Catalog :




Detail Article

Jurnal Analisis Hubungan Internasional

ISSN 2302-8777

Vol. 2 / No. 2 / Published : 2013-07

TOC : 3, and page :27 - 30

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Peranan ncb-interpol di indonesia dan australia dalam penanganan proses ekstradisi ( studi kasus hendra rahardja 1999-2003 )

Author :

  1. Ayu Rachmania*1
  1. Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Abstract :

Kejahatan transnational (transnational crime) sudah sering terjadi di berbagai negara. Untuk mencegah agar para pelaku tindak kriminal tidak bebas dalam masalah hukum maka dibuat sebuah perjanjian ekstradisi, yaitu suatu perjanjian untuk penyerahan pelaku tindak kriminal pada negara yang berwenang. Namun, walaupun sudah terdapat perjanjian ekstradisi tetapi karena berbagai hal, melakukan perjanjian sulit dilakukan secara tepat dan cepat, berhubungan dengan ini NCB-Interpol mempunyai peran cukup kuat dalam ekstradisi. Penelitian ini mengkaji tentang peran NCB-Interpol dan realisasi perjanjian ekstradisi antara Indonesia-Australia atas kasus Hendra Raharja, suatu kasus korupsi dan pencucian uang (money laundry) yang telah merugikan pemerintah Indonesia. Melalui teori organisasi internasional dan teori ekstradisi, diperoleh penjelasan bahwa NCB-Interpol telah melakukan serangkaian proses yang sesuai dengan peran yang diembannya yaitu untuk menangani kejahatan internasional.

Keyword :

Transnational Crime,


References :

  1. Yudha Bakti Ardhiwisastra, , (1999). Imunitas Kedaulatan Negara di Forum Pengadilan Asing, . Bandung : -
  2. Abdurrachman Mattalitti, , (2001). Kerjasama ASEAN dalam Menanggulangi Kejahatan Lintas Negara. . Jakarta : Direktorat Jenderal Kerjasama ASEAN Departemen Luar Negeri Republik Indonesia.


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : 2 / No. : 2 / Pub. : 2013-07
  1. Reaksi kanada dalam menghadapi tindakan rusia terkait klaim wilayah di lingkaran arktik tahun 2001-2012
  2. Upaya dan tantangan thailand dalam penanggulangan narkotika dan obat terlarang menuju drug-free asean 2015
  3. Peranan ncb-interpol di indonesia dan australia dalam penanganan proses ekstradisi ( studi kasus hendra rahardja 1999-2003 )
  4. Dominasi amerika serikat dalam perdagangan kedelai impor indonesia tahun 1998-2000
  5. Kebijakan perdagangan senjata rusia terhadap cina tahun (2006-2012)
  6. Dampak singgahnya pencari suaka ke australia terhadap peningkatan kejahatan transnasional di indonesia
  7. Pengaruh ide-ide kosmopolitanisme pada corporate social responsibility (csr) benetton group melalui unhate foundation
  8. Kepentingan amerika serikat membantu uganda memerangi lra dengan terlibat dalam lord
  9. Peranan fao dalam membantu mengatasi krisis pangan di somalia periode 2009-2012
  10. Peran aktor non-state dalam implementasi peacebuilding: studi kasus chevron nigeria limited di delta niger tahun 2005-2011
  11. Peran roundtable on sustainable palm oil terhadap pertumbuhan ekspor kelapa sawit indonesia dan malaysia di pasar uni eropa terkait kebijakan european union – emission trading scheme
  12. Penyebab indonesia meratifikasi konvensi pbb 1990 tentang perlindungan hak buruh migran beserta anggota keluarga
  13. Analisis resiko politik dalam investasi royal dutch shell di indonesia
  14. Pendekatan amerika serikat terkait penyelesaian sengketa laut china selatan pada masa pemerintahan pertama barack obama (2009-2013)
  15. Kebijakan perdana menteri yingluck shinawatra terhadap sengketa kuil preah vihear antara thailand dan kamboja
  16. Dukungan indonesia terhadap asean connectivity dalam perspektif konstruktivisme
  17. Kebijakan amerika serikat dalam menanggapi penguasaan rare earth elements oleh china
  18. Ekspor sampah elektronik (e-waste) inggris ke nigeria: keuntungan ekonomi dibailik transfer polusi
  19. Kebijakan fiskal cina dalam merespon krisis ekonomi amerika serikat 2008
  20. Keberhasilan cairns group dalam mempertahankan kerjasama koalisinya pada putaran doha tahun 2003-2010