Catalog :




Detail Article

Jurnal Analisis Hubungan Internasional

ISSN 2302-8777

Vol. 2 / No. 2 / Published : 2013-07

TOC : 18, and page :333 - 354

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Ekspor sampah elektronik (e-waste) inggris ke nigeria: keuntungan ekonomi dibailik transfer polusi

Author :

  1. Tsabita Shabrina A*1
  1. Program Studi S1 Ilmu Hubungan Internasional

Abstract :

Permasalahan terkait perdagangan sampah elektronik (e-waste) antarnegara telah menjadi perhatian dunia. E-Waste yang merupakan sampah elektronik yang sudah tidak terpakai ternyata memiliki keuntungan yang menggiurkan sekaligus berdampak negatif apabila tidak ditangani sesuai standard. Diekspornya e-waste dari negara industri maju ke negara berkembang mengindikasikan terjadinya unequal exchange terhadap lingkungan dan kesehatan manusia di negara berkembang akibat proses manajemen e-waste yang tidak memadai. Inggris tercatat sebagai negara dengan ekspor e-waste terbesar ke Nigeria yang umumnya misslabelled atau dikirim dengan dalih bantuan kemanusiaan. Hal tersebut tentunya tidak sejalan dengan tingginya komitmen Uni Eropa dan Inggris terkait kampanye-kampanye keberlangsungan lingkungan serta ditandatanganinya Konvensi Basel yang mewajibkan tiap negara anggota untuk memperlakukan komoditas sampah elektronik dengan cara yang ramah lingkungan serta memastikan agar negara berkembang tidak djadikan sasaran pembuangan sampah elektronik. Menggunakan teori sistem negara, race to the bottom dan pollution haven, penelitian ini menyimpulkan bahwa faktor keuntungan ekonomi (dalam proses ekspor dan upaya menghindari biaya recycling) dan lemahnya kapasitas Nigeria sebagai negara penerima e-waste (ekonomi, politik, keamanan dan kesejahteraan negara) merupakan alasan yang mendasari Inggris untuk tetap mengekspor e-waste ke Nigeria ditengah tingginya komitmen dan ketatnya environmental law di Inggris dalam hal environmental sustainability.

Keyword :

perdagangan e-waste, unequal exchange, keuntungan ekonomi, Nigeria, Inggris,


References :

  1. The Globalization of World Politic: An Introduction to International Relation, (2004). The Globalization of World Politic: An Introduction to International Relation. New York : Oxford University Press
  2. Kummer, Katharina, (1995). The Basel Convention on the Control of Transboundary Movements of Hazardous Wastes and their Disposal. Oxford : Clarendon Press


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : 2 / No. : 2 / Pub. : 2013-07
  1. Reaksi kanada dalam menghadapi tindakan rusia terkait klaim wilayah di lingkaran arktik tahun 2001-2012
  2. Upaya dan tantangan thailand dalam penanggulangan narkotika dan obat terlarang menuju drug-free asean 2015
  3. Peranan ncb-interpol di indonesia dan australia dalam penanganan proses ekstradisi ( studi kasus hendra rahardja 1999-2003 )
  4. Dominasi amerika serikat dalam perdagangan kedelai impor indonesia tahun 1998-2000
  5. Kebijakan perdagangan senjata rusia terhadap cina tahun (2006-2012)
  6. Dampak singgahnya pencari suaka ke australia terhadap peningkatan kejahatan transnasional di indonesia
  7. Pengaruh ide-ide kosmopolitanisme pada corporate social responsibility (csr) benetton group melalui unhate foundation
  8. Kepentingan amerika serikat membantu uganda memerangi lra dengan terlibat dalam lord
  9. Peranan fao dalam membantu mengatasi krisis pangan di somalia periode 2009-2012
  10. Peran aktor non-state dalam implementasi peacebuilding: studi kasus chevron nigeria limited di delta niger tahun 2005-2011
  11. Peran roundtable on sustainable palm oil terhadap pertumbuhan ekspor kelapa sawit indonesia dan malaysia di pasar uni eropa terkait kebijakan european union – emission trading scheme
  12. Penyebab indonesia meratifikasi konvensi pbb 1990 tentang perlindungan hak buruh migran beserta anggota keluarga
  13. Analisis resiko politik dalam investasi royal dutch shell di indonesia
  14. Pendekatan amerika serikat terkait penyelesaian sengketa laut china selatan pada masa pemerintahan pertama barack obama (2009-2013)
  15. Kebijakan perdana menteri yingluck shinawatra terhadap sengketa kuil preah vihear antara thailand dan kamboja
  16. Dukungan indonesia terhadap asean connectivity dalam perspektif konstruktivisme
  17. Kebijakan amerika serikat dalam menanggapi penguasaan rare earth elements oleh china
  18. Ekspor sampah elektronik (e-waste) inggris ke nigeria: keuntungan ekonomi dibailik transfer polusi
  19. Kebijakan fiskal cina dalam merespon krisis ekonomi amerika serikat 2008
  20. Keberhasilan cairns group dalam mempertahankan kerjasama koalisinya pada putaran doha tahun 2003-2010