Catalog :




Detail Article

Jurnal Ilmiah Perikanan & Kelautan

ISSN 2085-5842

Vol. 8 / No. 1 / Published : 2016-04

TOC : 2, and page :26 - 35

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Wild animals inventarisation in sempu island nature reserve

Author :

  1. Agustin Sukistyanawati*1
  2. Hari Pramono*2
  3. Bagus Suseno*3
  4. Sapto Andriyono*4
  5. Heru Cahyono*5
  1. Balai Besar Konservasi Sumberdaya Alam Jawa Timur
  2. Balai Besar Konservasi Sumberdaya Alam Jawa Timur
  3. Bidang III Jember, Balai Besar Konservasi Sumberdaya Alam Jawa Timur
  4. Dosen Fakultas Perairan dan Kelautan
  5. Malang Eyes Lapwing (MEL) Bird Study Group, Departemen Biologi. Fakultas Matematikan dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas Negeri Malang

Abstract :

Keberadaan satwa liar di cagar alam diharapkan terus lestari dan menjadi simpanan sumberdaya genetik dimasa yang akan data. Beragam aktivitas yang dilakukan di Cagar Alam Pulau Sempu (CAPS) saat ini dirasa sangat perlu dilakukan pengelolaan sesuai dengan status kawasan konservasi yang berupa cagar alam. Aktivitas ekotourism yang berkembang dikawasan sekitar CAPS memicu kekhawatiran akan terganggunya keberadaaan dan keanekaragaman satwa yang menghuni kawasan konservasi di Malang selatan ini. Oleh karena itu, kegiatan survei potensi satwa liar dilakukan di CAPS. Penelitian ini penelitian deskriptif yang menguraikan data-data yang didapatkan dan dijelaskan baik dengan tabel maupun grafik. Penelitian dilakukan pada bulan September-Nopember 2015. Metode jelajah digunakan dalam pengumpulan data pada penelitian ini. Hasil penelitian telah menemukan 66 jenis jenis burung. Dari sejumlah burung tersebut memiliki status berbeda-beda yaitu 10 jenis burung endemik Indonesia, 25 jenis burung dilindungi, empat jenis migran, sembilan jenis merupakan Appendix CITES, empat jenis  burung bernilai konservasi tinggi (jenis-jenis yang masuk dalam Redlist IUCN) yaitu Pelatuk merah (Chrysophlegma miniaceum) dan Sikatan-rimba dada-coklat (Rhinomyias olivaceus).Sedangkan jenis mamalia ditemukan sembilan species dan reptilia sebanyak tujuh species. Selain jenis burung, mamalia dan reptil, hasil survei ini juga telah menemukan satu species Lepidoptera terdokumentasikan adalah Idea stolli. Kajian tentang kelompok satwa ini perlu mendapatkan perhatian mengingat pentingnya dalam ekologis di CAPS. Keberadaan satwa liar di cagar alam diharapkan terus lestari dan menjadi simpanan sumberdaya genetik dimasa yang akan data. Beragam aktivitas yang dilakukan di Cagar Alam Pulau Sempu (CAPS) saat ini dirasa sangat perlu dilakukan pengelolaan sesuai dengan status kawasan konservasi yang berupa cagar alam. Aktivitas ekotourism yang berkembang dikawasan sekitar CAPS memicu kekhawatiran akan terganggunya keberadaaan dan keanekaragaman satwa yang menghuni kawasan konservasi di Malang selatan ini. Oleh karena itu, kegiatan survei potensi satwa liar dilakukan di CAPS. Penelitian ini penelitian deskriptif yang menguraikan data-data yang didapatkan dan dijelaskan baik dengan tabel maupun grafik. Penelitian dilakukan pada bulan September-Nopember 2015. Metode jelajah digunakan dalam pengumpulan data pada penelitian ini. Hasil penelitian telah menemukan 66 jenis jenis burung. Dari sejumlah burung tersebut memiliki status berbeda-beda yaitu 10 jenis burung endemik Indonesia, 25 jenis burung dilindungi, empat jenis migran, sembilan jenis merupakan Appendix CITES, empat jenis  burung bernilai konservasi tinggi (jenis-jenis yang masuk dalam Redlist IUCN) yaitu Pelatuk merah (Chrysophlegma miniaceum) dan Sikatan-rimba dada-coklat (Rhinomyias olivaceus).Sedangkan jenis mamalia ditemukan sembilan species dan reptilia sebanyak tujuh species. Selain jenis burung, mamalia dan reptil, hasil survei ini juga telah menemukan satu species Lepidoptera terdokumentasikan adalah Idea stolli. Kajian tentang kelompok satwa ini perlu mendapatkan perhatian mengingat pentingnya dalam ekologis di CAPS

Keyword :

fauna, wild, mammals, Sempu Island, Nature Reserve ,


References :

  1. MacKinnon, J., K. Philipps, dan B. van Balen., (2010). Burung-Burung di Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan (Termasuk Sabah, Serawak, dan Brunei Darussalam). 100 : Burung Indonesia


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : 8 / No. : 1 / Pub. : 2016-04
  1. Isolation and indentification of fungi on the gold fish (carassius auratus) in the fish market gunung sari surabaya east java
  2. Isolation and identification of chytinolitic bacteria from the crayfish (cherax quadricarinatus) shell
  3. Wild animals inventarisation in sempu island nature reserve
  4. Dominance and diversity of seagrass and macrozoobenthos on transition season in bama beach, baluran national park, situbondo
  5. Effect of hormones recombinant mouse igf-i (insulin-like growthfactor-i) on the growth of osphronemus gouramy