Catalog :




Detail Article

AntroUnairDotNet

ISSN 2303-3053

Vol. 5 / No. 2 / Published : 2016-02

TOC : 17, and page :361 - 373

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Perbedaan karakteristik gigi pada etnis madura, etnis jawa, dan etnis madura-jawa di surabaya berdasarkan shovel-shaped, carabelli’s cusp, serta anterior fovea

Author :

  1. Rizki Aprilia Prastiani*1
  1. Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Abstract :

Abstract Teeth are the sturdiest and toughest part of the human body that can be used by an anthropologist to determine race, age, or sex. Physical characteristics of the human teeth is acquired genetically and slightly influenced by environmental factors. Dental Anthropology related research is still very rare in Indonesia. This research is an enrichment studies to prove whether there are differences in the dental characteristics between ethnics. The sample consisted of 33 samples of Maduranese, 35 samples of Javanese and 32 samples of Madura-Javanese in Surabaya. The variables studied were shovel-shaped, Carabelli's cusp, as well as the anterior fovea. Data were analyzed using descriptive statistics, as well as the Chi-Square test. Research results indicated that there are significant differences between the dental characteristics of Maduranese, Javanese, and the Madura-Javanese population. Keywords: Dental, characteristics, Shovel-shaped, Carabelli's cusp, Anterior fovea.     Abstrak Gigi merupakan bagian dari tubuh manusia yang paling keras dan paling kuat yang dapat digunakan oleh seorang antropolog dalam menentukan ras, determinasi umur, ataupun jenis kelamin seseorang. Karakteristik gigi merupakan ciri fisik pada manusia yang diperoleh secara genetis dan sedikit dipengaruhi oleh faktor lingkungan.Penelitian terkait Antropologi Dental masih sangat jarang dilakukan di Indonesia.Penelitian ini sebagai studi pengayaan untuk dapat membuktikan apakah terdapat perbedaan pada karakteristik gigi antar etnis. Sampel terdiri dari 33 sampel Madura, 35 sampel Jawa, dan 32 sampel Madura-Jawa yang ada di Surabaya. Variabel-variabel yang diteliti adalah shovel-shaped, Carabelli’s cusp, serta anterior fovea.Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskripstif untuk mendapatkan angka yang sering muncul, serta dilakukan uji Chi-Square.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna antara karakteristik gigi pada populasi Madura, populasi Jawa, dan populasi Madura-Jawa.   Kata Kunci: Gigi, Karakteristik, Shovel-shaped, Carabelli’s cusp, Anterior Fovea.

Keyword :

Gigi, Karakteristik, Shovel-shaped, Carabelli’s cusp, Anterior Fovea,


References :

  1. Artaria, M. D., (2009). Antropologi Dental. AntroUnairdotNet, Vol.V/No.2/Juli 2016, hal 372 : Yogyakarta: Graha Ilmu.
  2. Glinka, J. () , (2008). Model Perkawinan dan Dampak Biologisnya dalam Populasi. Dalam Glinka,& M. D. Artaria, “Manusia Makhluk Sosial Biologi.”. AntroUnairdotNet, Vol.V/No.2/Juli 2016, hal 372 : Surabaya: Airlangga University Press
  3. Jonge, de Huub., (1987). Madura dalam Empat Zaman: Pedagang, Perkembangan Ekonomi, dan Islam. Suatu Studi Antropologi Ekonomi. . AntroUnairdotNet, Vol.V/No.2/Juli 2016, hal 372 : Jakarta: PT. Gramedia.


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : 5 / No. : 2 / Pub. : 2016-02
  1. Strategi adaptasi kelompok pengawas konservasi penyu taman kili-kili, desa wonocoyo, kecamatan panggul, kabupaten trenggalek
  2. Kesesuaian ukuran helm open face merk ink dengan ukuran antropometri kepala
  3. Komparasi tumbuh kembang anak laki-laki petani dan nelayan umur 7 tahun berdasarkan ukuran antropometris
  4. Dampak perceraian orang tua bagi perilaku mahasiswa universitas airlangga
  5. Hubungan somatotype dengan kelincahan atlet sepak takraw upt sma negeri olahraga jawa timur
  6. Variasi soft tissue pada wajah laki-laki populasi batak toba di surabaya
  7. Hubungan perkawinan endogami dengan kelainan bawaan lahir
  8. Patologi gigi-geligi pada tengkorak manusia liang bua, manggarai, flores, nusa tenggara timur
  9. Efek endogami lokal terhadap tinggi badan anak di desa karangpatihan kec. balong kab. ponorogo
  10. Pembelajaran bahasa jawa dan implementasinya dalam kehidupan sehari-hari pada murid sekolah dasar kelas satu dan kelas dua dari suku bangsa madura di sekolah dasar negeri pegirian i/47, jl. wonosari i/16, kecamatan semampir, kota surabaya
  11. Korelasi umur ibu melahirkan dengan panjang lahir dan berat badan lahir bayi umur 0 hari di kecamatan genteng-kabupaten banyuwangi
  12. Legenda bajul njayan folklor lisan masyarakat desa senjayan, kecamatan gondang, kabupaten nganjuk
  13. Makna hijab atau jilbab di kalangan mahasiswa universitas airlangga
  14. Tradisi ta’ziran di pondok pesantren raudlatul muta’allimin desa datinawong, kecamatan babat, kabupaten lamongan-jawa timur
  15. Fungsi gabungan kelompok tani (gapoktan) bagi petani desa pojokkulon kecamatan kesamben kabupaten jombang
  16. Syawir pesantren sebagai metode pembelajaran kitab kuning di pondok pesantren manbaul hikam desa putat, kecamatan tanggulangin, kabupaten sidoarjo- jawa timur
  17. Perbedaan karakteristik gigi pada etnis madura, etnis jawa, dan etnis madura-jawa di surabaya berdasarkan shovel-shaped, carabelli’s cusp, serta anterior fovea