Catalog :




Detail Article

Journal Of Aquaculture And Fish Health

ISSN 2301-7309

Vol. 1 / No. 2 / Published : 2012-06

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Prevalensi dan jumlah nodul pada insang ikan koi (cyprinus carpio) yang terinfeksi myxobolus di sentra budidaya ikan koi kabupaten blitar-jawa timur

Author :

  1. Rheza Aditya Fajar Firmansyah*1
  2. Gunanti Mahasri *2
  3. Kismiyati*3
  4. -*4
  5. -*5
  1. Program Studi Budidaya Perairan Fakultas Perikanan dan Kelautan
  2. Program Studi Budidaya Perairan Fakultas Perikanan dan Kelautan
  3. Dosen Program Studi Kedokteran Hewan Fakultas Kedokteran Hewan
  4. -
  5. -

Abstract :

Komoditas ikan koi memiliki prospek usaha yang dapat dikembangkan melalui kegiatan budidaya di kolam. Penyakit parasitik merupakan salah satu penyakit infeksi yang sering menyerang ikan terutama di pembenihan. Parasit yang sering  menyerang ikan koi  adalah  Myxobolus yang menyebabkan kematian ikan 50 % dari populasi pada beberapa kolam budidaya. Adanya nodul pada insang, di mana infeksi ini menyebabkan sulit bernafas. Metode penelitian ini adalah metode survei. Pengambilan sampel dilakukan sekali sebanyak 550 ekor dari 6 kolam budidaya ikan koi dengan umur 2 bulan dan ukuran 4-7 cm. Parameter utama yang diamati adalah prevalensi dan jumlah nodul  Myxobolus  pada ikan koi. Parameter penunjang meliputi kualitas air yang meliputi suhu, oksigen terlarut, NH3, dan pH diukur selama penelitian diikuti dengan pengamatan tingkah laku dan gejala klinis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Prevalensi tertinggi berada pada Desa Kemloko yang dipengaruhi oleh beberapa faktor. Jumlah nodul dalam derajat infeksi lebih banyak dalam skala ringan. 

Keyword :

Prevalensi, Jumlah Nodul, Myxobolus, -, -, -, -,


References :

  1. Anshary, H, (2008). Modul Pembelajaran Berbasis Student Center Learning (SCL) Mata Kuliah Parasitologi Ikan. Makasar : Jurusan Perikanan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Hassanudin
  2. -, (0000). -. - : -
  3. -, (0000). -. - : -
  4. -, (0000). -. - : -
  5. -, (0000). -. - : -


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : 1 / No. : 2 / Pub. : 2012-06
  1. Pengaruh penggunaan media dengan rasio c:n yang berbeda terhadap pertumbuhan tubifex
  2. Pengaruh penggunaan substrat yang berbeda terhadap kelangsungan hidup dan pertumbuhan juwana kepiting bakau (scylla paramamosain)
  3. Perubahan patologis insang dan usus ikan koi (cyprinus carpio koi) akibat infeksi myxobolus pada derajat infeksi yang berbeda
  4. Prevalensi myxobolus dan hubungan korelasinya dengan jumlah populasi oligochaeta yang berpotensi sebagai inang antara myxobolus pada ikan koi (cyprinus carpio) di sentra budidaya ikan kabupaten blitar, jawa timur
  5. Pengaruh pengkayaan minyak cumi pada artemia spp. terhadap tingkat kelangsungan hidup dan pertumbuhan larva kepiting bakau (scylla paramamosain) stadia megalopa sampai crab
  6. Daya antibakteri ekstrak rumput laut (eucheuma cottonii) terhadap pertumbuhan vibrio harveyi dengan metode dilusi secara in vitro
  7. Addition of guava juice (psidium guajava) and garlic juice (allium sativum)to survival rate and growth rate of koi fish (cyprinus carpio)
  8. Pemanfaatan limbah kulit pisang kepok terfermentasi dalam pakan dengan energi yang berbeda terhadap pertumbuhan benih ikan nila (oreochromis niloticus)
  9. Aplikasi pseudomonas untuk menekan pertumbuhan bakteri patogen di dalam pencernaan juvenil ikan bandeng (chanos chanos forskal) dan penguraian bahan organik
  10. Pengaruh konsentrasi pupuk daun turi (sesbania grandiflora) terhadap populasi chaetoceros sp.
  11. Vaksinasi mikrokapsul polivalen vibrio alginolyticus dan vibrio parahaemolyticus pada benih ikan kerapu tikus (cromileptes altivelis)
  12. Prevalensi dan jumlah nodul pada insang ikan koi (cyprinus carpio) yang terinfeksi myxobolus di sentra budidaya ikan koi kabupaten blitar-jawa timur
  13. Daya antibakteri ekstrak daun kemangi (ocimum sanctum l.) terhadap bakteri streptococcus iniae secara in vitro
  14. Identifikasi dan prevalensi jamur pada ikan gurami (osphronemus gouramy) di desa ngrajek, kecamatan mungkid, kabupaten magelang, jawa tengah