UNIVERSITAS AIRLANGGA



Detail Article

AntroUnairDotNet

ISSN 2303-3053

Vol. 3 / No. 1 / Published : 2014-02

Order : 19, and page :1 - 13

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Penerapan metode sentra dan calistung untuk anak tk a dan b futuhiyah di desa kloposepuluh, kecamatan sukodono, kabupaten sidoarjo, jawa timur

Author :

  1. Nuril Hidayatus Sholikhah*1
  1. Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Abstract :

The centre method means learning how to prioritize freedom of learning on students, where students are free to choose the game they like and of course the toys were provided by the school. Calistung is the way students are learning to read, write, and counting. Researcher chose TK Futuhiyah as a place to study because the kindergarten method using center and calistung in the process of teaching and learning aims to describe the application of the method of center and calistung for kindergarten A and B Futuhiyah in the village of Kloposepuluh, Sukodono, Sidoarjo, East Java. Researcher used a qualitative descriptive research method. Direct observation serves to acknowledge the applicability of the center and calistung methods for kindergarten A and B Futuhiyah. In-depth interviews of the informant is another method that is selected by the teachers purposive class, teacher Extras, and mothers the introductory kindergarten A and B. From the analysis to be done, it was concluded that the center and calistung methods in kindergarten Futuhiyah merged into a single entity in a kindergarten learning concepts that apply the system of playing while learning. The result when the kindergarten graduation, they can read-write-counting. And can take the exam admission tests in elementary school.   Keywords: Centre method, calistung method, TK A and B.     Metode sentra artinya cara belajar yang mengutamakan kebebasan belajar berada pada murid, di mana murid dibebaskan untuk memilih permainan yang mereka suka dan tentunya mainan tersebut telah disediakan oleh sekolah. Calistung adalah cara pembelajaran pada murid agar dapat membaca, menulis, dan berhitung. Peneliti memilih TK Futuhiyah sebagai tempat penelitian karena TK tersebut menggunakan metode sentra dan calistung dalam proses belajar mengajar tujuannya untuk mendeskripsikan penerapan metode sentra dan calistung untuk anak TK A dan B Futuhiyah di Desa Kloposepuluh, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Observasi langsung berfungsi untuk mengetahui penerapan metode sentra dan calistung untuk anak TK A dan B Futuhiyah. Wawancara mendalam kepada informan merupakan metode lain yang dipilih secara purposive yaitu guru pengajar kelas, guru ekstra, dan ibu-ibu pengantar anak TK A dan B. Dari analisis yang dilakukan, disimpulkan bahwa metode sentra dan calistung di TK Futuhiyah digabung menjadi satu kesatuan dalam sebuah konsep belajar anak TK yang menerapkan sistem bermain sambil belajar. Hasilnya ketika anak TK lulus, mereka dapat membaca-menulis-berhitung. Dan dapat mengikuti ujian tes penerimaan siswa baru di Sekolah Dasar (SD).    

Keyword :

Metode sentra, metode calistung, TK A, dan TK B,


References :

  1. Karsidi, Ravik, (2005). Sosiologi Pendidikan. . Surakarta : LPPS UNS dan UPT Penerbitan dan Percetakan UNS
  2. Massardi, Siska Y. & Yudhistira, (2012). Pendidikan Karakter dengan Metode Sentra. Bekasi : Media Pustaka Sentra
  3. Siswanto, Igrea & S. Lestari , (2012). Panduan bagi Guru dan Orang Tua: Pembelajaran Atraktif dan 100 Permainan Kreatif untuk Pendidikan Anak Usia Dini. Yogyakarta : ANDI




Archive Article

Cover Media Content

Volume : 3 / No. : 1 / Pub. : 2014-02
  1. Strategi intervensi tim patroli air kali surabaya di kota surabaya
  2. Jaringan sosial prostitusi peran dan fungsi mucikari di lokalisasi sanggrahan tretes
  3. Strategi adaptasi pendega pasca bencana lumpur lapindo (studi deskriptif di desa tambak kalisogo kecamatan jabon kabupaten sidoarjo)
  4. Korelasi antara tinggi badan dan panjang jari tangan
  5. Dilema pedagang sayur dan buah di pasar induk puspa agro, kabupaten sidoarjo, jawa timur
  6. Keterkaitan kebiasaan dan kepercayaan mengunyah sirih pinang dengan kesehatan gigi
  7. Pengaruh aktivitas pengayuh becak dan lamanya bekerja terhadap munculnya stress markers pada calcaneus
  8. Makna simbolik ritual ngobur tamoni (studi etnografi ritual ngobur tamoni di kelurahan pajagalan, kecamatan kota sumenep, kabupaten sumenep)
  9. Perubahan masyarakat dan kebudayaan terhadap tradisi kesenian tiban (studi kasus di desa banggle, kecamatan kanigoro, kabupaten blitar)
  10. Kesenian “damar muncar” (makna simbolik kesenian damar muncar bagi masyarakat desa lembor kecamatan brondong kabupaten lamongan)
  11. Metalhead (studi deskriptif gaya hidup pendukung subkultur metalhead di kota surabaya)
  12. Makna pemberian marga dalam adat batak toba (studi kasus kepada perantau batak toba di surabaya)
  13. Makna penggusuran menurut masyarakat miskin kota surabaya (studi kasus pada warga miskin pinggir rel korban rencana penggusuran double track oleh pt. kai dalam perspektif konstruksi sosial berger di kelurahan sidotopo)
  14. Pola makan pada ibu hamil dan pasca melahirkan di desa tiripan kecamatan berbek kabupaten nganjuk
  15. Kontribusi buruh wanita di industri perakitan lampu untuk ekonomi keluarga (studi deskriptif di industri perakitan lampu di kelurahan kedung baruk, kota surabaya)
  16. Pembentukan disiplin belajar anak sekolah dasar oleh ibu pekerja (studi di rt 2, desa sedengan mijen, kecamatan krian, kabupaten sidoarjo jawa timur)
  17. “makna daeng dalam kebudayaan suku makassar”
  18. Penerapan metode sentra dan calistung untuk anak tk a dan b futuhiyah di desa kloposepuluh, kecamatan sukodono, kabupaten sidoarjo, jawa timur
  19. Penerimaan diri penderita dan anggota keluarga penderita kusta di kecamatan sumber, kabupaten rembang, provinsi jawa tengah