Catalog :




Detail Article

Jurnal Psikologi Pendidikan dan Perkembangan

ISSN 2301-7104

Vol. 2 / No. 1 / Published : 2013-02

TOC : 1, and page :1 - 6

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Hubungan antara motivasi berprestasi dan persepsi terhadap pola asuh orangtua dengan prestasi belajar mahasiswa psikologi angkatan 2010 universitas airlangga surabaya

Author :

  1. Dyah Retno Palupi*1
  2. Aryani Tri Wrastari*2
  1. -
  2. Dosen Fakultas Psikologi

Abstract :

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan antara motivasi berprestasi dan persepsi terhadap pola asuh orangtua dengan prestasi belajar mahasiswa psikologi angkatan 2010 Universitas Airlangga Surabaya. Prestasi belajar adalah penampakan hasil belajar seseorang yang berupa penilaian dibidang pengetahuan, keterampilan, dan sikap sebagai hasil belajar yang dinyatakan dalam bentuk nilai yaitu IPK. Motivasi berprestasi adalah suatu dorongan yang ada pada peserta didik yang selalu berusaha atau berjuang untuk meningkatkan atau memelihara kemampuannya setinggi mungkin pada semua aktivitas dengan menggunakan standar keunggulan dan dikarakteristikkan oleh tiga dimensi yaitu standar keunggulan diri, standar keunggulan tugas, dan standar keunggulan peserta didik yang lain. Sedangkan pola asuh orangtua adalah pengasuhan orangtua kepada anak yang memiliki dua dimensi yaitu demandingness dan responsiveness. Dua dimensi ini merupakan pendekatan dalam empat tipe pola asuh yaitu authoritative (demokratis), authoritarian (otoriter), permissif indulgent (memanjakan), dan permissif rejecting-neglecting (menolak-tidak peduli).           Penelitian ini dilakukan pada mahasiswa psikologi angkatan 2010 di Fakultas Psikologi Universitas Airlangga Surabaya, dengan jumlah sampel awal 105 dan di saring berdasarkan tipe pola asuh menjadi 34 subjek. Adapun subjek penelitian yang digunakan untuk menjadi sampel penelitian ini berjumlah 34 subjek dengan distribusi 4 orang laki-laki dan 30 orang perempuan. Variabel motivasi berprestasi diukur dengan alat ukur yang dibuat berdasarkan teori motivasi berprestasi Heckhausen (1967 dalam Djaali, 2007) dan alat ukur persepsi terhadap pola asuh orangtua dibuat berdasarkan pola asuh orangtua menurut Baumrind (1966,1991 dalam Lestari, 2012). Reliabilitas aitem tersebut telah diujicobakan terlebih dahulu kepada 30 mahasiswa psikologi angkatan 2010 Universitas Airlangga Surabaya. Analisis data dilakukan dengan teknik Regresi Berganda dengan bantuan SPSS 16.0 for Windows.    Berdasarkan hasil analisis data penelitian, diperoleh koefisien korelasi dua variabel bebas yaitu 0,453 dengan taraf signifikansi 0,042. Maka dapat disimpulkan bahwa ada korelasi antara motivasi berprestasi dan persepsi terhadap pola asuh orangtua dengan prestasi belajar mahasiswa psikologi angkatan 2010 Universitas Airlangga Surabaya.

Keyword :

prestasi belajar, Motivasi berprestasi, persepsi, Pola asuh orang tua,


References :

  1. Casmini, (2007). Emotional Parenting: Dasar-Dasar Pengasuhan Kecerdasan Emosi Anak. Yogyakarta : Pilar media


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : 2 / No. : 1 / Pub. : 2013-04
  1. Hubungan antara motivasi berprestasi dan persepsi terhadap pola asuh orangtua dengan prestasi belajar mahasiswa psikologi angkatan 2010 universitas airlangga surabaya
  2. Correlation between student’s perception of school climate with school engagement in smk ipiems surabaya
  3. Hubungan antara metakognisi dengan prestasi akademik pada mahasiswa fakultas psikologi universitas airlangga yang aktif berorganisasi di organisasi mahasiswa tingkat fakultas
  4. Relationship between peer attachment with emotion regulation in adolescent who become a student in boarding school sma negeri 10 samarinda
  5. Fulfillment aspects of marital satisfaction of teenage who got pre marital pregnant
  6. Relationship between emotional intelligence with self efficacy teacher who teach in elementary inclusion schools
  7. Perbedaan penyesuaian diri antara siswa tunarungu di sekolah inklusi dan di sekolah luar biasa
  8. Teachers’ attitudes towards inclusive education in terms of its constituent factors
  9. Hubungan antara attachment terhadap ibu dengan kemandirian pada remaja tunarungu