Catalog :




Detail Article

Jurnal Analisis Hubungan Internasional

ISSN 2302-8777

Vol. 2 / No. 1 / Published : 2013-03

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Peran pemerintah kota surabaya dalam kerjasam sister city sebelum dan setelah desentralisasi

Author :

  1. Nurussholihati*1
  1. -

Abstract :

Pada masa globalisasi saat ini, kerjasama internasional tidak hanya terbatas pada kerjasama yang dilakukan oleh pemerintah pusat tetapi kerjasama internasional bisa juga dilakukan oleh pemerintah daerah sebagai aktor internasional. Hal ini dapat terjadi dengan adanya dukungan dari pemerintah pusat berupa kebijakan desentralisasi yang dilaksanakan di Indonesia pada khususnya. Salah satu contoh kerjasama internasional yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Surabaya adalah kerjasama Sister City dengan kota Seattle, Busan, Kochi, Guangzhou, Xiamen dan Varna. Kerjasama Sister City ini diharapkan akan mampu memberikan hubungan timbal balik yang saling menguntungkan diantara kedua belah pihak. Kerjasama Sister City yang dilakukan oleh pemerintah kota Surabaya dapat di analisis dengan menggunakan konsep kerjasama internasional dan jenis desentralisasi serta kewenangan daerah yang menyatakan bahwa kerjasama tidak terbatas pada kerjasama antarnegara saja tetapi juga bisa dilaksanakan oleh  pemerintah daerah yang ada di negara tersebut. Dengan jangkauan penelitian yang dimulai sejak ditandatanganinya MoU (Memorandum of Understanding) Sister City dengan kota Seattle, Amerika Serikat pada tahun 1992 sampai pada tahun 2010, karena MoU kerjasama Sister City terakhir yang ditandatangani dengan kota Varna, Bulgaria. Dengan menggunakan konsep tersebut, penulis memberikan hipotesis bahwa peran pemerintah daerah dalam kerjasama Sister City mengalami perubahan yang signifikan karena pemerintah daerah telah mendapatkan kewenangan yang besar untuk melakukan kerjasama internasional dengan adanya kebijakan desentralisasi yang diterapkan di Indonesia.

Keyword :

Pemerintah Kota Surabaya, desentralisasi, kewenangan daerah, kerjasama Sister City,


References :

  1. Jan Aart Scholte, (2000). Globalization : A Critical Iintroduction. New York : Palgrave
  2. Nur Iman Subono, (2007). Desentralisasi, Investasi Publik dan Dinamika Politik [online] . - : indoprogress.com


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : 2 / No. : 1 / Pub. : 2013-03
  1. Politik luar negeri argentina di bawah pemerintahan nestor kirchner dalam sengketa falkland (malvinas)
  2. Perubahan kebijakan pemerintah bangladesh terhadap kaum rohingya di perbatasan bangladesh-myanmar
  3. Permasalahan organisasi kriminal transnasional: analisa perang obat bius meksiko selama merida initiative tahun 2008-2010
  4. Pengaruh globalisasi terhadap industri pariwisata lokal: wisata meeting, incentive, convention exhibition (mice) di kota surabaya tahun 2008-2011
  5. Penggunaan kekuatan pakistan dan india dalam mempertahankan wilayah kashmir pasca perang dingin
  6. Peran partai politik inggris dalam kebijakan non bail out inggris terhadap inggris krisis yunani 2009-2012
  7. Pegeseran politik luar negeri turki dari barat ke timur tengah (2007-2011)
  8. Strategi surabaya tourism promotion board dalam menjalankan diplomasi pariwisata surabaya dengan brunei darussalam tahun 2005-2008
  9. Peran asean regional forum (arf) dalam menjembatani penyelesaian konflik laut cina selatan tahun 2002-2011
  10. Penanganan pemerintah indonesia dalam mengatasi masalah penempatan dan perlindungan tenaga kerja indonesia di arab saudi
  11. Peran pemerintah kota surabaya dalam kerjasam sister city sebelum dan setelah desentralisasi
  12. Pengaruh peran united nations development programme dalam peningkatan partisipasi politik wanita di indonesia (2006-2010)
  13. Kelompok industri dalam pengecualian komoditas asal jepang kaesong industrial complex kasus korus fta
  14. Respon china, indonesia dan filipina terhadap keberadaan pangkalan militer amerika serikat di darwin, australia tahun 2011-2012
  15. Strategi kraft menghadapi sentimen nasional inggris terkait akuisisi kraft-cadbury
  16. Faktor internal dan eksternal dalam proses de-eskalasi konflik eta – pemerintah spanyol tahun 2006 - 2012
  17. Strategi pemerintahan ahmadinejad dalam penolakan penghentian program nuklir iran yang berdampak terhadap semakin memburuknya hubungan iran dengan amerika serikat tahun 2005-2009
  18. Peran unicef atas perlindungan kekerasan seksual terhadap perempuan dalam konflik di republik demokratik kongo
  19. Idiosinkretik susilo bambang yudhoyono terhadap kebijakan penanganan mv sinar kudus
  20. Palestinian refugees and lebanese security and political instability post-1989