Catalog :




Detail Article

Indonesian Journal of Clinical Pathology and Medical Laboratory

ISSN 0854-4263

Vol. 18 / No. 2 / Published : 2012-01

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Acetosal, noni fruits extract (morinda citrifolia l.) and bleeding time

Author :

  1. I Wayan Putu Sutirta-Yasa*1
  2. Ketut Widyani Astuti*2
  3. I Gusti Made Aman*3
  1. 1Departemen Patologi Klinik FK Unud/RSUP Sanglah Denpasar/Pascasarjana Universitas Udayana
  2. Mahasiswa Program Magister Biomedik Pascasarjana Unud
  3. Departemen Farmakologi FK Unud Denpasar/Pascasarjana Universitas Udayana

Abstract :

Research regardless the effect of noni fruit for increasing bleeding time have already been carried out widely. The similar activity of noni fruit extract and acetosal can be concerned that the fruit extract has a potential activity for prolonged bleeding time. This study aims to know the present of prolonged of bleeding time as a results of intake of combination of noni fruit extract with acetosal on mice. This research was carried out at Unit Binatang Percobaan, Departemen Farmakologi Universitas Udayana. This is an experimental study with pre and post-test control group design. Subject was compromised of 3 groups of mice and each group contain of 7 mice. The first group was treated with a dose of 40 mg/kg bw acetosal, the second group treated with a dose of 100 mg/kg bw ethanol noni fruit extract, and the third group treated with combination of 40 mg/kg bw acetosal and 100 mg/kg bw ethanol extract of noni fruit. All groups were fed once per day for a week. Bleeding time was determined on the basis of tail bleeding method. This study results that the first group experience bleeding time increased from 61.42 + 9.43 second to 160.71 + 19.77 second. Increase bleeding time of the second group is from 59.14 + 7.12 to 138.14 + 59.91 second. For the third group, the bleeding time increases from 65.00 + 7.91 to 213.00 + 20.92 second. One Way ANOVA analysis indicates that there is a significant different among these three groups after treatment p = 0.006 (p<0.05). Bleeding time of the third group which was treated with combination of noni fruit and acetosal results in the highest increase compare to the other two groups. In conclusions, combination of noni fruit and acetosal treatment results in increase of bleeding time on mice.     Penelitian buah mengkudu yang memiliki pengaruh memperpanjang waktu perdarahan telah banyak dilakukan. Kesamaan aktivitas zat aktif antara sari buah mengkudu dan acetosal ada kemungkinan aktivitas yang ditandai dengan lama waktu perdarahan yang semakin memanjang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya perpanjangan waktu perdarahan akibat pemberian gabungan sari buah mengkudu dengan acetosal di mencit. Penelitian ini dilakukan di Unit Binatang Percobaan, Departemen Farmakologi Universitas Udayana. Penelitian percobaan dilakukan dengan rancangan penelitian rancangan kelompok pembanding pra dan pasca-uji. Subjek terdiri dari tiga (3) kelompok mencit, yang setiap kelompoknya terdiri dari tujuh (7) ekor mencit. Kelompok ke satu (1) diberi acetosal dosis 40 mg/kg bb, kelompok ke dua (2) diberi sari etanol buah mengkudu dosis 100 mg/kg bb dan kelompok ke tiga (3) diberi gabungan acetosal dosis 40 mg/kg bb dan sari etanol buah  mengkudu dosis 100 mg/kg bb satu kali sehari selama tujuh (7) hari. Lama waktu perdarahan ditetapkan dengan cara pendarahan ekor. Kelompok ke satu (1) yang menerima acetosal 40 mg/kg bb didapatkan hasil mengalami peningkatan lama waktu perdarahan dari 61,42 + 9,43 detik menjadi 160,71 + 19,77 detik. Kelompok ke dua (2) yang menerima sari buah mengkudu 100 mg/ kg bb mengalami peningkatan lama waktu perdarahan dari 59,14 + 7,12 detik menjadi 138,14 + 59,91 detik. Kelompok ke tiga (3) yang menerima gabungan acetosal  40 mg/kg bb dan sari buah mengkudu 100 mg/kg bb mengalami peningkatan lama waktu perdarahan dari 65,00 + 7,91 detik menjadi 213,00 + 20,92 detik. Analisis data dilakukan dengan uji ANOVA satu arah dan menunjukkan rerata lama waktu perdarahan di ketiga kelompok sesudah diberikan perlakuan berbeda secara bermakna p=0,006 (p<0,05). Lama waktu perdarahan kelompok yang menerima gabungan acetosal dan sari buah mengkudu (Morinda citrifolia L.) lebih tinggi dibandingkan dengan yang diberi acetosal tunggal dan sari buah mengkudu di mencit. Didasari dari telitian ini dapat disimpulkan bahwa gabungan acetosal dan sari buah mengkudu (Morinda citrifolia L.) dapat memperpanjang waktu perdarahan  di mencit

Keyword :

Acetosal, noni fruit, bleeding time,


References :

  1. 1. Lullman, H., Ziegler, A., Mohr, K., and Bieger D, (2000). Color Atlas of Pharmacology. New York : Thieme
  2. Despopoulos, A. and Silbernagl, S, (2003). Color Atlas of Physiology. New York : Thieme
  3. Ebadi, Ma, (2007). Pharmacodynamic Basis of Herbal Medicine. Boca Raton : CRC Press
  4. Ebadi, M.b, (2008). Desk Refrence of Clinical Pharmacology. New York : CRC Press
  5. Muttaqien, S.E, (2008). Pengaruh Pemberian Ekstrak Air dan Air-Etanol Umbi Eleutherine Americana (Aubl.) Merr. Terhadap Aktivitas Anti agregasi Platelet In Vitro Serta Penentuan Kadar Vasodilator Nitrogen Oksida pada Tikus Wistar Jantan” (Skripsi). Bandung : Institut Teknologi Bandung


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : / No. : / Pub. :