Catalog :




Detail Article

Jurnal Fisika dan Terapannya

ISSN 9 772337 300009

Vol. 4 / No. 3 / Published : 2016-12

TOC : 7, and page :61 - 72

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Pengaruh variasi waktu milling terhadap karakteristik semen gigi glass ionomer cement (gic)

Author :

  1. Anita Susanti*1
  2. Djoni Izak R*2
  3. Siswanto*3
  1. Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi
  2. Dosen Fakultas Sains dan Teknologi
  3. Dosen Fakultas Sains dan Teknologi

Abstract :

Telah dilakukan penelitian yang berjudul Pengaruh Variasi Waktu Milling terhadap Karakteristik Semen Gigi Glass Ionomer Cement (GIC). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi waktu milling terhadap sifat fisis, sifat mekanis, dan struktur mikro semen gigi Glass Ionomer Cement, serta untuk mengetahui waktu milling pada Glass Ionomer Cement agar diperoleh semen gigi dengan karakter yang memenuhi standart. Variasi waktu milling yang dilakukan adalah 0 menit, 20 menit, 40 menit, 60 menit, dan 80 menit. Setelah proses milling, selanjutnya dilakukan sintering pada suhu 1100o selama 1 jam maka terbentuk powder Glass Ionomer. Powder Glass Ionomer yang sudah jadi kemudian diuji XRD. Selanjutnya ditambahkan asam poliakrilat maka akan terbentuk pasta. Pasta hasil campuran kemudian dicetak, sehingga siap dilakukan karakterisasi. Karakteriasasi yang dilakukan adalah uji XRD (X-Ray Diffraction), SEM (Scanning Electron Microscopy), kerapatan (Density), kuat tekan (Compressive Strength), dan kekerasan ( Vickers Hardness). Hasil yang diperoleh untuk hasil XRD adalah adanya fase kristal yang terbentuk pada semen gigi. Hasil uji SEM menunjukkan variasi terbaik yaitu pada waktu milling 80 menit, dimana ukuran pori yang semakin kecil dan jumlah partikel yang semakinsedikit. Hasil uji kerapatan didapat nilai tertinggi sebesar 2,541 g/cm3, uji kekuatan tekan sebesar 383,171 MPa, dan uji kekerasan nilai tertinggi sebesar 44,06 VHN. Hasil tersebut meningkat seiring bertambahnya waktu milling hingga menit ke 80

Keyword :

waktu milling, glass ionomer cement (GIC),


References :

  1. Anati, N.A., (2014). Pengaruh Variasi Waktu Milling terhadap Sifat Fisis Semen Gigi Kalsium Fosfat-Nano Zinc Oxide (ZnO). - : UNAIR
  2. Craig RG & Powers JM, (2002). Restorative Dental Materials. p. 84, 614 : 11th ed. St Louis. Mosby Inc.
  3. Marweni, Triyas, (2014). Efek Penambahan Calcium Fluoride (CaF2) terhadap Karakteristik Semen Gigi Nano Zinc Oxide Eugenol (ZOE) dan Aluminium Oxide (Al2O3). - : UNAIR


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : 4 / No. : 3 / Pub. : 2016-12
  1. Pelapisan hidroksiapatit dari tulang sotong (sepia sp.) pada ss316l untuk aplikasi implan tulang prostetik
  2. Analisis termal suspensi injectable bone substitute (ibs) berbasis komposit hidroksiapatit dan gelatin
  3. Aplikasi probe serat optik multimode berbentuk u untuk mendeteksi kelembapan relatif udara
  4. Rancang bangun sistem elektro-mekanik arm cycle ergometer rehabilitasi medis pasca stroke
  5. Rancang bangun sensor kadar urea memanfaatkan rugi daya antar ujung dua serat optik
  6. Pengaruh variasi waktu milling terhadap karakteristik semen gigi glass ionomer cement (gic)
  7. Optimalisasi variasi komposisi penambahan zno nanopartikel terhadap karakteristik hidroksiapatit berpori sebagai bone filler
  8. Aplikasi fiber coupler sebagai sensor konsentrasi urea
  9. Pengaruh penambahan zat aditif mgo nanopartikel terhadap karakteristik hidroksiapatit berpori sebagai bone filler