Catalog :




Detail Article

Jurnal Analisis Hubungan Internasional

ISSN 2302-8777

Vol. 2 / No. 1 / Published : 2013-03

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Strategi kraft menghadapi sentimen nasional inggris terkait akuisisi kraft-cadbury

Author :

  1. Sheila Fitriani *1
  1. -

Abstract :

Penelitian kali ini menjawab bagaimana Kraft, yang merupakan sebuah perusahaan Amerika Serikat, menghadapi sentimen nasional Inggris setelah Kraft mengakuisisi Cadbury, yang merupakan sebuah perusahaan Inggris pada tahun 2010. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada tentangan yang banyak datang dari berbagai kalangan di Inggris terhadap akuisisi yang dilakukan oleh Kraft terhadap Cadbury. Tentangan yang datang dari berbagai kalangan di Inggris tersebut dikarenakan Cadbury merupakan salah satu perusahaan tertua di Inggris, sehingga pihak Inggris merasa ‘terjajah’ dengan Kraft yang mengakuisisinya. Permasalahan tersebut dianalisis menggunakan metode eksplanatif dengan konsep Creating Shared Value (CSV) dari Michael Porter sebagai dasar argumen. Strategi CSV Kraft tersebut dibagi menjadi tiga yaitu reconceiving produk & pasar, redefinisi produktivitas value chain, dan melakukan local cluster development.

Keyword :

Akuisisi Kraft-Cadbury, Sentimen Nasional, Inggris,


References :

  1. Abdul Moin, (2003). Merger, Akuisisi, dan Divestasi. Edisi I. Yogyakarta : Ekonisia
  2. Michael. E, Porter & Mark R. Kramer, (2011). Creating Shared Value’. - : Harvard Busines Review
  3. Gunawan Widjaja, (2002). Merger dalam Perspektif Monopoli. - : PT Raja Grafindo Persada
  4. Michael E. Porter, (2011). The Future of Corporate Citizenship: Creating Shared Value . - : isc.hbs.edu


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : 2 / No. : 1 / Pub. : 2013-03
  1. Politik luar negeri argentina di bawah pemerintahan nestor kirchner dalam sengketa falkland (malvinas)
  2. Perubahan kebijakan pemerintah bangladesh terhadap kaum rohingya di perbatasan bangladesh-myanmar
  3. Permasalahan organisasi kriminal transnasional: analisa perang obat bius meksiko selama merida initiative tahun 2008-2010
  4. Pengaruh globalisasi terhadap industri pariwisata lokal: wisata meeting, incentive, convention exhibition (mice) di kota surabaya tahun 2008-2011
  5. Penggunaan kekuatan pakistan dan india dalam mempertahankan wilayah kashmir pasca perang dingin
  6. Peran partai politik inggris dalam kebijakan non bail out inggris terhadap inggris krisis yunani 2009-2012
  7. Pegeseran politik luar negeri turki dari barat ke timur tengah (2007-2011)
  8. Strategi surabaya tourism promotion board dalam menjalankan diplomasi pariwisata surabaya dengan brunei darussalam tahun 2005-2008
  9. Peran asean regional forum (arf) dalam menjembatani penyelesaian konflik laut cina selatan tahun 2002-2011
  10. Penanganan pemerintah indonesia dalam mengatasi masalah penempatan dan perlindungan tenaga kerja indonesia di arab saudi
  11. Peran pemerintah kota surabaya dalam kerjasam sister city sebelum dan setelah desentralisasi
  12. Pengaruh peran united nations development programme dalam peningkatan partisipasi politik wanita di indonesia (2006-2010)
  13. Kelompok industri dalam pengecualian komoditas asal jepang kaesong industrial complex kasus korus fta
  14. Respon china, indonesia dan filipina terhadap keberadaan pangkalan militer amerika serikat di darwin, australia tahun 2011-2012
  15. Strategi kraft menghadapi sentimen nasional inggris terkait akuisisi kraft-cadbury
  16. Faktor internal dan eksternal dalam proses de-eskalasi konflik eta – pemerintah spanyol tahun 2006 - 2012
  17. Strategi pemerintahan ahmadinejad dalam penolakan penghentian program nuklir iran yang berdampak terhadap semakin memburuknya hubungan iran dengan amerika serikat tahun 2005-2009
  18. Peran unicef atas perlindungan kekerasan seksual terhadap perempuan dalam konflik di republik demokratik kongo
  19. Idiosinkretik susilo bambang yudhoyono terhadap kebijakan penanganan mv sinar kudus
  20. Palestinian refugees and lebanese security and political instability post-1989