Catalog :




Detail Article

Jurnal Politik Muda

ISSN 2302-8068

Vol. 6 / No. 2 / Published : 2017-04

TOC : 9, and page :148 - 155

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Perempuan politisi minang kabau dalam politik : studi tentang alasan perempuan memekai politik

Author :

  1. Lidya Victorya Pandiangan *1
  1. Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Abstract :

ABSTRAK Studi tentang keterwakilan politik perempuan memang sudah banyak dibahas oleh banyak akademisi atau pemerhati politik. Namun studi tentang keterwakilan perempuan dengan melihat lokasi sosial dalam kultur tertentu belum pernah diteliti. Salah satunya adalah studi pemaknaan politik perempuan di Adat Minangkabau. Studi ini mencoba untuk mengeksplorasi alasan kaum perempuan untuk terjun dan terlibat dalam dunia politik ketika mereka hidup dan berada di tengah-tengah budaya matrilineal. Penelitian ini menjelaskan data empiris yang ditemukan dilapangan sehingga mendapatkan gambaran mengenai fenomena yang diteliti dengan menggunakan teknik wawancara mendalam (indepth interview). Temuan data dianalisis menggunakan Teori Feminisme Post Strukturalis dari Sandra Harding. Hasil studi menunjukkan bahwa ada 3 alasan pemaknaan politik bagi perempuan di Minangkabau. Pertama, bahwa para politisi perempuan memaknai politik sangat identik dengan kekuasaan, dimana sebagai seorang perempuan harus berani untuk meraih sebuah kekuasaan, karena kekuasaan ditangan perempuan itu justru lebih bagus dari pada kekuasaan ditangan laki-laki. Kedua, pemaknaan dan pemahaman mereka terhadap politik lebih besar dipengaruhi oleh pengalamannya dalam organisasi sosial/politik, profesi atau pengalaman kerja. Ketiga, adanya kontribusi budaya matrilineal bagi politisi perempuan.      ABSTRACT A study of the political representation of women has been much discussed by many academics or political observers. But the study of the representation of women by looking at the location of the particular culture social in haven't been researched. One of them is the study of indigenous women in political definition of the Minangkabau. This study attempts to explore the reasons for the plunge and women involved in politics when they are alive and are in the midst of matrilineal culture. This research explains the empirical data that found the situation so as to get an idea of the phenomenon was examined by using indepth interview techniques (indepth interview). Data findings are analyzed using the theory of Feminism Post Strukturalis from Sandra Harding. The results of the study show that there are three reasons for women in the political definitio of the Minangkabau. First, that women politicians interpret the politics very synonymous with power, where as a woman must dare to reach for a power, because the power in the hands of the woman was thus better than the power in the hands of men. Second, the definition and their understanding of the larger politics was influenced by his experiences in the social / political organization, profession, or work experience. Third, the existence of matrilineal cultural contribution to women politicians.    

Keyword :

The Meaning Of Politics, Women Politicians, Culture Of Matrilineal ,


References :

  1. Fakih, Mansour, (2004). Analisis Gender dan Tranformasi Sosial. - : Yogyakarta : Pustaka Pelajar
  2. Harrison, Lisa, (2007). Metodologi Penelitian Politik. - : Jakarta : Kencana
  3. Koentjaraingrat, (2007). Manusia dan Kebudayaan di Indonesia. - : Jakarta : Penerbit Djambatan
  4. Mahmoed, Sutan, (2004). Nagari Limo Kaum Pusat Bodi Caniago Minangkabau. - : Padang : Yayasan Mesjid Raya Limo Kaum
  5. Fatimah, (2012). Gender dalam Komunitas Masyarakat Minangkabau Teori, Praktek Dan Ruang Lingkup Kajian. . - : -


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : 6 / No. : 2 / Pub. : 2017-04
  1. Konflik ekonomi dalam tata kelola kewenangan terminal tipe b
  2. Organisasi mahasiswa ekstra kampus islam di universitas arilangga
  3. Loyalitas pemilih di kelurahan purworejo, kota pasuruan pada pemilihan kepala daerah
  4. Tata kelola pemerintahan desa dalam mewujudkan good governace di desa kalibelo kabupaten kediri
  5. Penolakan gp ansor terhadap pembangunan patung jayandaru di kabupaten sidoarjo
  6. Perjuangan aila terkait judicial review diskriminatif bagi kelompok lgbti sebagai ancaman multikulturalisme di indonesia
  7. Dominasi aktor dalam kartel pemasaran beras di kabupaten jember
  8. Konflik kepentingan dalam pengelolaan tanah kas desa di desa bejalen, ambarawa
  9. Perempuan politisi minang kabau dalam politik : studi tentang alasan perempuan memekai politik
  10. Rezim pertumbuhan kota: studi pembangunan di kecamatan gunung anyar
  11. Politik balas budi : hubungan pemuda pancasila dan demokrat dalam mobilisasi massa pada pilkada surabaya tahun 2015