Catalog :




Detail Article

AntroUnairDotNet

ISSN 2303-3053

Vol. 3 / No. 1 / Published : 2014-02

TOC : 15, and page :1 - 16

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Pola makan pada ibu hamil dan pasca melahirkan di desa tiripan kecamatan berbek kabupaten nganjuk

Author :

  1. Agustina Dian Praditama*1
  1. Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Abstract :

Maternal mortality rate (AKI) is an indicator to determining people's health rank. Indonesia as a developing country is one of countries which is not released yet from mother’s death problem. The decrease of mothers death rank every year has shown good effort, but it is still under the target. The purpose of this research is to identify cultural aspect such as belief and food taboo, food supplies, food habit and decision making of pregnant mothers. Then, will analyzing about pattern of consuming food which is used to be happened in research area and be compared with pattern of consuming food which is suggested for health. So, that can show about food pattern aspect as one which determines the mother’s death. Qualitative method is used to describe the food pattern aspect on period of pregnancy as one which determines the mother’s death. This research used purposive sampling technique which based on criteria of informants inclusion. Food taboo is still believed by pregnant mothers. Although not all of pregnant mothers do the prohibition, but there are myths about bad or good food for well consumed by pregnant and after-birth mothers. Food pattern of pregnant and after-birth mother’s which is shaped by culture is not the same with the health food pattern which is based on guidance of balanced nutrient.   ABSTRAK   Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu indikator dalam menentukan derajat kesehatan masyarakat. Indonesia sebagai negara berkembang merupakan salah satu negara yang masih belum bisa lepas dari permasalahan tentang kematian ibu. Penurunan angka kematian ibu dari tahun ke tahun sudah menunjukkan upaya yang baik, namun masih jauh dari target yang ditentukan. Tujuan dari penelitian adalah mengidentifikasi aspek budaya seperti kepercayaan dan pantang makanan makanan, ketersediaan makanan, kebiasaan makan, serta pengambilan keputusan ibu hamil. Kemudian dilakukan analisis tentang pola makan yang terbentuk pada ibu hamil di daerah penelitian dan dibandingkan dengan pola makan yang dianjurkan oleh kesehatan. Dengan demikian dapat menggambarkan tentang pola makan sebagai salah satu penentu terjadinya kematian pada ibu. Penelitian kualitatif ditujukan untuk mendeskripsikan tentang pola makan pada masa kehamilan sebagai salah satu faktor penentu terjadinya angka kematian ibu. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi pada informan. Pantangan makan masih ditemukan pada ibu hamil. Meskipun tidak semua ibu hamil melakukan pantangan, tapi terdapat mitos yang berkembang terkait dengan beberapa makanan yang tidak baik dan baik untuk dikonsumsi oleh ibu hamil dan pasca-melahirkan. Pola makan pada ibu hamil dan ibu pasca melahirkan yang terbentuk oleh budaya tidak sejalan dengan pola makan yang dianjurkan oleh tim kesehatan berdasarkan pedoman gizi seimbang.

Keyword :

ketersediaan makan, kebiasaan makan , pantang makan,


References :

  1. Ahimsa-Putra, H. S. , (2001). Strukturalisme Levi-Strauss Mitos dan Karya Sastra. Yogyakarta : Galang Press
  2. Darmastuti, T., & Wibowo, A. , (2009). Cakupan Kunjungan Ibu Hamil (K4) dan Pertolongan Persalinan oleh Tenaga Kesehatan Hubungannya dengan Angka Kematian Ibu. . - : The Indonesian Journal of Public Health, 44-48.
  3. Foster, G. M., & Anderson, B. G. , (2006). Antropologi Kesehatan. (P. P. Suryadarma & M. F. Swasono, Eds.) . Jakarta : UI-Press
  4. Hasnah & Triratnawati, A. , (2003). Penelusuran Kasus-Kasus Kegawatdaruratan Obstetri yang Berakibat Kematian Maternal Studi kasus di RSUD Purworejo, Jawa Tengah. . - : Makara


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : 3 / No. : 1 / Pub. : 2014-02
  1. Strategi intervensi tim patroli air kali surabaya di kota surabaya
  2. Jaringan sosial prostitusi peran dan fungsi mucikari di lokalisasi sanggrahan tretes
  3. Strategi adaptasi pendega pasca bencana lumpur lapindo (studi deskriptif di desa tambak kalisogo kecamatan jabon kabupaten sidoarjo)
  4. Korelasi antara tinggi badan dan panjang jari tangan
  5. Dilema pedagang sayur dan buah di pasar induk puspa agro, kabupaten sidoarjo, jawa timur
  6. Keterkaitan kebiasaan dan kepercayaan mengunyah sirih pinang dengan kesehatan gigi
  7. Pengaruh aktivitas pengayuh becak dan lamanya bekerja terhadap munculnya stress markers pada calcaneus
  8. Makna simbolik ritual ngobur tamoni (studi etnografi ritual ngobur tamoni di kelurahan pajagalan, kecamatan kota sumenep, kabupaten sumenep)
  9. Perubahan masyarakat dan kebudayaan terhadap tradisi kesenian tiban (studi kasus di desa banggle, kecamatan kanigoro, kabupaten blitar)
  10. Kesenian “damar muncar” (makna simbolik kesenian damar muncar bagi masyarakat desa lembor kecamatan brondong kabupaten lamongan)
  11. Metalhead (studi deskriptif gaya hidup pendukung subkultur metalhead di kota surabaya)
  12. Makna pemberian marga dalam adat batak toba (studi kasus kepada perantau batak toba di surabaya)
  13. Makna penggusuran menurut masyarakat miskin kota surabaya (studi kasus pada warga miskin pinggir rel korban rencana penggusuran double track oleh pt. kai dalam perspektif konstruksi sosial berger di kelurahan sidotopo)
  14. Pola makan pada ibu hamil dan pasca melahirkan di desa tiripan kecamatan berbek kabupaten nganjuk
  15. Kontribusi buruh wanita di industri perakitan lampu untuk ekonomi keluarga (studi deskriptif di industri perakitan lampu di kelurahan kedung baruk, kota surabaya)
  16. Pembentukan disiplin belajar anak sekolah dasar oleh ibu pekerja (studi di rt 2, desa sedengan mijen, kecamatan krian, kabupaten sidoarjo jawa timur)
  17. “makna daeng dalam kebudayaan suku makassar”
  18. Penerapan metode sentra dan calistung untuk anak tk a dan b futuhiyah di desa kloposepuluh, kecamatan sukodono, kabupaten sidoarjo, jawa timur
  19. Penerimaan diri penderita dan anggota keluarga penderita kusta di kecamatan sumber, kabupaten rembang, provinsi jawa tengah