Catalog :




Detail Article

Jurnal Analisis Hubungan Internasional

ISSN 2302-8777

Vol. 4 / No. 2 / Published : 2015-07

TOC : 11, and page :2057 - 2075

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Perkembangan internasional british pop culture pasca perang dunia ii

Author :

  1. Aulia Anggia Lestarini*1
  1. Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Abstract :

Pasca Perang Dunia II, Inggris mengalami kemerosotan relatif posisi internasional yang menyebabkan menurunnya kekuatan Inggris di mata internasional. Citra Inggris secara internasional yang menurun ini justru meningkat dengan pop culture nya yang dikenal dengan British Pop Culture. British Pop Culture mengalami beberapa fase, yaitu British Invasion pada tahun 1960-1969, Cool Britannia pada tahun 1990-2000, dan gelombang ketiga yang dikenal dengan The New British Invasion pada tahun 2010-2014. Berkembangnya British Pop Culture secara internasional tidak hanya peran dari institusi dan inisiatif yang dibentuk baik oleh non state actors namun juga pemerintah Inggris. British Pop Culture yang dikembangkan melalui kreativitas dianggap cukup unik karena mengingat musik Inggris dapat mendunia dibandingkan musik negara lain bahkan dijadikan trendsetter dan berhasil menggeser industri musik Amerika Serikat dalam beberapa era. Penelitian ini mengkaji mengapa Inggris dapat berhasil mengembalikan prestise nya di dunia internasional melalui teori soft power yang dikemukakan oleh Nye, di mana soft power dianggap efektif apabila dapat menarik perhatian. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa British Pop Culture yang berkembang di Inggris dan meningkatkan soft power Inggris di kala posisi Inggris secara internasional yang sedang menurun disebabkan oleh adanya peran institusi/inisiatif yang dibentuk oleh non state actors maupun pemerintah Inggris juga berperan dalam perkembangannya melalui industri kreatif.

Keyword :

British Pop Culture, Soft Power , Non State Actors,


References :

  1. Joseph Nye, (2004). Public Diplomacy and Soft Power. - : Sage Publications


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : 4 / No. : 2 / Pub. : 2015-07
  1. Alasan australia menandatangani australia-united states free trade agreement (ausfta)
  2. Analisis faktor pendorong pemerintah bolivia dibawah otoritas presiden evo morales dalam menghentikan hubungan kerjasama dengan usaid (2013)
  3. Efektivitas asean-pactc dalam menanggulangi perdagangan senjata di indonesia
  4. Resolusi konflik masyarakat adat dan korporasi: studi kasus suku kayapo dengan the body shop tahun 1998-2007
  5. Dinamika kebijakan rusia terhadap nuclear plan iran (2001-2011)
  6. Peran integrasi finansial di eurozone dalam jatuhnya irlandia di rangkaian krisis hutang pemerintah eurozone
  7. Persepsi peran nasional indonesia era susilo bambang yudhoyono 2004-2014
  8. Peran organisasi perempuan non-pemerintah association of war affected women (awaw) dalam proses rekonsiliasi di sri lanka 2009-2015
  9. Perkembangan internasional british pop culture pasca perang dunia ii
  10. Kelangsungan kepentingan nasional inggris dalam liberalisasi kepemilikan klub liga primer
  11. Strategi hamas dalam menghadapi invasi militer israel (operasi cast lead) di gaza tahun 2008-2009
  12. Perubahan sikap tiongkok terhadap asean sebagai upaya meningkatkan kerjasama perdagangan
  13. Pengaruh reklamasi pulau nipa terhadap perjanjian batas wilayah laut indonesia – singapura di bagian barat selat singapura
  14. Latar belakang pakistan menerapkan double game dalam global war on terror
  15. Perserikatan bangsa-bangsa dalam eskalasi konflik sri lanka
  16. Perubahan kebijakan luar negeri bolivia terhadap hubungan bilateralnya dengan chile pada tahun 2001 – 2006
  17. Penolakan terhadap lsm lingkungan internasional studi kasus the nature conservancy di taman nasional komodo
  18. Pengaruh rusia terhadap pembatalan serangan militer amerika serikat ke suriah pada tahun 2013
  19. Perubahan rezim kimberley process dan kepatuhan republic of congo pasca 2004 – 2007
  20. Hubungan antara keinginan inggris untuk menjadikan london sebagai pusat keuangan islam dan perubahan sikap inggris terhadap dunia islam (2001-2013)
  21. Variasi sikap alumni fulbright dalam cluster sampling di indonesia terhadap beberapa isu umum terkait kebijakan war on terror amerika serikat
  22. Tujuan penempatan pangkalan militer amerika serikat di cocos islands australia
  23. Strategi internasionalisasi indomie di nigeria