Catalog :




Detail Article

AntroUnairDotNet

ISSN 2303-3053

Vol. 5 / No. 2 / Published : 2016-02

TOC : 3, and page :208 - 217

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Komparasi tumbuh kembang anak laki-laki petani dan nelayan umur 7 tahun berdasarkan ukuran antropometris

Author :

  1. Citra Nur Hamidah*1
  1. Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Abstract :

Abstract This study compares the growth and development of 7 years old sons of farmers and fishermen based on their anthropometry measurement. The growth and development of the children is influenced by two factors which are genetic and environment. The environment factor affects the completion of genetic factor in children growth and development. This study aims to identify the differences between the growth and development of 7 years old farmers’ sons and fishermen’s sons. Method used in this study is quantitative analysis. The data was analyzed using t-test independent sample statistic method. This study was conducted in Kenjeran Village Surabaya and Genito Village Magelang. The total samples in this study were 65 participants consisted of 32 farmers’ sons and 33 fishermen’s sons. The result of anthropometry measurement of the data showed that fishermen’s sons, in average, have taller height than farmers’ sons. The environment factor influences the growth and development of farmers’ sons and fishermen’s sons in adaptation process. The different environments create different activities. This difference then creates the variation in the children growth and development. Keywords: growth and development, anthropometry, t-test, fishermen’s son, farmers’ son   Abstrak Penelitian ini mengenai komparasi tumbuh kembang anak laki-laki petani dan nelayan umur 7 tahun berdasarkan ukuran antropometris. Tumbuh kembang anak di pengaruhi oleh faktor genetik dan faktor lingkungan. Faktor lingkungan mempengaruhi tercapainya faktor genetik. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah apakah terdapat perbedaan tumbuh kembang yang signifikan antara anak laki-laki petani dan nelayan pada umur 7 tahun. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbedaan tumbuh kembang anak laki-laki petani dan nelayan Metode penelitian yang digunakan adalah analisis kuantitatif. Data yang diperoleh dari sampel penelitian dianalisis dengan menggunakan metode statistic t-test independent sample.. Lokasi penelitian dilakukan di Kelurahan Kenjeran, Surabaya dan di Desa Genito, Magelang. Sampel keseluruhan yang diambil dalam penelitian ini sebanyak 65 sampel anak laki-laki berusia 7 tahun, yakni 32 sampel anak petani dan 33 sampel anak nelayan. Data hasil pengukuran antropometri menunjukkan bahwa anak nelayan mempunyai rata-rata tinggi badan yang lebih besar daripada anak petani. Faktor lingkungan dapat mempengaruhi tumbuh kembang anak laki-laki petani dan nelayan dalam adaptasinya. Lingkungan hidup yang berbeda mendukung aktivitas yang sesuai dengan keadaan lingkungannya. Kata kunci: tumbuh kembang, antropometri, t-test, anak nelayan, anak petani

Keyword :

tumbuh kembang , antropometri, t-test, anak nelayan, anak petani,


References :

  1. Bogin, Barry, (1999). Patterns of Human Growth . AntroUnairdotNet, Vol.V/No.2/Juli 2016, hal 216 : United Kingdom University Press, Cambridge
  2. Hetzel, B.s , (1996). S.O.S For A Billion-The Congest of Iodine Deficiency Disorderl. AntroUnairdotNet, Vol.V/No.2/Juli 2016, hal 216 : Delhi : Oxford Univ Press.Bombay Calcutta Madras
  3. Kusnadi , (2002). Konflik Sosial Nelayan: Kemiskinan dan Perebutan Sumberdaya. AntroUnairdotNet, Vol.V/No.2/Juli 2016, hal 216 : Yogyakarta: LKiS.
  4. Martono, Nanang , (2011). Statistik Sosial. AntroUnairdotNet, Vol.V/No.2/Juli 2016, hal 216 : Gava Media, Jogjakarta


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : 5 / No. : 2 / Pub. : 2016-02
  1. Strategi adaptasi kelompok pengawas konservasi penyu taman kili-kili, desa wonocoyo, kecamatan panggul, kabupaten trenggalek
  2. Kesesuaian ukuran helm open face merk ink dengan ukuran antropometri kepala
  3. Komparasi tumbuh kembang anak laki-laki petani dan nelayan umur 7 tahun berdasarkan ukuran antropometris
  4. Dampak perceraian orang tua bagi perilaku mahasiswa universitas airlangga
  5. Hubungan somatotype dengan kelincahan atlet sepak takraw upt sma negeri olahraga jawa timur
  6. Variasi soft tissue pada wajah laki-laki populasi batak toba di surabaya
  7. Hubungan perkawinan endogami dengan kelainan bawaan lahir
  8. Patologi gigi-geligi pada tengkorak manusia liang bua, manggarai, flores, nusa tenggara timur
  9. Efek endogami lokal terhadap tinggi badan anak di desa karangpatihan kec. balong kab. ponorogo
  10. Pembelajaran bahasa jawa dan implementasinya dalam kehidupan sehari-hari pada murid sekolah dasar kelas satu dan kelas dua dari suku bangsa madura di sekolah dasar negeri pegirian i/47, jl. wonosari i/16, kecamatan semampir, kota surabaya
  11. Korelasi umur ibu melahirkan dengan panjang lahir dan berat badan lahir bayi umur 0 hari di kecamatan genteng-kabupaten banyuwangi
  12. Legenda bajul njayan folklor lisan masyarakat desa senjayan, kecamatan gondang, kabupaten nganjuk
  13. Makna hijab atau jilbab di kalangan mahasiswa universitas airlangga
  14. Tradisi ta’ziran di pondok pesantren raudlatul muta’allimin desa datinawong, kecamatan babat, kabupaten lamongan-jawa timur
  15. Fungsi gabungan kelompok tani (gapoktan) bagi petani desa pojokkulon kecamatan kesamben kabupaten jombang
  16. Syawir pesantren sebagai metode pembelajaran kitab kuning di pondok pesantren manbaul hikam desa putat, kecamatan tanggulangin, kabupaten sidoarjo- jawa timur
  17. Perbedaan karakteristik gigi pada etnis madura, etnis jawa, dan etnis madura-jawa di surabaya berdasarkan shovel-shaped, carabelli’s cusp, serta anterior fovea