Catalog :




Detail Article

Commonline

ISSN

Vol. 2 / No. 1 / Published : 2013-07

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Narasi film genre thriller “modus anomali”

Author :

  1. Roidatul Ula A’izah*1
  1. mahasiswa

Abstract :

ABSTRAK Penelitian ini menganalisis struktur naratif film genre thriller Modus Anomali menggunakan analisis naratif Todorov. Peneliti tertarik melakukan penelitian ini menggunakan sebab keunikan film terdapat pada narasinya. Analisis dilakukan dengan menggunakan diagram yang membagi bagian cerita menjadi beberapa tahap yaitu equilibrium, opposing force, disruption, disequilibrium, unifying/search and quest, serta new equilibrium. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Penelitian ini menghasilkan gambaran informasi mengenai petunjuk/clue film Modus Anomali disusun secara acak/puzzling di sepanjang film. Unsur struktural yang terdapat pada film tersebut dilihat melalui penggunaan teknik kamera yang dilakukan secara handheld dengan menggunakan komposisi close up dan medium shot, teknik pencahayaan low key. Sementara ikonografi berupa nondiegetic sound untuk menimbulkan efek mencekam. Ikon darah dan senjata tajam juga sering terlihat di sepanjang film. Kata kunci: film, naratif, narasi, Modus Anomali

Keyword :

film, naratif, narasi, modus anomali,


References :

  1. Jauhari, Haris. (ed). , (1992). Layar Perak 90 Tahun Bioskop di Indonesia.. Jakarta. : Gramedia Pustaka Utama


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : 2 / No. : 1 / Pub. : 2013-02
  1. Pola komunikasi pasangan dual-worker marriages dalam pengembangan fisik anak
  2. Artikulasi fanatisme elf di dunia maya (studi dalam kelompok the neo korean wave dalam twiter)
  3. Penggambaran perempuan bali dalam film (analisis wacana perempuan bali dalam film “under the tree” karya garin nugroho)
  4. Opini dan karakteristik warga rt 7/rw 12 kelurahan rungkut kidul surabaya terhadap kompor gas alam
  5. Analisis framing pemberitaan kompas.com dan vivanews.com pada peristiwa runtuhnya terowongan tambang pt freeport indonesia
  6. Studi perubahan budaya organisasi rri programa 2 (pro 2) fm surabaya sebagai implikasi dari perubahan segmentasi di tahun 2012
  7. Make up sebagai tampilan maskulin dalam video klip super junior “mr. simple” dan “no other”
  8. Representasi masyarakat urban jakarta dalam film jakarta maghrib
  9. Interpretasi remaja terhadap bentuk romantisme dalam serial drama korea: boys before flowers (bbf), full house, dan playful kiss
  10. Penggambaran passion, intimacy, dan commitment dalam film love
  11. Strategi bauran komunikasi pemasaran onlineshop
  12. Narasi film genre thriller “modus anomali”
  13. Strategi public relations hotel banyan tree ungasan dalam mengimplementasikan program corporate social responsibility (studi kasus tri hita karana)
  14. Gambaran maskulinitas dalam majalah k-pop terbitan indonesia
  15. “strategi komunikasi pemutusan hubungan pada committed romantic relationship lesbian”
  16. Family copping with strss ibu tunggal dan anak paska perceraian di surabaya
  17. analisis loyalitas konsumen pada brand nokia (studi deskriptif loyalitas konsumen remaja akhir pada merek nokia di surabaya)
  18. Strategi caregivers dalam mengkomunikasikan gender (gender socialization) pada anak-anak lembaga pengasuhan sos children’s village lembang, jawa barat
  19. Bentuk-bentuk strategi komunikasi pemasaran rasa sayang “bluefish” di surabaya
  20. Analisis tekstual tentang konsep aging pada perempuan midlife dalam artikel-artikel di majalah pesona
  21. Motif dan adiksi pemain game online : (studi deskriptif tentang motif dan adiksi pemain game online dragon nest di surabaya)
  22. Strategi komunikasi organisasi antara atasan dan bawahan pasca restrukturisasi manajemen (studi kasus pada deteksi jawa pos)
  23. Stressor dan strategi management vertical stressor komunikasi keluarga etnis campuran tionghoa dan batak
  24. Strategi imc (integrated marketing communications) di dalam sistem pemasaran multi level yang dilakukan oleh konsultan oriflame di surabaya
  25. Penerimaan remaja kelas menengah di surabaya terhadap tayangan musik pop melayu di televisi