Catalog :




Detail Article

Jurnal Pro Justisia

ISSN 0853-4276

Vol. 12 / No. 4 / Published : 2010-10

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Child abuse yang berakhir kematian

Author :

  1. Ahmad Yudianto*1
  2. Ni Luh Putu Enny Astuti*2
  1. dosen pendidik klinik FK Unair
  2. PPDS Ilmu Kedokteran Forensik dan Medikolegal FK Unair

Abstract :

Abstrak   Anak sering  menjadi korban dari tindakan sewenang-wenang yang dilakukan orang dewasa, baik itu orang tua atau keluarga terdekatnya. Terdapat 4 tipe utama child abuse yaitu kekerasan fisik, sexual, psikis dan penelantaran. Angka kejadian Child Abuse (CA) sendiri memang belum terungkap semua. Biasanya kejahatan ini tersembunyi dimana ketika ayah, ibu atau anggota keluarga di rumah melakukan kekerasan dan menganggap ini hal biasa, atau takut akan melapor karena dianggap membuka aib. Terkuaknya kasus-kasus yang ada, rata-rata setelah luka pada tubuh anak ketika dibawa berobat atau anak tersebut meninggal. Ini mengikuti fenomena gunung es. CA dapat terjadi karena berbagai faktor atau mungkin saja beragam kejadian tersebut terakumulasi dan dengan adanya faktor pencetus sedikit saja, mereka lantas melakukan kekerasan. Pencetus yang sering terjadi adalah tangisan yang tanpa henti. Satu lagi kasus kekerasan pada anak menambah panjang daftar anak yang menjadi korban kekerasan. Diduga pelaku  adalah  nenek yang sekaligus sebagai  ibu angkat korban. Bantahan dari ibu angkat yang menyatakan bahwa kematiannya disebabkan karena jatuh waktu memandikan, menyebabkan penyidik harus bekerja keras untuk dapat mengungkap kasus tersebut. Korban yang berumur  9 bulan harus meregang nyawa, setelah  berjuang dengan rasa nyeri dan pedih di sekujur tubuhnya. Pada tubuh korban ditemukan memar,  luka lecet, fraktur cranial dan perdarahan intracranial.    

Keyword :

child Abuse, kematian,


References :

  1. Hymel KP, MD and the Commetee Child Abuse and Neglect, National Association of Medical Examiners, (2006). Distinguishing Sudden Infant Death Syndrome From Child Abuse Fatalities. Pediatrics : American Academy of Pediatrics
  2. Child Study Center, (2003). Child Abuse and Neglect ; Definitions, Consequences and Treatmant. New York : School of Medicine New York University
  3. Dahlan S, (2000). Ilmu Kedokteran Kehakiman Pedoman Bagi Dokter dan Penegak Hukum. Semarang : Badan Penerbit Universitas Diponegoro
  4. Direktorat Gizi , (2008). Tabel Berat Badan Berdasarkan Tinggi Badan. Jakarta : Departemen Kesehatan RI
  5. Idris, A.M, (1997). Pedoman Ilmu Kedokteran Forensik. Jakarta : Binarupa Aksara


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : 12 / No. : 4 / Pub. : 2010-01
  1. Child abuse yang berakhir kematian
  2. Stature estimated base on the length of metacarpal bone
  3. Evaluating dvi (disaster victim identification) operation with scoring method
  4. To estimate stature base on the length of pedis in indonesian adult mongoloid population
  5. Pengaruh paparan amitriptyline dosis lethal pada bangkai tikus rattus norvegicus strain wistar terhadap pertumbuhan larva musca sp
  6. Hak informasi hasil visum et repertum korban tindak kekerasan yang diduga dilakukan penegak hukum
  7. Pemberian bolus kalium sebagai penyebab kematian mendadak pada balita dengan riwayat diare
  8. Otopsi verbal sebagai alternatif otopsi konvensional
  9. Penentuan usia tersangka berdasarkan gigi geligi melalui metode schour dan massler
  10. Identifikasi kasus kebakaran di café&resto redbox menggunakan metode dvi interpol di surabaya
  11. Identifikasi bite mark sebagai alat bukti yang sah di sidang pengadilan