropometris
  4. Dampak perceraian orang tua bagi perilaku mahasiswa universitas airlangga
  5. Hubungan somatotype dengan kelincahan atlet sepak takraw upt sma negeri olahraga jawa timur
  6. Variasi soft tissue pada wajah laki-laki populasi batak toba di surabaya
  7. Hubungan perkawinan endogami dengan kelainan bawaan lahir
  8. Patologi gigi-geligi pada tengkorak manusia liang bua, manggarai, flores, nusa tenggara timur
  9. Efek endogami lokal terhadap tinggi badan anak di desa karangpatihan kec. balong kab. ponorogo
  10. Pembelajaran bahasa jawa dan implementasinya dalam kehidupan sehari-hari pada murid sekolah dasar kelas satu dan kelas dua dari suku bangsa madura di sekolah dasar negeri pegirian i/47, jl. wonosari i/16, kecamatan semampir, kota surabaya
  11. Korelasi umur ibu melahirkan dengan panjang lahir dan berat badan lahir bayi umur 0 hari di kecamatan genteng-kabupaten banyuwangi
  12. Legenda bajul njayan folklor lisan masyarakat desa senjayan, kecamatan gondang, kabupaten nganjuk
  13. Makna hijab atau jilbab di kalangan mahasiswa universitas airlangga
  14. Tradisi ta’ziran di pondok pesantren raudlatul muta’allimin desa datinawong, kecamatan babat, kabupaten lamongan-jawa timur
  15. Fungsi gabungan kelompok tani (gapoktan) bagi petani desa pojokkulon kecamatan kesamben kabupaten jombang
  16. Syawir pesantren sebagai metode pembelajaran kitab kuning di pondok pesantren manbaul hikam desa putat, kecamatan tanggulangin, kabupaten sidoarjo- jawa timur
  17. Perbedaan karakteristik gigi pada etnis madura, etnis jawa, dan etnis madura-jawa di surabaya berdasarkan shovel-shaped, carabelli’s cusp, serta anterior fovea