Catalog :




Detail Article

Jurnal Analisis Hubungan Internasional

ISSN 2302-8777

Vol. 3 / No. 1 / Published : 2014-03

TOC : 11, and page :177 - 200

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Disfungsi peran unfpa atas kebijakan kependudukan di cina pada tahun 1979 – 1994

Author :

  1. Elvira Ratna Syafitri*1
  1. Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Abstract :

United Nations Population and Fund is a UN agency that was established on 1969  with  a  mandate  to  help  developing  countries  solve  its  population  issue.One  of  those  countries  was  China. The  regime of Deng Xiaoping  forecasted that China will experience an obstacle in reaching for its development goals ifits population were not controlled. Den Xioping implemented a policy that is known  as  One-Child  Policy  has  the  intentions  to  limit  the  birth  rate  of  eachfamily  to  control  the  increasing  population. In  the  execution,  this  policy  was implemented  coercively  even  to  the  extent  of  the  violation  of  human  right s.From the beginning of the policy, UNFPA has helped China to in implementing the policy. The coercive actions experienced by the Chinese people indicated thedysfunctional role of the UNFPA. In this thesis, the dysfunction role of UNFPA is  approached  by  the  international  dysfunctional  organization  theory.  Thematerial dimension is related to the weak political bureaucracy of UNFPA and the Chinese power conversion of the UNFPA. The cultural dimension is relatedto the culture of the beuracracy and the international discourse.

Keyword :

One-Child Policy, UNFPA, power, dysfunctional at international organization, politic bureaucracy,


References :

  1. Bungin, Burhan, (2001). Metodologi Penelitian Sosial: Format-Format Kuantitatif dan Kualitatif. Surabaya : Airlangga University Press
  2. Morgenthau, Hans J., (1948). Politics Among Nations: The Sturggle for Power and Peace. New York : Knopf
  3. Silalahi, Uber, (2006). Metode Penelitian Sosial. Bandung : UNPAR Press


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : 3 / No. : 1 / Pub. : 2014-03
  1. Dampak krisis finansial 2008 terhadap angka pengangguran di jerman
  2. Faktor-faktor di balik perubahan moda masuk billabong internasional ltd. dalam ekspansinya ke indonesia
  3. Perubahan strategi revolutionary united front (ruf) terhadap intervensi unamsil dalam perang sipil sierra leone 1999-2000
  4. Peranan ethiopia dalam konflik di somalia kurun waktu 2006 – 2009
  5. Sengketa kepulauan senkaku antara cina dan jepang (1998-2013)
  6. Hubungan indonesia-china pasca normalisasi tahun 1990
  7. Postur kebijakan perbatasan indonesia – papua new guinea
  8. Pengaruh krisis ekonomi global terhadap ekspor tekstil dan produk tekstil indonesia di pasar internasional
  9. Kebijakan luar negeri rusia terhadap suriah dalam konflik suriah tahun 2011-2012
  10. Analisis penghentian proyek bendungan myitsone oleh myanmar terhadap cina tahun 2009-2012
  11. Disfungsi peran unfpa atas kebijakan kependudukan di cina pada tahun 1979 – 1994
  12. Prestise kebangkitan olahraga sebagai sarana kebangkitan damai china
  13. Latar belakang jepang mengirim pasukan militer melaksanakan misi non-tempur di iraq tahun 2004-2008
  14. Terorisme sebagai tantangan kelompok etnis terhadap negara: studi kasus gerakan transnasional boko haram di nigeria
  15. Strategi advokasi owc, orip, dan opdp dalam upaya penyelesaian konflik penggusuran masyarakat ogiek di hutan mau 1990-2013
  16. Pemberian bantuan amerika serikat kepada somalia sebagai bentuk pembendungan kekuatan cina di afrika
  17. Strategi diplomasi organisasi non-pemerintah dalam resolusi perang sipil: marwopnet di liberia 2000-2003
  18. Pengaruh ideologi kiri baru terhadap perubahan kebijakan negara di sektor energi: studi kasus venezuela
  19. Pengaruh eu-china information society project dalam perkembangan e-government china
  20. Strategi lobbying dan rebranding blackwater untuk merespon citra negatif pasca insiden di irak tahun 2004 – 2012
  21. Strategi brasil menghadapi trips dan tuntutan amerika serikat dalam menangani kasus hivaids
  22. Banana wars: menginterpretasi limit rezim perdagangan bebas multilateral dalam world trade organization (wto)