Catalog :




Detail Article

Jurnal Politik Muda

ISSN 2302-8068

Vol. 4 / No. 3 / Published : 2015-08

TOC : 6, and page :276 - 284

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Ekonomi politik ‘rent-seeking’ dalam jaringan kepentingan pertambangan emas di jember (studi : pertambangan emas di gunung manggar desa kesilir kecamatan wuluhan kabupaten jember - jawa timur)

Author :

  1. Uki Yunita*1
  1. Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Abstract :

Pertambangan emas di Gunung Manggar Kabupaten Jember sejak tahun 2013 ramai oleh para penambang dari luar wilayah Jember. Kegiatan pertambangan ini memberikan berbagai persoalan, baik masalah lingkungan maupun masalah kepentingan ekonomi politik. Masalah lingkungan tentu saja terjadi karena prosesnya yang terus menerus melakukan penggalian lahan hutan dan bahan-bahan kimia yang digunakan akan mencemari lingkungan hidup masyarakat sekitar Gunung Manggar. Sedangkan persoalan kepentingan ekonomi politik ada di dalamnya, dimana terdapat pihak-pihak yang meraih keuntungan pertambangan emas baik kelompok penambang maupun petugas atau birokrat seperti pemerintah dan petugas perhutani yang membuat larangan atau kebijakan. Hubungan keduanya merupakan proses perburuan rente, dimana dalam penelitian kualitatif ini berusaha untuk menganalisa dan mengintepretasikan kepentingan ekonomi politik rent-seeking. Dalam teori ekonomi politik rent-seeking, para birokrasi atau birokratic polity yang menawarkan kebijakannya demi mendapatkan keuntungan secara pribadi. Tentu saja kelompok penambang mencari perlindungan atas kegiatannya melalui relasi dan pembagian keuntungan dengan para birokrat atau petugas setempat. Fenomena ini tentu saja membuat masyarakat yang termarginalkan tidak mampu menolak kegiatan pertambangan emas di Gunung Manggar itu. Dari hasil analisa penelitian rupanya  terdapat pluralitas dan jaringan kepentingan, baik kepentingan Pemerintah dan Perhutani maupun kepentingan masyarakat Desa Kesilir. Sehingga sampai saat ini persoalan pertambangan emas di Gunung Manggar masih belum dapat diselesaikan dengan baik.

Keyword :

lingkungan hidup, , kepentingan ekonomi, , rent-seeking, , birokratic polity, kelompok masyarakat.,


References :

  1. Burhan, Bungin., (2007). Penelitian Kualitatif.. 1 : Kencana.
  2. Low,Nicholas dan Brendan Gleason., (2009). Politik Hijau : Kritik Terhadap Politik Konvensional Menuju Politik Berwawasan Lingkungan dan Keadilan. 1 : Penerbit Nusa Media
  3. Mas’oed,Mohtar., (1997). .Politik,Birokrasi dan Pembangunan.. 1 : Pustaka Pelajar


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : 4 / No. : 3 / Pub. : 2015-08
  1. Strategi marketing politik calon legislatif partai demokrasi indonesia perjuangan (pdi-p) pada pemilu legislatif 2014 di kabupaten sidoarjo
  2. Pola politisi pengusaha incumbent memertahankan kekuasaan di dprd kota denpasar 2014-2019
  3. Politik eksploitasi tubuh perempuan studi tarik menarik kepentingan dalam penutupan lokalisasi dolly-jarak di kota surabaya
  4. Gerakan federasi serikat pekerja metal indonesia (fspmi) dalam memperjuangkan penolakan sistem outsourcing di kota surabaya tahun 2012-2015
  5. Kontestasi politik dan politik afiliasi pada organisasi masyarakat sipil studi pada fatayat nahdlatul ulama cabang kota surabaya, jawa timur dalam pemilihan umum 2014
  6. Ekonomi politik ‘rent-seeking’ dalam jaringan kepentingan pertambangan emas di jember (studi : pertambangan emas di gunung manggar desa kesilir kecamatan wuluhan kabupaten jember - jawa timur)
  7. Sengketa pasar koblen surabaya : studi konflik rencana penutupan pasar koblen oleh pemkot surabaya
  8. Dinamika politik pemekaran kecamatan gayam di kabupaten bojonegoro
  9. Kontestasi kelompok masyarakat terhadap kebijakan pembangunan stadion bukit lengis kabupaten gresik
  10. Membangun dinasti politik melalui penguatan jejaring kekuasaan pada walikota probolinggo
  11. Perbandingan struktur dan kewenangan pemerintahan desa: studi kasus desa menganti, kecamatan glagah, kabupaten lamongan
  12. Rasionalitas pilihan veteran surabaya dalam perilaku memilih pada pemilihan presiden 2014