Catalog :




Detail Article

Jurnal Biometrika dan Kependudukan

ISSN 2302707X

Vol. 3 / No. 1 / Published : 2014-07

TOC : 3, and page :20 - 27

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Hubungan persepsi nilai anak dengan jumlah dan jenis kelamin anak yang diinginkan pada wanita usia subur pranikah di perdesaan

Author :

  1. Chayang Yanisa Yunika Prestiche Putri*1
  1. Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat

Abstract :

One of the factors that influence use of contraception is population’s motivation, especially the number of children desired. It is affected by the perception of children value, both of son or daughter. The higher perception of children value may lead to increased Total Fertility Rate (TFR) of woman. It cause the problem, such as population explosion in developing countries. The purpose of this study was to find the correlation between perception of the children value with the desired number of children and sex preference by premarital women in the reproduction age in rural areas. This was a cross sectional study with quantitative research approach. Interviews were conducted to the 60 premarital women in reproduction age. Subjects were selected by simple random sampling.  The independent variable was the perception of children value. While the dependent variables were the desired number of children and sex preference. Spearman correlation test showed significant relationship between primary  group ties and affection (p=0,012), adult status and social identity (p=0,012) and economic utility (p=0,006) with the desired number of children. There was no significant relationship between perception stimulation and fun, self-expansion, achievement and creativity, and morality with the desired number of children. Chi Square Fisher Exact Test showed that there were no relationship between perception of the value of children with sex preference. Villagers tend to make children as old age security. The existence of old age social security is needed so that people do not make the child as the only guarantee for old age.

Keyword :

perception of children value, the desired number of children, sex preference,


References :

  1. Adib, M. , (2011). Etnografi Madura. Surabaya : Pustaka Intelektual
  2. Aditya, A.N, (2011). Hubungan Tingkat Pendidikan dengan Persepsi Orang Tua terhadap Nilai Anak dalam Keluarga di Kelurahan Argasoka Kecamatan Banjarnegara Kabupaten Banjarnegara Tahun 2010. Semarang : Universitas Negeri Semarang
  3. Albert, I., G. Trommsdorff, B. Mayer, B. Schwarz, (2005). Value of Children in Urban and Rural Indonesia: Socio-Demographic Indicators, Cultural Aspects, and Empirical Findings. Lengerich : Pabst science, 2005
  4. Aninda, R. N, (2013). Nilai Anak Perempuan pada Keluarga Batak Ditinjau Dari Ibu Dewasa Awal dan Dewasa Madya. Surabaya : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol.2 No.1
  5. Badan Pusat Statistik, (2013). Survei Sosial Ekonomi Nasional 2012. Jakarta : Badan Pusat Statistik Republik Indonesia
  6. Bulatao, R.A. dan Lee, R.D, (1983). Determinant of Fertility in Developing Countries: 429-457. London : Academic Press
  7. Dalimoenthe, I, (2007). Status Sosial Ekonomi dan Persepsi Mengenai Nilai Anak Laki-laki Dalam Keluarga Batak-Mandailing. Jakarta : Universitas Indonesia
  8. Gunarsa, S.D. dan Gunarsa, Y. S, (2004). Psikologi Praktis: Anak, Remaja dan Keluarga. Jakarta : BPK Gunung Mulia
  9. Hartoyo, M. Latifah, S.R. Mulyani, (2011). Studi Nilai Anak, Jumlah Anak yang Diinginkan dan Keikutsertaan Orang Tua Dalam Program KB. Darmaga : Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen, Volume 4 Nomor 1 Januari 2011
  10. Hastono, S.P, (2009). Peran faktor komposisional dan faktor kontekstual terhadap jumlah anak yang diinginkan di indonesia : permodelan dengan analisis multilevel.Analisis Lanjut SDKI 2007. Jakarta : KB dan Kesehatan Reproduksi, BKKBN
  11. Herawati, L.H, (2011). Pengaruh Komposisi Jenis Kelamin Anak Terhadap Peningkatan Paritas di Provinsi Sumatra Utara dan Sumatra Barat (Analisis SDKI 2007). Depok : Universitas Indonesia
  12. Mahadevan, K, P.J. Reddy, D. A. Naidu, (1986). Fertility and Mortality Theory, Methodology and Empirical Issues: 65-83. New Delhi : Sage Publications India
  13. Oppong, C, (1983). Women’s Roles, Opportunity Cost, and Fertility: 439-473. New York/London : Academic Press
  14. Rokhimaningsih, N, (2008). Persepsi Tentang Nilai Anak Bagi Pasangan Suami Istri yang Belum Mempunyai Anak. Malang : Universitas Muhammadiah Malang
  15. Tirsani, N.M.A.D, (2013). Value Children Pada Keluarga Bali Ditinjau Dari Jenis Kelamin Anak. Surabaya : Universitas Surabaya
  16. Wirawan I.B, (2007). Status Wanita dalam Perspektif Kajian Studi Kependudukan. Surabaya : Jurusan Sosiologi FISIP Universitas Airlangga


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : 3 / No. : 1 / Pub. : 2014-07
  1. Faktor pada ibu yang berhubungan dengan kejadian komplikasi kebidanan
  2. Peran faktor keluarga dan karakteristik remaja terhadap perilaku seksual pranikah
  3. Hubungan persepsi nilai anak dengan jumlah dan jenis kelamin anak yang diinginkan pada wanita usia subur pranikah di perdesaan
  4. Analisis faktor risiko berat badan lahir pada kematian perinatal menggunakan meta analysis
  5. Pemodelan bayesian model averaging (bma) pada kasus pneumonia balita
  6. Penerapan clustering bootstrap dengan metode k-means
  7. Faktor yang mempengaruhi perkawinan muda perempuan
  8. Pengaruh faktor risiko ibu dan janin terhadap persalinan caesarean section
  9. Rendahnya keikutsertaan pengguna metode kontrasepsi jangka panjang pada pasangan usia subur
  10. Hubungan status kesehatan neonatal dengan kematian bayi
  11. Efektivitas pemberian wedang jahe (zingiber officinale var. rubrum) terhadap penurunan emesis gravidarum pada trimester pertama
  12. Kondisi sosioekonomi dan demografi keluarga pra sejahtera dan sejahtera i