Catalog :




Detail Article

Japanology

ISSN 2302-2876

Vol. 6 / No. 1 / Published : 2017-02

TOC : 4, and page :38 - 51

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Makna dibalik karikatur propaganda ono saseo

Author :

  1. Aprilyana Pratiwi*1
  1. Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya

Abstract :

Pada bulan Maret 1942, Jepang datang ke Hindia Belanda dan mengambil alih wilayahnya. Kebijakan Jepang fokus pada pembangunan fasilitas untuk pertahanan Jepang. Tidak hanya pertahanan secara fisik tapi juga pertahanan secara mental. Berbagai iklan mengandung muatan politik dan digunakan untuk mendukung pemerintahan. Pada tahun 1943, pemerintahan militer Jepang menerbitkan Djawa Baroe sebagai majalah propaganda. Jurnal ini menjelaskan tentang makna dari karikatur propaganda yang dibuat oleh Ono Saseo. Ono Saseo merupakan kartunis yang datang ke Indonesia untuk menjadi tentara. Ia mendarat di Banten, Jawa Barat pada Maret 1942. Selama pendudukan Jepang, Ono Saseo bekerja sebagai kartunis propaganda di majalah Djawa Baroe, dan ia banyak menggambar alat propaganda seperti lukisan dan karikatur. Makna tersirat (mitos) yang terkandung dalam karikatur Ono Saseo yaitu bahwa militer Jepang adalah militer kuat tak tertandingi. Selain itu ada kesan untuk mengambil hati masyarakat untuk terus setia dan percaya kepada pemerintahan militer Jepang. Selain itu makna lain terkandung dalam karikatur Ono Saseo bertujuan untuk menambah semangat dan rasa percaya diri para prajurit militer Jepang.

Keyword :

Djawa Baru, karikatur, Ono Saseo, propaganda,


References :

  1. Kurasawa, Aiko, (1993). Mobilisasi dan Kontrol: Studi tentang Perubahan Sosial di Pedesaan Jawa 1942-1945. 1 : PT. Gramedia Widiasarana Ind
  2. Sastropoetro, R. Achmad Santoso, (1991). Propaganda Salah Satu Bentuk Komunikasi Massa. 1 : Alumni
  3. Soetanto, Himawan dkk, (2009). Serangan Jepang ke Hindia Belanda pada Masa Perang Dunia II 1940: Perebutan Wilayah Nanyo. 1 : Perdana Media Group
  4. Tomoji, Abe, (2009). Kembang Kamboja. 1 : ILUNI KWJ Press
  5. Vardiansyah, Dani, (2004). Pengantar Ilmu Komunikasi. 1 : Ghalia Indonesia


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : 6 / No. : 1 / Pub. : 2017-09
  1. Pergeseran penerjemahan istilah budaya dalam novel telegram karya putu wijaya
  2. Fenomena hiperrealitas pada cosplayer love live (studi kasus tim allerish)
  3. Tokoh tidak bernama dalam cerpen “seigiha” dan “kinosaki nite” karya shiga naoya
  4. Makna dibalik karikatur propaganda ono saseo
  5. Dampak relasi tokoh ayah dan horiki terhadap kondisi psikologis yozo dalam novel ningen shikkaku karya dazai osamu
  6. Moralitas tokoh shimamura dalam novel yukiguni karya kawabata yasunari
  7. Struktur kepribadian tokoh satsuki dalam novel moonlight shadow karya yoshimoto banana
  8. Analisis konteks sosial sekuhara verbal anggota parlemen ayaka shiomura dalam surat kabar online mainichi shimbun dan the japan times
  9. Fungsi kata umpatan pada tokoh sakuragi dalam serial televisi jepang dragon zakura
  10. Nilai happiness dan escapism bagi empat perempuan penggemar hello kitty di surabaya: sebuah kajian kawaii
  11. Perbandingan penggambaran wujud dan sifat kappa dalam foklor dan anime jepang