Catalog :




Detail Article

Journal Of Aquaculture And Fish Health

ISSN 2301-7309

Vol. 1 / No. 3 / Published : 2012-09

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Prevalensi dan intensitas cacing ektoparasit pada ikan koi (cyprinus carpio) di sentra budidaya ikan koi kabupaten blitar, jawa timur

Author :

  1. Etin Juhariah*1
  2. Gunanti Mahasri *2
  3. Sri Subekti*3
  1. Program Studi Budidaya Perairan Fakultas Perikanan dan Kelautan UNAIR
  2. Program Studi Budidaya Perairan Fakultas Perikanan dan Kelautan UNAIR
  3. Program Studi Budidaya Perairan Fakultas Perikanan dan Kelautan UNAIR

Abstract :

Ikan koi (Cyprinus carpio) adalah salah satu komoditas ikan hias air tawar unggulan yang banyak diminati pecinta ikan hias baik dalam dan luar negeri, karena memiliki berbagai macam pola warna dan bentuk tubuh yang indah. Komoditas ikan koi memiliki prospek usaha yang dapat dikembangkan melalui kegiatan budidaya di kolam, namun dalam budidaya sering ditemukan kendala-kendala yang dihadapi dan sulit untuk dikendalikan. Salah satu kendala tersebut adalah penyakit yang disebabkan oleh parasit. Parasit yang sering menyerang ikan koi adalah cacing ektoparasit, dimana wabah penyakit cacing ektoparasit ini dapat menyebabkan kerugian bagi pembudidaya ikan koi.             Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi dan intensitas cacing ektoparasit pada ikan koi (Cyprinus carpio) yang dipelihara di kolam pemeliharaan sentra budidaya ikan koi di Desa Kemloko, Desa Nglegok, Desa Penataran, Kecamatan Nglegok sebagai sentra budidaya ikan koi di Kabupaten Blitar. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April 2012. Metode penelitian ini dalah metode survei. Sampel ikan koi sebanyak 180 ekor, umur ikan 3-4 bulan dengan ukuran 7-10 cm. Jumlah sampel yang diambil sebesar 10% dari jumlah populasi. Parameter utama yang diamati adalah prevalensi dan intensitas cacing ektoparasit pada ikan koi. Parameter penunjang meliputi  data kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa,  tingginya prevalensi dan intensitas cacing ektoparasit pada ikan koi di sentra budidaya ikan koi di Kabupaten Blitar, dengan prevalensi Dactylogyrus 95% dan Gyrodactylus 37%.  Prevalensi cacing ektoparasit tertinggi terdapat pada Desa Kemloko oleh prevalensi Dactylogyrus sebesar 100%, dengan intensitas rata-rata 28 (cacing/ekor ikan). Gategori infestasi cacing ektoparasit pada sentra budidaya ikan koi di Kabupaten Blitar rata-rata masuk dalam kategori infestasi sedang, yaitu terdapat (6-50) cacing ektoparasit pada ikan koi.  

Keyword :

Prevalensi, Intensitas, Cacing Ektoparasit, Koi (Cyprinus carpio),


References :

  1. Y.P. Arios, (2008). Identifikasi Cacing Parasit Pada Insang Ikan Mas (Cyprinus carpioLinn). Bogor : Identifikasi Cacing Parasit Pada Insang Ikan Mas (Cyprinus carpio Linn)
  2. C. Bambang, (2000). Budidaya Ikan Air Tawar. Yogyakarta : Kanisius (Anggota IKAPI)


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : 1 / No. : 3 / Pub. : 2012-09
  1. Effect of azolla pinnata fertilizers on chlophyll content of dunaliella salina
  2. Measuring dry matter digestibility, crude protein and crude fiber in commercial feed dumbo catfish (clarias gariephinus)
  3. Pengaruh deterjen terhadap kandungan karaginan dan morfologi thallus eucheuma cottonii.
  4. Pengukuran kecernaan bahan kering, protein kasar dan serat kasar pakan ikan nila (oreochromis niloticus) menggunakan teknik pembedahan
  5. Pengaruh subsitusi bungkil kedelai dengan distillers dried grains and solubles (ddgs) terhadap kandungan protein kasar betn, dan serat kasar, dalam daging ikan nila merah (oreochromis niloticus).
  6. Pemberian tepung kunyit pada pakan terhadap kelangsungan hidup benih ikan nila (oreochromis niloticus)
  7. Kandungan serat kasar dan protein kasar pada daun talas (colocasia esculenta) yang difermentasi dengan trichoderma viride dan bacillus subtilis sebagai bahan pakan alternatif ikan
  8. Prevalensi dan intensitas cacing ektoparasit pada ikan koi (cyprinus carpio) di sentra budidaya ikan koi kabupaten blitar, jawa timur
  9. Identifikasi dan prevalensi cacing endoparasit pada saluran pencernaan ikan bandeng (chanos chanos) di karamba jaring apung situbondo dan tambak desa bangunrejo sidoarjo
  10. Pengaruh lama penyinaran dan salinitas terhadap pertumbuhan dan jumlah klorofil a rumput laut kappaphycus alvarezii
  11. Pengaruh penggunaan pakan buatan dengan kadar serat kasar yang berbeda terhadap pertumbuhan dan retensi energi ikan berlambung dan ikan tidak berlambung
  12. Studi logam berat timbal (pb) pada udang putih (penaeus merguiensis) dan kerang darah (anadara granosa) di perairan pantai kenjeran surabaya dan perairan saronggi sumenep
  13. Teknik pembesaran ikan patin jambal (pangasius djambal) pada keramba jaring apung di danau ranu grati pasuruan jawa timur
  14. Pengaruh konsentrasi pupuk daun turi putih (sesbania grandiflora) terhadap populasi dan biomasa spirulina platensis
  15. Pengaruh konsentrasi pupuk lemna minor terhadap populasi chlorella sp.