Catalog :




Detail Article

Japanology

ISSN 2302-2876

Vol. 3 / No. 1 / Published : 2014-09

TOC : 8, and page :73 - 81

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Struktur dan makna gyaru go pada shibuya go jiten ’09-‘10

Author :

  1. Virginia Fadhillah*1
  1. Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya

Abstract :

Bahasa Jepang merupakan salah satu bahasa yang memiliki banyak jenis variasi bahasa. Variasi bahasa tersebut antara lain bahasa formal dan bahasa informal, bahasa laki-laki dan bahasa perempuan, bahasa anak muda dan masih banyak yang lainnya. Satu lagi jenis variasi bahasa yang memiliki karakteristik yang unik dan banyak digunakan oleh anak muda di Jepang yang disebut dengan Gyaru Go (bahasa gals). Gyaru go adalah bahasa tidak baku atau tidak standar yang dibuat dan digunakan oleh gyaru. Di dalam masyarakat Jepang, gyaru dikenal dengan selera fashion mereka yang unik dan kemampuan mereka untuk membuat bahasa slang. Penelitian ini akan membahas mengenai struktur serta makna dari gyaru go tersebut. Untuk mengetahui seperti apakah struktur dari gyaru go, peneliti akan melakukan analisis terhadap proses pembentukan katanya. Sedangkan untuk mengetahui makna dari gyaru go, peneliti akan melakukan analisis terhadap perubahan serta hubungan antar maknanya. Penelitian ini menggunakan Shibuya Go Jiten ’09-’10 sebagai sumber data. Didalamnya terdapat sebanyak 125 gyaru go. Gyaru go tersebut diklasifikasikan ke dalam sembilan jenis cara pembentukan kata dan sembilan jenis perubahan serta hubungan antar makna. Dari hasil analisis terhadap strukturnya, diketahui bahwa sebagian besar gyaru go dalam Shibuya Go Jiten ’09-‘10 dibentuk dengan menggunakan cara konkō (penggabungan dua kata) dan shōryaku (pemendekan). Sedangkan dari hasil analisis terhadap makna gyaru go diketahui bahwa sebagian besar maknanya  terbentuk dari hubungan antara komponen kata pembentuk gyaru go.     

Keyword :

gyaru, variasi bahasa, gyaru go, wakamono go,


References :

  1. Chaer, Abdul, (2003). Linguistik Umum. Jakarta : PT. Rineka Cipta
  2. Chaer, Abdul dan Agustin, (2004). Sosiolinguistik, Perkenalan Awal. Jakarta : PT. Rineka Cipta
  3. Ogawa, Yoshio, (1995). Nihongo Kyōiku Jiten. Tokyo : Daishūkan Shoten
  4. Yonekawa, Akihiko, (1998). Wakamono Go o Kagakusuru. Tokyo : Meiji Shoin
  5. Harahap, Bachtiar, (2006). Kamus Kata Serapan Bahasa Jepang. Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : 3 / No. : 1 / Pub. : 2014-09
  1. Analisis resepsi 12 gamer surabaya terhadap game jepang
  2. Peran perawat dalam mengatasi permasalahan lansia di panti jompo kojuen kota suita, jepang
  3. Representasi perilaku otaku dalam anime kami nomi zo shiru sekai
  4. Makna dan penggunaan kanji性(sei) dan 的 (teki) yang bermakna karakter manusia
  5. Proses pembacaan kembali (re-reading) dan reproduksi budaya visual-kei yang dilakukan oleh komunitas gazerock surabaya
  6. Wujud neraka dalam jigoku hen karya akutagawa ryunosuke
  7. Analisis perilaku kecemburuan anak pada karakter mazakon dalam drama risou no musuko
  8. Struktur dan makna gyaru go pada shibuya go jiten ’09-‘10
  9. Robot sebagai pengganti peran keluarga dalam merawat lansia di jepang
  10. Faktor–faktor pendorong terjadinya kekerasan terhadap lansia dalam rumah tangga di jepang tahun 2006 – 2012
  11. Sex ijime melalui sosial media dalam film intaanetto no mukou gawa