Catalog :




Detail Article

Journal Of Aquaculture And Fish Health

ISSN 2301-7309

Vol. 6 / No. 3 / Published : 2017-01

TOC : 2, and page :107 - 114

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Identification and prevalence of worm endoparasit in fish swanggi (priacanthus macracanthus) in brondong nusantara fishery port, lamongan

Author :

  1. Ferry Dwi Firmansyah Liananda*1
  2. Kismiyati*2
  3. Gunanti Mahasri*3
  4. Putri Desi Wulan Sari*4
  1. Mahasiswa Fakultas Perairan dan Kelautan
  2. Dosen Fakultas Perairan dan Kelautan
  3. Dosen Fakultas Perairan dan Kelautan
  4. Dosen Fakultas Perairan dan Kelautan

Abstract :

Ikan swanggi (Priacanthus macracanthus) merupakan salah satu jenis ikan laut yang memiliki kandungan protein sebesar 83,4%. Harga Ikan swanggi (P. macracanthus) mencapai Rp.9.000/kg merupakan ikan yang memiliki permintaan pasar tinggi. Ikan swanggi (P. macracanthus) yang dikonsumsi oleh masyarakat masih berasal dari tangkapan alam, dimana kualitas airnya tidak terkontrol sehingga ikan mudah terserang parasit.Penyakit yang menyerang Ikan swanggi (P. macracanthus) kemungkinan disebabkan oleh faktor kondisi lingkungan yang kurang baik sehingga menurunkan daya tahan tubuh, menyebabkan ikan mudah terinfeksi oleh cacing endoparasit seperti Anisakis simplex. Cacing ini bersifat zoonosis dan dapat menginfeksi manusia, oleh karena itu dilakukan identifikasi dan prevalensi cacing endoparasit pada ikan swanggi (P. macracanthus).Tujuan dari penelitian ini adalah untuk identifikasi dan mengetahui prevalensi spesies cacing endoparasit apa saja yang menginfeksi ikan swanggi (P. macracanthus) dari hasil tangkapan nelayan. Penelitian ini menggunakan metode survei melalui pengambilan sampel pada lokasi secara langsung. Lokasi pengambilan sampel ikan ditentukan dengan cara sengaja atau dengan metode purposive sampling (Silalahi, 2003). Metode pengambilan sampel dilakukan secara acak (random sampling) terhadap ikan swanggi (P. macracanthus) di Pelabuhan Perikanan Nusantara Brondong, Lamongan.Hasil penelitian ditemukan Cacing A. simplex pada organ otot dinding dalam abdomen, lambung, ginjal, hati, usus, dan gonad ikan swanggi (P. macracanthus). Faktor yang mempengaruhi ditemukannya Larva stadium tiga A. simplex ialah makanan dari ikan swanggi (P. macracanthus). Umumnya ikan swanggi (P. macracanthus) yang merupakan ikan karnivora memakan invertebrata (copepods atau crustacea) yang mengandung Larva stadium dua Anisakis simplex, cacing ini bersifat zoonosis. Total prevalensi cacing A. simplex yang ditemukan pada ikan swanggi (P. macracanthus) adalah 90 ekor ikan (74,99%).dan termasuk dalam kategori usually.

Keyword :

Ikan Swanggi, Identifikasi, Prevalensi, Prevalensi, Anisakis,


References :

  1. R. J. Batara,, (2008). Deskripsi Morfologi Cacing Nematoda pada Saluran Pencernaan Ikan Gurami (Osphronemus gouramy) dan Ikan Kakap Merah (Lutjanus spp.).. X : Skripsi. Fakultas Kedokteran Hewan. Institut Pertanian Bogor.


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : 6 / No. : 3 / Pub. : 2017-09
  1. The artificially spawning of botia fish (chromobotia macracanthus bleeker) with hcg (human chorionoc gonadothropin) and lhrh-a (luteinizing hormone releasing hormone analog) injection
  2. Identification and prevalence of worm endoparasit in fish swanggi (priacanthus macracanthus) in brondong nusantara fishery port, lamongan
  3. The effectifity of extract of garlic (allium sativum) against aspergillus terreus in vitro
  4. Substitution of fermentation waste surimi swanggi fish (priacanthus macracanthus) with fish meal on protein retention and fat retention dumbo catfish (clarias sp.)
  5. Substitution effect of soybean with fermentation lamtoro leaves for white shrimp (litopenaeus vannamei) feed on digestibility protein and energy
  6. Identification of bacteria on marine fish at fish quarantine and inspection agency class i ngurah rai denpasar, bali