Catalog :




Detail Article

Jurnal Politik Muda

ISSN 2302-8068

Vol. 3 / No. 3 / Published : 2014-08

TOC : 5, and page :303 - 318

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Perempuan di legislatif: advokasi perempuan legislatif bagi kepentingan dapil di dewan perwakilan rakyat daerah jawa timur

Author :

  1. Anis Maryuni Ardi *1
  1. Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Abstract :

Studi ini melakukan eksplorasi dan deskripsi peran legislatif perempuan dan segala hambatannya dalam  melakukan advokasi untuk konstituen dapil. Kemampuan perempuan dalam melakukan advokasi kepentingan di daerah pemilihan II (Pasuruan-Probolinggo) Dari hasil analisis yang telah dilakuakan, daya serap perempuan legislatif dalam melakukan advokasi kepentingan di daerahnya mengindikasi kapabilitas yang signifikan. Namun hambatan struktural-formal, kultural, dan personal ditambah dengan kompleksnya budaya patriarki dan stereotype publik mengakibatkan keterwakilan perempuan dalam lembaga politik mengalami berbagai stagnasi. Melalui metode wawancara yang mendalam, serta didukung dengan konfigurasi data melalui arsip-arsip yang memadai, studi ini mencoba mentransformasikan teori representasi Hanna Pitkin terutama untuk menguatkan politik gender dalam keterwakilan politik. Strategifitas perempuan dalam melakukan advokasi terbukti mengandalkan peforma interpersonal dan lobbying, sedangkan instrumen fraksi memudahkan legislatif perempuan untuk tetap pada jalur konstitusional. Perempuan legislatif harus memberikan usaha yang lebih keras untuk meletakkan ruang feminitas pada lembaga legislatif. Representasi politik perempuan memastikan keterwakilan gender dalam politik mencapai situasi yang relevan dengan kebutuhan publik. Melalui upaya kaderisasi perempuan di legislatif dan upaya konstitusional untuk menciptakan keberhadiran perempuan secara substantif menyimpulkan bahwa keberhadiran perempuan adalah keniscayaan untuk kesejahteraan kolektif. Kebijakan legislatif perempuan mengacu pada gerakan “pro-poor, tidak hanya fokus kepada perempuan dan anak-anak sendiri. maka representasi substantif ini mulai menjadi awal dari kepercayaan publik terhadap legislatif perempuan. Kata Kunci: Perempuan Legislatif, Representasi politik, Advokasi kepentingan   Abstract This study explored the role of the legislature and the description of women and all the constraints in advocating for the constituency electoral district. The ability of women to engage in advocacy in the interests of the constituency II (Pasuruan-Probolinggo) From the analysis that has helped, the absorptive capacity of women legislators in advocating the interests in the region indicate a significant capability. However, structural barriers-formal, cultural, and personal coupled with the complexity of a patriarchal culture and public stereotypes lead to women's representation in political institutions experience a variety of stagnation. Through in-depth interview method, and supported by the configuration data through appropriate archives, this study tries to transform the representation theory Hanna Pitkin primarily to strengthen the gender politics in political representation. Women strategic in advocating relying Performance proven interpersonal and lobbying, while the fraction facilitate legislative instrument for women to remain on the constitutional path.   Women legislators have to give more effort to put space femininity in the legislature. Ensuring women's political representation of gender representation in politics reached a situation that is relevant to the needs of the public. Through the regeneration efforts of women in legislative and constitutional efforts to create female keberhadiran keberhadiran substantively concluded that women are a necessity for collective welfare. Female legislative policy refers to the movement of "pro-poor, not just focus on women and children themselves. the substantive representation is starting to be the beginning of public confidence in the legislative women. . Keywords: Women's Legislative, political representation, advocacy interests

Keyword :

Perempuan Legislatif, , Representasi politik, , Advokasi kepentingan,


References :

  1. Harrison, Lisa. , (2007). Metodologi Penelitian Politik. . Jakarta : Kencana
  2. Lovenduski, Joni. , (2008). Politik Berparas Perempuan. . Jakarta : Kanisius
  3. Phillips, Anne. , (1995). The Politics of Presence. . New York : Oxford University Press. Inc


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : 3 / No. : 3 / Pub. : 2014-08
  1. Gerakan himpunan pedagang pasar turi surabaya dalam memperjuangkan hak hak pedagang pasar turi
  2. Persaingan kelompok kepentingan taksi plat hitam dengan taksi plat kuning di bandara juanda
  3. Gerakan solidaritas lsm kalimas surabaya studi tentang: sengketa lahan antara warga kalimas baru dengan pt.kai dan pt.pelindo iii
  4. Gerakan masyarakat dalam pelestarian lingkungan hidup (studi tentang upaya menciptakan kampung hijau di kelurahan gundih surabaya)
  5. Perempuan di legislatif: advokasi perempuan legislatif bagi kepentingan dapil di dewan perwakilan rakyat daerah jawa timur
  6. Dinamika proses kandidasi calon gubernur pkb pada pilgub jawa timur 2013 studi deskriptif tentang faktor penyebab terjadinya perbedaan dukungan antara dewan syuro dan dewan tanfidz pkb dalam pilkada jatim 2013
  7. Implementasi kebijakan pemerintah kota surabaya mengenai peraturan walikota surabaya nomor 85 tahun 2006 terkait dengan penerbitan izin reklame videotron di kota surabaya
  8. Distorsi penerapan peraturan menteri perumahan rakyat no. 10 tahun 2012 : studi ekonomi politik pembangunan perumahan di kota surabaya
  9. Relasi partai amanat nasional dengan muhammadiyah di dalam struktur dpd pan surabaya periode 2010-2015
  10. Dinamika internal kekuasaan antar elit dalam organisasi pengurus cabang nahdlatul ulama kabupaten lamongan
  11. Konflik kepentingan pihak bpcb (balai pelestarian cagar budaya) dan pihak industri (batu bata) dalam kebijakan pelestarian cagar budaya trowulan kabupaten mojokerto
  12. Ekonomi politik: sengketa aset antara yayasan kas pembangunan dengan pemerintah kota surabaya
  13. Pengembangan potensi pariwisata kabupaten sumenep, madura, jawa timur (studi kasus: pantai lombang)
  14. Pelembagaan partai nasdem (studi kasus pelembagaan dpd partai nasdem kota surabaya dalam menghadapi pemilu legislatif 2014)
  15. Penurunan suara pkb dalam pemilu legislatif 2009 di kabupaten jombang dan upaya-upaya mengatasinya
  16. Politisasi parkir berlangganan studi kasus proses pembuatan kebijakan parkir berlangganan dalam perda nomor 1 tahun 2006 dan perda nomor 2 tahun 2012 di sidoarjo