Catalog :




Detail Article

Indonesian Journal of Clinical Pathology and Medical Laboratory

ISSN 0854-4263

Vol. 17 / No. 3 / Published : 2011-01

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Rabies virus infection in children

Author :

  1. A.A.N. Subawa*1
  2. DGD. Dharma Santhi*2
  3. A.A Raka Sudewi*3
  4. IWP. Sutirta Yasa*4
  1. Dep. Patologi Klinik, FK. Universitas Udayana/RS. Sanglah
  2. Dep. Patologi Klinik, FK. Universitas Udayana/RS. Sanglah
  3. Departemen Neurologi FK-UNUD/ RSUP. Sanglah Denpasar
  4. Dep. Patologi Klinik, FK. Universitas Udayana/RS. Sanglah

Abstract :

  Rabies has been known in ancient Egypt and China since the fifth century. The disease is caused by the Rhabdovirus of the genus Lyssavirus spread from animals or bats to humans by saliva. A five-year-old kid was admitted to Sanglah General Hospital on February 19. 2010 with fever complaints, before admitted to the hospital, since the morning he always stuck out his tongue, bit his lips, drinking a little of water and hard to swallow. From the anamnesis, it is known that the patient has a history of bitten by a dog on February 4. 2010 at the lower eyelid and had received wound treatment and VAR, after a while having the treatment the patient eventually died on February 21. 2010. According to the post-mortem sample of the LCS it is showed a positive PCR result of rabies virus infection.       Rabies telah dikenal sejak zaman Mesir dan Cina kuno pada abad kelima. Penyakit ini disebabkan oleh Rhabdovirus genus Lyssavirus, yang disebarkan melalui air liur binatang biasanya kelelawar, kepada manusia. Seorang anak laki-laki berusia lima tahun dibawa ke Rumah Sakit Umum Sanglah pada tanggal 19 Februari 2010 dengan keluhan demam sejak pagi hari. Sebelum masuk rumah sakit, pasien selalu menjulurkan lidah dan menggigit bibirnya, minum air hanya sedikit dan susah menelan air. Dari anamnesis melalui keluarga diketahui bahwa pasien memiliki riwayat digigit anjing pada tanggal 4 Februari 2010 di kelopak mata bawah dan sudah mendapatkan perawatan luka dan VAR dosis pertama. Namun, setelah tiga hari mendapatkan perawatan, akhirnya pasien meninggal pada tanggal 21 Februari 2010. Hasil PCR pascakematian (post mortem) dari contoh LCS menunjukkan hasil positif terinfeksi virus rabies.

Keyword :

Rabies virus infection, children,


References :

  1. Harijanto PN, Gunawan CA, (2006). Rabies. Jakarta : Pusat Penerbitan Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI
  2. Atmawinata, E, (2006). Mengenal Beberapa Penyakit Menular Dari Hewan Kepada Manusia. Bandung : Yarma Widya
  3. Dinas Peternakan Propinsi Jawa Barat, (2007). Tentang Rabies. Bandung : Dinas Peternakan Propinsi Jawa Barat
  4. Gunawan, Carta A, (2009). Rabies: Diagnosis dan Penatalaksanaan. Jakarta : CDK
  5. Suara Udayana , (2010). Jejak Wabah Rabies di Bali. Bali : Suara Udayana


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : / No. : / Pub. :