Catalog :




Detail Article

INSAN Media Psikologi

ISSN 1411-2671 (Cetak); 2310-7945 (Online)

Vol. 4 / No. 3 / Published : 2002-06

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Perbedaan kepekaan sosialditinjau berdasarkan persepsi remaja terhadap pola asuh orang tua pada remaja di jawa timur

Author :

  1. Hamidah Hamidah*1
  1. Fakultas Psikologi Universitas Airlangga

Abstract :

Berbagai persoalan sosial di masyarakat Indonesia saat ini seperti kriminalitas semakin meningkat. Hal ini dikarenakan bangsa Indonesia telah kehilangan nilai-nilai kemanusiaan, penghormatan terhadap sesama, dan kasih sayang yang seharusnya merupakan nilai luhur bangsa Indonesia. Hilangnya perasaan terhadap sesama manusia ini merupakan suatu hasil proses pola asuh dan pendidikan baik formal maupun informal. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) menemukan bentuk pola asuh yang mempunyai kontribusi dalam proses pembentukan kepekaan sosial (2) Bentuk pola asuh yang manakah yang banyak digunakan oleh masyarakat dewasa ini sesuai dengan persepsinya (3) Pola asuh yang manakah yang mempunyai kontribusi tertinggi terhadap pembentukan kepekaan sosial dan pola asuh manakah yang kontribusinya terendah (4) Faktor apakah yang menyebabkan rendahnya kepekaan sosial.Penelitian ini berbentuk penelitian eksplanatif. Subyek dalam peneltian ini berjumlah 271orang, dengan ciri-ciri sebagai berikut : remaja yang berusia antar 14-18 tahun yang duduk di bangku SLTP atau SLTA dengan jenis kelamin laki-laki dan perempuan. Subyek diambil secara random dari sekolah dan kelas yan telah dipilih secara random pula. Pengukuran variabel persepsi terhadap pola asuh digunakan angket tentang persepsi terhadap pola asuh yang mempunyai 3 (tiga) alternatif jawaban. Masing-masing jawaban mencerminkan pola asuh demokratik, otoriter dan serba boleh. Angket tersebut diambil dari angket yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya dengan jumlah item sebanyak 50. sedangkan angket tentang kepekaan sosial juga diambil dari angket yang telah terstandar, dengan bentuk terbuka dengan jumlah item sebanyak 10, pemberian skor dimulai dari 0-2 untuk masing-masing soal. Analisis data penelitian dilakukan menggunakan anova satu jalur dan didukung oleh analisis data individual.Hasil temuan dari penelitian ini menunjukan bahwa : (1) Tidak ada perbedaan yang signifikan pada kepekaan sosial remaja yang memiliki persepsi terhadap pola asuh yang demokratik, otoriter dan serba bolah. (2) Persepsi terhadap pola asuh orang tua yang banyak digunakan saat ini berdasarkan persepsi remaja adalah demokratik, sedangkan pola asuh yang paling sedikit digunakan adalah yang otoriter (3) Tidak ada satu pola asuh yang mempunyai tertinggi maupun terendah terhadap kepekaan sosial remaja (4) penyebab rendahnya kepekaan sosial remaja adalah : a) kurangnya figur/model yang memberikan contoh terhadap perilaku kepekaan sosial yang konkrit. b) orang tua atau lingkungan kurang memberikan masukan akan perilaku peka terhadap gejala sosial. c) orang tua kebanyakan memerintah dan tidak memberikan contoh.

Keyword :

Kepekaan Sosial, Persepsi Remaja terhadap Pola Asuh Orangtua,


References :

  1. Vida Anindita, (1994). . Studi Korelasi Otonomi Remaja Ditinjau Dari Persepsi Remaja Tentang Pola Asuh Orang Tua Demokrasi Pada Mahsiswa Psikologi Unair. Skripsi. Surabaya : Fakultas Psikologi Universitas Airlangga
  2. Nuryati Attamimi, (1992). Hubungan Antara Persepsi Terhadap Pola Asuh Orang Tua Dengan Prestasi Akademik Mahasiswa Fakultas Psikologi UGM, Yogyakarta. Yogyakarta : Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada
  3. Laura Berk, (1996). Infants, Childern, And Adolescents (2 ed). USA : Allyn And Bacon
  4. William Chan, (1999). Pendidikan Nilai-Nilai Moral. Jakarta : Kompas
  5. Lestr.D Crow, (1994). Psikologi Pendidikan (Penerjemah Abu Ahmadi). Semarang : Rineka Cipta
  6. Alice Crow, (1994). Psikologi Pendidikan (Penerjemah Abu Ahmadi). Semarang : Rineka Cipta
  7. Peter, J Drost, (1999). Kita Tidak Dididik Menghargai Orang. jakarta : Majalah Amanah. No.42 Th.XII. Edisi Mei-Juni.
  8. Lifana Reni Endrati, (1994). Perbedaan Kreatifitas Antara Anak Sulung Dan Anak Bungsu Ditinjau Dari Persepsi Anak Terhadap Pola Asuh Orang Tua. Surabaya : skripsi Fakultas Psikologi Universitas Airlangga
  9. Richard, Linda Eyre, (1997). Mengajarkan Nilai-Nilai Kepada Anak. Jakarta : PT. Gramedia
  10. Mary Lee Grisanti, (1996). Seni Mendisplinkan Anak (Penerjemah Antan Adiwiyoto). Jakarta : Penerbit Mitra Utama
  11. Dian. G Smith, (1996). Seni Mendisplinkan Anak (Penerjemah Antan Adiwiyoto). Jakarta : Penerbit Mitra Utama
  12. Singgih D Gunarsa, (1983). Psikologi Perkembangan Anak Dan Remaja. Jakarta : PT. BPK Gunung Mulia
  13. Yulia Singgih D Gunarsa, (1983). Psikologi Perkembangan Anak Dan Remaja. Jakarta : PT. BPK Gunung Mulia
  14. siti Rahayu; Knoers Haditono, (1984). Psikologi Perkembangan : Pengantar Dalam Berbagai Bagiannya. Yogyakarta : Gadjah Mada University Press
  15. Monks. Monks., (1984). Psikologi Perkembangan : Pengantar Dalam Berbagai Bagiannya. Yogyakarta : Gadjah Mada University Press
  16. E.B Hurlock, (1997). Child Development. New York : Mc Graw Hill.
  17. Fergus. P Huges, (1996). child Development. New Jersey : Prebtice Hall. Inc.
  18. Ikra Negara, (1999). Dialog Interaktif. Surabaya. Surabaya : Radio Suara Surabaya
  19. Kartini Kartono, (1982). Psikologi Anak. Bandung. : Penerbit Alumni.
  20. Lawrence Kohlberg, (1995). Tahap-Tahap Perkembangan Moral ( Penerjemah Santo; Johnde; Cremers, SVD; Agus). Yogyakarta : Penerbit Kanisius
  21. Abdul Wahab Mustaqim, (1991). Psikologi Pendidikan (Editor Abu Ahmadi). Semarang : Penerbit Rieneka Cipta
  22. Sarlito Wirawan Sarwono, (1994). Psikologi Remaja. Jakarta : PT. Raja Frafindo Persada
  23. Sutarlina Sukadji, (1988). Dan Keberhasilan Pendidkan. Jakrta Urdat : Universitas Indonesia.


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : 4 / No. : 3 / Pub. : 2002-12
  1. Perbedaan kepekaan sosialditinjau berdasarkan persepsi remaja terhadap pola asuh orang tua pada remaja di jawa timur
  2. Pengaruh keketatan struktur organisasi terhadap tingkat kepercayaan antar individu pada bumn dan perusahaan swasta