Catalog :




Detail Article

AntroUnairDotNet

ISSN 2303-3053

Vol. 6 / No. 2 / Published : 2017-02

TOC : 10, and page :273 - 288

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Karakteristik epigenetika pada upper viscerocranium dan bagian dahi tengkorak jawa dan papua berdasarkan perbedaan jenis kelamin

Author :

  1. Izzudin Arafah Irawan*1
  1. Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Abstract :

Abstract Epigenetic is a study dealing with genetics and environment. Race, migrations chronological and geographical locations affect the epigenetic variation. This study is used among others in the context of evolution, environmental influences, residential region, and gender. The aim of this study is to find out the differences and biological allusions (closeness) on the skull of upper viscerocranium of Java dan Papua based on gender. Sample of this research are collections of the Laboratory of Anatomy and Histology, Faculty of Medicine which amounts to 40 skulls. The total sample consist of 19 skulls of men and 6 women skull of Java and 9 male and 7 female skull Papua. The data of this research were analyzed with deskriptif. Implementation of one hundred and seventeen characteristics of epigenetic in upper viscerocranium and part of brow showed disposed differences on character persistence of supranasal suture,the number of canal on the right supraorbital osseous structures,degree of expression frontal groove, degree of expression on the left infraorbital foramen, the number on the right of infraorbital foramen, degree of expression on the right zygomaxillary tubercle, position right zygomaxillary tubercle. The result of another research showed no disposed differences in skull Java and Papua, skull Jawa based on gender and skull Java based on gender.It indicates that there are character from both population and both gender. This character is due to the mixing both populations at the end of the Pleistocene and the significant differences caused by differences geographical location and race differences of both populations.   Keywords :upper viscerocranium, epigenetic traits, Java – Papua   Abstrak Epigenetika merupakan sebuah studi yang berhubungan dengan genetika dan lingkungan. Ras, kronologis migrasi dan letak geografis berpengaruh terhadap variasi epigenetika. Studi ini dipakai diantaranya dalam konteks evolusi, pengaruh lingkungan dan penghunian suatu daerah, dan jenis kelamin. Penelitian ini bertujuan mengetahui karakteristik epigentika pada upper viscerocranium tengkorak Jawa dan Papua berdasarkan jenis kelamin. Sampel penelitian merupakan koleksi Laboratorium Anatomi dan Histologi, Fakultas Kedokteran yang berjumlah 40 tengkorak. Jumlah sampel terdiri dari 19 tengkorak laki-laki dan 6 tengkorak perempuan Jawa dan 9 tengkorak laki-laki dan 7 tengkorak perempuan Papua. Data penelitian yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Penerapan seratus tujuh belas karakteristik epigenetika pada upper viscerocranium dan bagian dahi menunjukkan kecenderungan pada karakteristik persistensi supranasal suture, jumlah canal pada supraorbital osseous structures kanan, derajat ekspresi frontal groove,derajat ekspresi infraorbital foramen kiri, jumlah infraorbital foramen kanan, derajat ekspresi zygomaxillary tubercle kanan, lokasi zygomaxillary tubercle kanan. Hasil pengujian lain tidak menunjukkan kecenderungan pada karakter pada populasi Jawa dan Papua, dan Jawa berdasarkan jenis kelamin serta Papua berdasarkan jenis kelamin. Ini menandakan adanya karakteristik yang khas dari kedua populasi dan kedua jenis kelamin. Karakteristik ini sebagai akibat pernah bercampurnya kedua populasi pada akhir Pleistosen dan perbedaan signifikan disebabkan perbedaan letak geografis dan beda ras dari kedua  populasi.   Kata kunci : Karakteristik epigenetika, upper viscerocranium, Jawa, Papua

Keyword :

Karakteristik epigenetika, upper viscerocranium, Jawa, Papua,


References :

  1. Bellwood, Peter , (1985). Prehistory of the Indo-Malaysian Archipelago.. AntroUnairdotNet, Vol.VI/No.2/Juli 2017, hal 287 : London: Academic Press
  2. Dahler, F , (2011). Teori Evolusi: Asal dan Tujuan Manusia. . AntroUnairdotNet, Vol.VI/No.2/Juli 2017, hal 287 : Yogyakarta: Kanisius
  3. Forestier, H. , (1998). Ribuan Gunung, Ribuan Alat Batu: Prasejarah Song Keplek, Gunung Sewu, Jawa Timur. . AntroUnairdotNet, Vol.VI/No.2/Juli 2017, hal 287 : Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia
  4. Glinka, J , (1987). Sekitar Terjadinya Manusia (Antropogenese).. AntroUnairdotNet, Vol.VI/No.2/Juli 2017, hal 287 : Ende: Nusa Indah
  5. Glinka, J () , (2008). Sejarah Penghunian Kawasan Indonesia. Dalam: Myrtati Dyah Artaria (ed.). Manusia Makhluk Sosial Biologis.. AntroUnairdotNet, Vol.VI/No.2/Juli 2017, hal 288 : Surabaya. Airlangga University Press.


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : 6 / No. : 2 / Pub. : 2017-02
  1. Keragaman kebaya pengantin gaya solo (studi deskriptif mengenai makna kebaya gaya solo dalam prosesi pernikahan di surabaya)
  2. Komponis film di surabaya
  3. Tren tinggi badan anak berdasarkan luasan mmr orangtua trend of children height according parents’ mmr area
  4. Strategi petani bunga sedap malam (polianthes tuberosa) dalam menghadapi pasar di desa pekoren kecamatan rembang kabupaten pasuruan
  5. Analisis genealogi &mean matrimonial radius populasi tuli-bisu di desa bengkala, buleleng, bali
  6. Pola asuh anak dhuafa dan yatim piatu pada tingkat sd- perguruan tinggi di panti asuhan muhammadiyah, kecamatan gurah, kabupaten kediri
  7. Hubungan premenstrual syndrome dengan tingkat aktivitas fisik pada mahasiswi fakultas ilmu sosial dan ilmu politik universitas airlangga
  8. Karakteristik fisik secara somatoskopi dan adaptasi budaya pada populasi masyarakat tengger di desa argosari, kecamatan senduro, kabupaten lumajang
  9. Fungsi bangunan pura penataran agung “margo wening” di desa balonggarut kecamatan krembung
  10. Karakteristik epigenetika pada upper viscerocranium dan bagian dahi tengkorak jawa dan papua berdasarkan perbedaan jenis kelamin