UNIVERSITAS AIRLANGGA



Detail Article

Jurnal Psikologi Klinis dan Kesehatan Mental

ISSN 2301-7082

Vol. 2 / No. 3 / Published : 2013-12

Order : 3, and page :17 - 23

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Coping stres pada penderita diabetes mellitus pasca amputasi

Author :

  1. Laila Mufida Sadikin*1
  2. E.M.A Subekti*2
  1. Mahasiswa Fakultas Psikologi
  2. Dosen Fakultas Psikologi

Abstract :

Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran coping stres pada penderita Diabetes Mellitus Pasca Amputasi. Penderita Diabetes Mellitus Pasca Amputasi merupakan individu yang mengalami amputasi dengan diabetes mellitus dalam kurun waktu minimal 1 bulan terakhir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Fokus penelitiannya adalah coping stres pada penderita Diabetes Mellitus Pasca Amputasi. Coping stres yang dimaksud adalah proses dimana individu berusaha mengelola/mengatasi/meminimalisir tuntutan (eksternal atau internal) yang dinilai sebagai beban yang melebihikemampuannya. Coping berakar dari pendekatan behaviorisme, hal ini terlihat dari upaya-upayayang dilakukan individu untuk mengatasi kondisi stres yang dialami. Fungsi coping dapat dibedakan menjadi problem-focused coping dan emotional-focused coping. Penelitian ini melibatkan 3 orang pasrtisipan, 2 perempuan dan 1 laki-laki yang pernah mengalami amputasidengan diabetes mellitus dan 3 orang significant other. Penelitian dilakukan di RSU Haji dan dirumah subjek. Ketiga subjek berdomisili di Surabaya. Subjek I merupakan seorang perempuanyang berpfofesi sebagai praktisi agama (60 tahun), subjek II merupakan PNS (55 tahun), dan subjek III merupakan pensiunan karyawan swasta (58 tahun). Meskipun ketiga subjek memiliki pengalaman yang sama yaitu pernah mengalami amputasi dengan diabetes mellitus, namun ketiganya memiliki latar belakang penyebab amputasi yang berbeda, tingkat amputasi yangberbeda dan lamanya mengalami amputasi yang berbeda pula. Perbedaan inilah yang kemudianmempengaruhi strategi coping pada ketiga subjek. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan melakukan koding terhadap hasil transkrip wawancara serta catatan lapangan. Analisis ini melalui tiga tahap analisis yaitu open coding, axial coding,dan selective coding. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ketiga subjek lebih banyakmenggunakan strategi emosional-focused coping dibandingkan problem-focused coping.

Keyword :

Strategi coping, Diabetes mellitus, Pasca amputasi,


References :

Carver, C.S., Scheier, M.F., Weintraub, JK.,(1989) Assessing coping strategies: A theoretically based approach 56, 267-288 : Journal Pers Social Psychology





Archive Article

Cover Media Content

Volume : 2 / No. : 3 / Pub. : 2013-12
  1. Stockholm Syndrome Pada Wanita Dewasa Awal Yang Bertahan Dalam Hubungan Yang Penuh Kekerasan
  2. Strategi Coping Pada Family Caregiver Pasien Gagal Ginjal Kronis Yang Menjalani Hemodialisa
  3. Coping Stres Pada Penderita Diabetes Mellitus Pasca Amputasi
  4. Hubungan Antara Kesepian Dengan Ide Bunuh Diri Pada Remaja Dengan Orangtua Yang Bercerai
  5. Parenting Stress Pada Ibu Dengan Anak Penderita Duchenne Muscular Dystrophy
  6. Dinamika Kepercayaan Terhadap Pasangan Pada Perempuan Dewasa Awal Yang Mengalami Kekerasan Seksual Di Masa Kanak
  7. Hubungan Antara Kekerasan Dalam Rumah Tangga (kdrt) Dengan Depresi Pada Wanita Dewasa Awal
  8. Penerimaan Diri Pada Ibu Positif Hiv Yang Ditandai Dengan Keterbukaan Kepada Anak