Catalog :




Detail Article

Jurnal Biometrika dan Kependudukan

ISSN 2302707X

Vol. 3 / No. 1 / Published : 2014-07

TOC : 1, and page :1 - 7

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Faktor pada ibu yang berhubungan dengan kejadian komplikasi kebidanan

Author :

  1. Deal Baby Edyanti *1
  2. Rachmah Indawati*2
  1. Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat
  2. Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat

Abstract :

Maternal Mortality in Malang high increase in 2012 from 90,43 deaths per 100.000 live births to 164,64 deaths per 100.000 live births. Incidence of obstetric complications that are not done quickly and maternal determinants such as age, parity, pregnancy spacing and frequency of antenatal care are considered to be causes of the high maternal mortality rate. This study was conducted to determine the relationship between maternal determinants and the incidence of obstetric complications. This research is non-reactive with secondary data analysis. Subjects were selected by systematic random sampling and got 329 registered samples in  maternal cohort  book of Puskesmas Arjowinangun Kota Malang. The proportion of obstetric complications at 30,92%. The multiple logistic regression showed there are effect of age (p=0,002; OR=5,117), distance of pregnancy (p=0,0001; OR=16,512) and frequency of antenatal care (p=0,0001; OR=8,283) toward the incidence of obstetric complications. There was no effect of parity toward obstetric complications (p=0,156). Too old and too young the mother’s age, close spacing pregnancies and frequencies of antenatal care are not appropriate with (Antenatal Care) ANC’s standart increasing the risk of maternal obstetric complications. This happens because the absence of health monitoring of the mother during pregnancy so that the emergency which may occur can’t be minimized as early as possible. The conclusion that can be drawn is there is a relationship between the maternal determinants and obstetric complications. There is influence of age, pregnancy spacing and frequency of antenatal care toward the incidence of obstetric complications.

Keyword :

obstetric complications, age, parity, pregnancy spacing, antenatal care,


References :

  1. Abdullah, F., Hadju, (2003). Pola Konsumsi dan Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil di Kabupaten Maros Sulawesi Selatan. Jakarta : Makara Kesehatan, Vol. 15, No.1, Juni 2011:31-36.
  2. Alfaina, W., Firma R, (2005). Hubungan Pre Eklamsi Berat pada Ibu Hamil terhadap BBLR di RSUP Sardjito Yogyakarta. Yogyakarta : Mutiara Medika Edisi Khusus, Vol. 08: No. 01: 52-57
  3. Bobak, I, (2005). Buku Ajar Keperawatan Maternitas. Jakarta : EGC
  4. Dinas Kesehatan Jawa Timur, (2013). Kesehatan Jawa Timur dalam Angka Terkini Tahun 2012-2013 TW I. Surabaya : Dinas Kesehatan Jawa Timur
  5. Manuaba, I.B.G, (2008). Ilmu Kebidanan, Penyakit Kandungan Dan Keluarga Berencana Untuk Pendidikan Bidan. Jakarta : EGC
  6. McCarthy, J., Maine, (1992). A Framework for Analyzing the Determinants of Maternal Mortality. Michigan, Newyork : Studies in Family Planning, Vol. 23, No. 1, January/February 1992, pp. 23-33
  7. Misar, Yuliana, Masni, dan Ahmad Z, (2012). Faktor Risiko Komplikasi Persalinan pada Ibu Melahirkan di Kabupaten Gorontalo Utara Tahun 2012. Makassar : Pasca Universitas Hasanuddin
  8. Mufdlillah, (2009). Panduan Asuhan Kebidanan Ibu Hamil. Yogyakarta : Nuha Medika
  9. Simbolon, D., Nur A, (2013). Kehamilan Usia Remaja PraKondisi Dampak Berat Lahir Bayi di Kabupaten Rejang Lebong Propinsi Bengkulu. Jember : FKM Universitas Jember
  10. Solihah, L, (2007). Panduan Lengkap Hamil Sehat. Yogyakarta : Diva Press
  11. Wijono, D, (2008). Manajemen Kesehatan Ibu dan Anak. Surabaya : Duta Prima Airlangga
  12. Winarti, A.R, (2011). Risiko Kejadian BBLR menurut Faktor Ibu di RSUD Sidoarjo. Surabaya : Universitas Airlangga
  13. Winkjosastro, (2002). Ilmu Kebidanan. Jakarta : Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : 3 / No. : 1 / Pub. : 2014-07
  1. Faktor pada ibu yang berhubungan dengan kejadian komplikasi kebidanan
  2. Peran faktor keluarga dan karakteristik remaja terhadap perilaku seksual pranikah
  3. Hubungan persepsi nilai anak dengan jumlah dan jenis kelamin anak yang diinginkan pada wanita usia subur pranikah di perdesaan
  4. Analisis faktor risiko berat badan lahir pada kematian perinatal menggunakan meta analysis
  5. Pemodelan bayesian model averaging (bma) pada kasus pneumonia balita
  6. Penerapan clustering bootstrap dengan metode k-means
  7. Faktor yang mempengaruhi perkawinan muda perempuan
  8. Pengaruh faktor risiko ibu dan janin terhadap persalinan caesarean section
  9. Rendahnya keikutsertaan pengguna metode kontrasepsi jangka panjang pada pasangan usia subur
  10. Hubungan status kesehatan neonatal dengan kematian bayi
  11. Efektivitas pemberian wedang jahe (zingiber officinale var. rubrum) terhadap penurunan emesis gravidarum pada trimester pertama
  12. Kondisi sosioekonomi dan demografi keluarga pra sejahtera dan sejahtera i