Catalog :




Detail Article

Bio-Kultur

ISSN 2302-3058

Vol. 2 / No. 1 / Published : 2013-06

TOC : 3, and page :27 - 40

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Pola makan mi instan: studi antropologi gizi pada mahasiswa antropologi fisip unair

Author :

  1. Nurcahyo Tri Arianto*1
  1. Dosen Departemen Antropologi FISIP-UNAIR

Abstract :

Abstract Nutritional anthropology study the problem of food as a complex knowledge, wisdom, production, preparation, consumption, and nutritional consequences. In culture, instant noodles is not just as a staple food, but also as a side dish. The main purpose of this research is to review the influence of socio-cultural aspects of eating instant noodles, which are related to: knowledge, values​​, beliefs, the underlying reasons, and the changes that occurred. Collecting data with the qualitative methods, conducted by participating observation and indepth interviews in 8 subjects of research from among the students of anthropology. To analyze and interpretation of data are using the theory of Levi-Strauss's structuralism which views any cultural phenomenon as a system. The results of this research can be summarized as follows: 1) the values ​​in students who manage and consume instant noodles are: creative, social, economic, and clean, 2) students believe when eating instant noodles can avoid the risk of obesity and cholesterol, and 3) there are 6 variations of food pattern according to time (quantity) and 3 variations of food pattern according to quality. Students consume instant noodles in the morning and evening. The relationship show a link between instant noodles, rice, and side dishes. Food patterns of instant noodles in the morning and evening, in the afternoon and night, and night is a dominant food pattern. Students who are most live in boarding house, more often consumption of instant noodles at the third time.   Keywords: nutritional anthropology, food habit, food pattern, instant noodles, Levi-Strauss's structuralism       Abstrak Antropologi gizi mempelajari masalah makanan sebagai kompleks pengetahuan, kearifan, produksi, pe-minyiapan, konsumsi, dan konsekuensi gizi. Secara budaya, mi instan tidak saja sebagai makanan pokok, melainkan juga sebagai lauk pauk. Tujuan utama penelitian ini adalah mengkaji pengaruh aspek sosial-budaya terhadap pola makan mi instan, yang berkaitan dengan: pengetahuan, nilai, kepercayaan,  alasan yang mendasari, serta perubahan yang terjadi. Pengumpulan data dengan metode kualitatif, dilakukan dengan cara pengamatan berpartisipasi dan wawancara mendalam pada 8 subyek penelitian dari kalangan mahasiswa antropologi. Analisis dan interpretasi data menggunakan teori strukturalisme Levi-Strauss, yang memandang fenomena kultural apapun sebagai suatu sistem. Hasil penelitian ini dapat diringkas sebagai berikut: 1) nilai-nilai pada mahasiswa yang mengolah dan mengkonsumsi mi istan adalah: kreatif, sosial, ekonomi, dan bersih, 2) mahasiswa percaya bila makan mi instan dapat menghindari resiko kegemukan maupun kolesterol, 3) terdapat 6 variasi pola makan mi instan menurut waktu (kuantitas) serta 3 variasi pola makan mi instan menurut kualitas. Mahasiswa mengkonsumsi mi instan pada pagi dan malam hari. Hubungan itu menunjukkan adanya kaitan antara mi instan, nasi, serta lauk sebagai pendamping. Pola makan mi instan pada pagi dan malam, siang dn malam, serta malam hari merupakan pola konsumsi yang dominan. Mahasiswa yang kebanyakan kos, lebih sering mengkonsumsi mi instan pada ketiga waktu itu.   Kata kunci:        antropologi gizi, pola makan, kebiasaan makan, mi instan, strukturalisme Levi-Strauss  

Keyword :

nutritional anthropology, food habit, food pattern, instant noodles, Levi-Strauss's structuralism,


References :

  1. Foster, George M dan Barbara G Anderson, (1986). Antropologi Kesehatan (terj.).. Jakarta : UI Press
  2. Jerome, NW, RF Kandel, & GH Pelto (eds.), (1980). Nutritional Antropology. New York : Redgrave
  3. Kalangi, Nico S, (1985). "Makanan sebagai suatu Sistem Budaya: Beberapa Pokok Perhatian Antropologi Gizi", Ilmu-ilmu Sosial dalam Pembangunan Kesehatan. : hal. 42-53.. Jakarta : Gramedia


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : 2 / No. : 1 / Pub. : 2013-06
  1. Sumpah pocong: upaya penyelesaian sengketa masyarakat madura (studi kasus di masjid madegan desa polagan, sampang madura)
  2. Integrasi etnis arab dengan jawa dan madura di kampung ampel surabaya
  3. Pola makan mi instan: studi antropologi gizi pada mahasiswa antropologi fisip unair
  4. Patologi vertebrae individu liang bua 3 dari manggarai, pulau flores
  5. Beberapa pemikiran tentang perempuan dalam tubuh dan eksistensi
  6. Kebebasan beragama dan berkeyakinan dalam perspektif hak asasi manusia
  7. Inkulturasi budaya jawa dan ajaran kristen pada komunitas jemaat gkjw d kota surabaya