Catalog :




Detail Article

Berkala Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin

ISSN 1978-4279

Vol. 25 / No. 1 / Published : 2013-04

TOC : 4, and page :24 - 29

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Human papilomma virus infection

Author :

  1. Diah Nugrahaeni*1
  2. Dwi Murtiastutik*2
  3. Sjahjenny Mustokoweni*3
  1. Mahasiswa Fakultas Kedokteran
  2. Dosen Fakultas Kedokteran
  3. Dosen Fakultas Kedokteran

Abstract :

Latar belakang: Human Papilloma Virus (HPV) adalah sejenis virus yang menyerang manusia. HPV merupakan virus yang umum dijumpai khususnya pada kelompok usia remaja (18-28 tahun), biasanya bersifat sementara dan tanpa diawali gejala. Peneliti membedakan jenis HPV yang dapat menyebabkan keganasan (high risk) dan yang tidak menyebabkan keganasan (low risk). Tidak semua HPV high risk memiliki kemampuan yang sama dalam menyebabkan kanker. Ada 5 lebih tipe yang ditemukan pada lebih dari 90% karsinoma serviks yaitu tipe 16, 18, 31, 33, dan 45. Ada beberapa tipe HPV yang dapat menyebabkan keganasan seperti kanker serviks. Tujuan: Dapat menjelaskan macam tipe HPV dan penyakit yang ditimbulkannya. Beberapa penyakit yang dapat disebabkan HPV adalah warts, termasuk common warts, plantar warts, and flat warts. Simpulan: HPV dibagi menjadi 2, yaitu virus tipe low-risk (risiko rendah) dan high-risk (risiko tinggi) yang dihubungkan dengan risiko keganasan. HPV tipe risiko rendah cenderung untuk menyebabkan tumor jinak sedangkan HPV tipe risiko tinggi cenderung menyebabkan tumor ganas. Lebih dari 30 tipe HPV yang dikategorikan dalam risiko tinggi sebagai penyebab kanker serviks, yaitu tipe 16, 18, 31, 33, 34, 35, 39, 45, 51, 52, 56, 58, 59, 66, 68, 82. Sedangkan HPV tipe risiko rendah meliputi tipe 6, 11, 42, 43, 44, 54, 61, 70, 71, 81. HPV tipe 16 paling sering dijumpai dan sekitar 50% kanker serviks invasif dijumpai HPV tipe 18, 45, 31, 33, 52, dan 58.

Keyword :

Human Papilloma Virus (HPV), serviks cancer,


References :

  1. Murtiastutik D., (2008). Buku ajar infeksi menular seksual. Dalam: Barakbah J, Lumintang H, Martodihardjo S, editor. - : Airlangga University Press
  2. Hidayati AN, Ervianti E, Lumintang H, (2009). Human Papilloma Virus (HPV) tipe 16 pada lesi genital dan serviks penderita kondiloma akuminata.. 21 (1): 25-30 : Airlangga University Press
  3. Murtiastutik D, Lumintang H, Barakbah J., (2005). Kondiloma akuminatum. Dalam: Pedoman diagnosis dan terapi Bag/SMF Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin. - : Rumah Sakit Umum Dr. Soetomo Surabaya
  4. Lumintang H., (2010). Pencegahan infeksi Human Papiloma Virus dengan vaksinasi. - : Proceeding of PKB New Perspektif of Sexually Transmitted Infection thProblems; 2010 August 7-8;


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : 25 / No. : 1 / Pub. : 2013-04
  1. Skin surgery: retrospective study
  2. Latex allergy
  3. The effect of chemotherapy in dermatology
  4. Human papilomma virus infection
  5. Complication and treatment of gonorrhoeae
  6. Modality therapy for striae distensae
  7. Diagnostic investigations in syphilis with hiv and aids
  8. Platelet rich plasma in dermatology
  9. Pseudolymphoma cutaneous
  10. Hair transplant
  11. Tinea kapitis tinea capitis caused by microsporum audouinii
  12. Xeroderma pigmentosum