Catalog :




Detail Article

Journal Of Aquaculture And Fish Health

ISSN 2301-7309

Vol. 1 / No. 1 / Published : 2012-02

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Hubungan derajat infestasi myxobolus koi terhadap jumlah spora dan derajat kerusakan pada usus ikan mas (cyprinus carpio l)

Author :

  1. Hilda Lu’lu’in, Nanda Alfira Devi*1
  2. Gunanti Mahasri*2
  3. Rahayu Kusdarwati*3
  1. Program Studi Budidaya Perairan Fakultas Perikanan dan Kelautan
  2. Program Studi Budidaya Perairan Fakultas Perikanan dan Kelautan
  3. Program Studi Budidaya Perairan Fakultas Perikanan dan Kelautan

Abstract :

 Myxobolus koi merupakan salah satu penyebab timbulnya penyakit pada budidaya ikan mas ( Cyprinus carpio L.) dan mengakibatkan kematian hingga 50 % dari populasi. Gejala klinis dari ikan  yang  terinfestasi Myxobolusis  adalah  adanya  nodul  pada  insang  sehingga  operculum  tidak dapat menutup. Daur hidup M. koi adalah nodul yang pecah mencemari perairan sehingga spora termakan  dan masuk  ke  saluran  pencernaan  ikan. Spora menembus  dinding  usus  dan masuk  ke aliran  darah  dan  menimbulkan  nodul  yang  baru.  Rumusan  masalah  pada  penelitian  ini  adalah korelasi  derajat  infestasi  M.  Koi  terhadap  jumlah  spora  dalam  usus  ikan  mas  dan  tingkatan kerusakan usus ikan mas pada derajat infestasi yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi derajat infestasi M. koi terhadap jumlah spora yang terdapat dalam usus ikan mas serta derajat kerusakan yang ditimbulkan pada usus ikan mas. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif. Sampel diambil dari kolam Desa Kemloko, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar sebanyak 200 ikan. Usus ikan dikerok (scraping) diatas obyek glas kemudian diamati menggunakan mikroskop dan dihitung  jumlah spora dengan metode natif. Sedangkan metode pembuatan preparat histopatologi dilakukan dengan pewarnaan Haematoxylin-Eosin.  Penentuan  derajat  infestasi  dilakukan  berdasasarkan  Titis  (2009),  yaitu derajat  infestasi  ringan  apabila  terdapat  1-4  nodul  pada  insang,  derajat  infestasi  sedang  apabila ditemukan 5-8 nodul dalam insang  dan derajat infestasi berat apabila ditemukan lebih dari 8 nodul.  Hasil  penelitian menunjukkan  bahwa  terdapat  hubungan  antara  derajat  infestasi M.  koi terhadap  jumlah  spora  dan  derajat  kerusakan  usus  ikan  mas.  Dalam  usus  ikan  mas  yang terinfestasi M. koi    ringan, sedang dan berat ditemukan  jumlah  spora  rata-rata secara berurutan 25  spora,  264  spora,  dan  695  spora menghasilkan  tingkat  kerusakan  usus  sedang  pada  derajat infestasi  ringan,  sedang,  hingga  berat  dengan  nilai  skor  rerata  2,0;  2,26  dan  2,68.  Secara histopatologi kerusakan   yang ditemukan adalah nekrosis pada semua derajat  infestasi,  infiltrasi sel radang pada derajat  infestasi sedang dan berat serta ditemukannya spora M. koi pada derajat infestasi berat.   

Keyword :

Myxobolus koi, spora, usus ,


References :

  1. Akhirunnisa, D.V, (2010). Efek Hepatoprotektif Ekstrak Etanol 50 % Jamur Lingzhi (Ganoderma lucidum) Pada Tikus Jantan Yang Diinduksi Parasetamol. Surakarta : Universitas Muhammadiyah Surakarta
  2. Mahasri, G, (2003). Buku Ajar Ilmu Penyakit Protozoa Pada Ikan dan Udang. Surabaya. : Universitas Airlangga
  3. Purnomo, R., P. Hartono, dan Nirasari, (2003). Pengelolaan Kesehatan Ikan Budidaya Laut. Lampung : Balai Budidaya Laut Lampung
  4. Santoso, (2000). Budidaya Ikan Mas. Yogyakarta : Kanisius
  5. Santoso, L, (2008). Identifikasi Penyakit Pada ikan Kerapu Macan Dalam Karamba Jaring Apung (KJA) di Teluk Lampung. Lampung : Universitas Lampung


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : 1 / No. : 1 / Pub. : 2012-02
  1. Pengaruh konsentrasi pupuk daun turi putih (sesbania grandiflora) terhadap populasi chlorella sp.
  2. Pemanfaatan daun belimbing wuluh (averrhoa bilimbi) sebagai antiparasit ichthyophthirius multifilis pada ikan mas (cyprinus carpio)
  3. Pengaruh konsentrasi larutan dedak padi pada populasi brachionus plicatilis
  4. Hubungan derajat infestasi myxobolus koi terhadap jumlah spora dan derajat kerusakan pada usus ikan mas (cyprinus carpio l)
  5. Infestasi ektoparasit lernaea sebagai faktor pemicu munculnya infeksi bakteri aeromonas pada benih ikan mas (cyprinus carpio l.)
  6. Pemberian vitamin c melalui pengkayaan daphnia untuk meningkatkan pertahanan tubuh ikan koi (cyprinus carpio) terhadap serangan bakteri aeromonas hydrophila
  7. Pengaruh kombinasi pakan pasta dan ikan rucah terhadap pertumbuhan, rasio konversi dan efisiensi pakan ikan sidat (anguilla bicolor) stadia elver
  8. Pengaruh kombinasi media ampas kelapa dan dedak padi terhadap produksi maggot black soldier fly (hermetia illucas) sebagai bahan pakan ikan
  9. Pengaruh pemberian pakan tambahan (suplement feed) dari ombinasi tepung cacing tanah (lumbricus rubellus) dan tepung spirulina platensis terhadap pertumbuhan dan retensi protein benih ikan bandeng (chanos chanos)
  10. Daya fertilisasi sperma beku ikan tawes (puntius javanicus) setelah disimpan dengan fruktosa dan tris aminomethan
  11. Pengaruh kombinasi pakan buatan dan pakan alami cacing sutera (tubifex tubifex) dengan persentase yang berbeda terhadap retensi protein, lemak dan energi pada ikan sidat (anguilla bicolor)
  12. Studi kandungan logam berat cadmium pada beberapa spesies ikan, moluska dan crustacea di pantai kenjeran, surabaya dan branta pesisir pamekasan, madura
  13. Lama perendaman ikan komet (carassius auratus auratus) dalam perasan daun pepaya (carica papaya) sebagai pengendali argulus control
  14. Pemanfaatan daun ketepeng cina (cassia alata l) untuk pengobatan myxobolusis pada ikan mas (cyprinus carpio)
  15. Studi kandungan alginat dan klorofil rumput laut sargassum sp. pada umur panen yang berbeda
  16. Identification And Prevalence Of Fungal Disease On Mud Crab (scylla Paramamosain) On Culture Pond In Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, East Java