Catalog :




Detail Article

Indonesian Journal of Clinical Pathology and Medical Laboratory

ISSN 0854-4263

Vol. 19 / No. 1 / Published : 2012-01

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Information system in laboratory services

Author :

  1. Benuriadi*1
  2. Osman Sianipar*2
  3. Guardian Yoki Sanjaya*3
  1. Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, FK UGM, Yogyakarta Gedung IKM Lantai 3 Ruang 301, Fakultas Kedokteran, jl. Farmako, Sekip Utara, Yogyakarta
  2. Bagian/SMF Patologi Klinik FK-UGM/ RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta Jl. Kesehatan 1 Sekip, Yogyakarta 55284 - Indonesia
  3. Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, FK UGM, Yogyakarta Gedung IKM Lantai 3 Ruang 301, Fakultas Kedokteran, jl. Farmako, Sekip Utara, Yogyakarta

Abstract :

The development of information technology has altered the conventional type of hospital laboratory services, from mostly paper based into computerized system. In term of quicker and easier, the output of computer-based information is useful for the improving healthcare services management. Laboratory services in the public hospitals mostly used paper-based laboratory data processing, leading to problems of accessibility, usability, clarity and completeness of the information. This study aims to to know how to develop a computer-based laboratory information system for a supporting laboratory management in the hospital toward in depth and systematic assessment among relevant stakeholders. The study was conducted at Praya Public Hospital Central District of Lombok, Nusa Tenggara Barat. Five stages of prototyping method were used for the system development, namely:  planning, designing, systems testing, pilot implementation and system evaluation. Data and information obtained to observe in this study were in-depth interviews and questionnaire dissemination. During the planning phase, there were four groups of information should be identified, which should be required by the hospital management, laboratory staff, physicians and other health providers and information for the patient as well. Following the need assessment, a context diagram, Data Flow Diagram (DFD), structure of database, Entity Relationship Diagram (ERD), input and output designs were created. A prototype of computer-based laboratory information system was developed according to these systematic analysis and design. Evaluation on user’s perception demonstrated that the prototype could provide laboratory information easily, understandable, as well as complete and useful for all group of users. In conclusion, developing information system that involved potential users in hospital laboratory unit demonstrated its usefulness and this encouraged that public hospitals should adopt computerized laboratory information systems.     Perkembangan teknologi informasi telah mengubah pelayanan laboratorik dari yang secara konvensional (menggunakan kertas/manual) menjadi sistem informasi yang berlandaskan komputer. Hal itu dilakukan, selain cepat dan mudah, keluaran sistem informasi yang berlandaskan komputer tersebut juga dapat digunakan untuk kepentingan pengelolaan sebagai upaya peningkatan mutu pelayanan. Pelayanan informasi laboratorik di banyak rumah sakit umum daerah masih menggunakan cetakan di kertas yang berdampak pada permasalahan terhadap penjangkauan informasi. Hal tersebut menjadikan penggunaan  informasi menjadi kurang luas, dan kejelasan serta kelengkapan informasi pelayanan laboratorik kurang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan sistem informasi laboratorik berlandaskan komputer dalam mendukung pelayanan di rumah sakit secara tertata yang sesuai dengan pihak yang memerlukannya. Penelitian ini dilakukan di RSUD Praya, Lombok Tengah Nusa Tenggara Barat. Dalam kajian ini ada lima tingkatan cara pengembangan perpoladasaran (prototyping) yang digunakan, yaitu: perencanaan, rancangan, uji coba sistem, pelaksanaan pelengkapan perintis (pilot implementasi) dan penilaian sistem. Data dan informasi penelitian diperoleh melalui pengamatan, wawancara dan penyebaran borang tanya jawab. Pada tingkatan perencanaan, terdapat empat (4) kelompok pengguna informasi  laboratorik yang terkenali. Keempat kelompok tersebut antara lain ialah: pihak pengelola rumah sakit, petugas laboratorium, peklinik dan petugas kedokteran lainnya, serta pasien/penderita rumah sakit. Setelah menganalisis keperluan keempat kelompok tersebut dilakukan, analisis dan rancangan sistem informasi dilakukan dengan membuat diagram konteks, alur data, hubungan antar tabel, dan tampilan input, kamus data, serta tampilan output. Kemudian sebuah pola dasar dikembangkan berdasarkan hasil analisis dan rancangan tersebut. Tingkatan uji coba serta implementasi dilakukan untuk mengenali kesalahan susunan kalimat/sintaks (pemrograman). Setelah tingkatan penilaian dilakukan, maka terlihat bahwa pola dasar yang dibuat dapat menyediakan informasi secara mudah, dapat dipahami, lebih lengkap dan tepat guna bagi keempat kelompok pengguna yang terkenali sebelumnya. Didasari telitian ini dapat disimpulkan bahwa pengembangan sistem informasi yang melibatkan pengguna secara aktif dapat menunjukkan manfaat yang nyata.  Didasari telitian ini juga sangat disarankan bagi rumah sakit umum daerah untuk dapat mengambil layanan informasi laboratorik yang berlandaskan teknologi informasi.

Keyword :

Laboratory services, prototyping, , information systems,


References :

  1. A Validation Approach for Laboratory Information Management Systems, (2002). A Validation Approach for Laboratory Information Management Systems. USA : Journal of Validation Technology
  2. Hao Li, Gennari JH, Brinkley JF, Li H, (2006). Model Driven Laboratory Information Management Systems. USA : Journal In Modern Foreign Literatures
  3. Melanson SEF, Lindeman NI, Jarolim P, (2007). Selecting Automation for the Clinical Chemistry Laboratory. USA : Archives of pathology & laboratory medicine [Internet]. 2007; Jul 131(7):1063–9. Available from: http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/17616992
  4. Suhartanto, Raden S, Subkhan, (2011). Pengembangan Sistem Informasi Laboratorium di Balai Laboratorium Kesehatan Yogyakarta. In: Forum Informatika Kesehatan Indonesia. Yogyakarta : Balai Laboratorium Kesehatan Yogyakarta
  5. MT Veronika Pasaribu, Kusnanto H, Oetami A, (2011). Evaluasi Akseptansi dan Kepuasan Pengguna Sistem Informasi Hasil Laboratorium on Line di Klinik HI Lab. Yogyakarta. Minat Sistem Informasi Manajemen Kesehatan FK UGM. Yogyakarta : FK UGM


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : 19 / No. : 1 / Pub. : 2012-01
  1. Pulmonary cryptosporidiosis in hiv and aids
  2. Aerob bacteria and antimicrobial susceptibility
  3. Plasma volume and factor viii in cryoprecipitated
  4. Comparation measurement triglycerides, glycerol blanking and non glycerol blanking in liver cirrhosis
  5. The residue of leukocyte in thrombocyte concentrate
  6. Antimicrobial sensitivity of blood culture in neonatal sepsis
  7. Neutrophils lymphocyte ratio in acute appendicitis
  8. Curcuma zedoaria and morinda citrifolia as hepatoprotector against carbontetrachloride
  9. Mean platelet volume in stroke
  10. Dengue serotypes distribution in surabaya in the year 2012
  11. M.tuberculosis in innate immunity associated with the receptors
  12. Ovarian dysgerminomas cancer
  13. Information system in laboratory services