Catalog :




Detail Article

The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health

ISSN 2301-8046

Vol. 2 / No. 2 / Published : 2013-07

TOC : 3, and page :119 - 129

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Analisis pengaruh activator dan consequence terhadap safe behavior pada tenaga kerja di pt. pupuk kalimantan timur tahun 2013

Author :

  1. Novita Dwitya Retnani*1
  2. Denny Ardyanto *2
  1. Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat
  2. Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat

Abstract :

Safe behavior is an act or acts of one or more labors to minimize the possibility of accidents. Based on the Activator- Behavior-Consequence (ABC) model, safe behavior of labor can be influenced by activators and consequences. This study aimed to analyze the influence of activators (management roles, K3 rules and procedures, knowledge, motivation, awareness, and safety needs) and consequences (positive reinforcement and punishment) against the creation of safe behavior on labor in PT. Pupuk Kalimantan Timur. This study was a cross sectional design with analytic study used a quantitative approach. Large sample totaled 96 respondents taken by cluster sampling methods from the total population of 2016 labors. The result data obtained were analyzed statistically using Fisher’s exact test and multiple logistic regression. The results showed that the majority of the labor in PT. Pupuk Kalimantan has made safe behavior when working. Statistical analysis showed that the perception (p = 0.042; OR = 5.735), awareness (p = 0.008; OR: 8.171), and safety needs (p = 0.003; OR = 13.937) as an activator had significant effect on safe behavior of labor, while the consequences (positive reinforcement and punishment) had no significant effect on safe behavior of labor. Advices based from the result were made a reward system that given special to labor who has made safe behavior when working, made observations of the behavior of labor when working, and used the results of behavior on labor observation as a consideration in making policy to improve safe behavior   Keywords: safe behavior, activator, consequence

Keyword :

safe behavior, activator, consequence,


References :

  1. Annishia, F.B. , (2011). Analisis Perilaku Tidak Aman Pekerja Konstruksi PT. PP (Persero) di Proyek Pembangunan Tiffany Apartemen Jakarta Selatan Tahun 2011. Skripsi.. Jakarta : FKIK UIN
  2. Cooper, D, (2009). Behavioral Safety A Framework for success. Indiana : BSMS Inc
  3. Geller, E.S, (2001). The Psychology of Safety Handbook. USA : Lewis Publisher
  4. Green, L, (1980). Health Education Planning, A Diagnostic Approach. California : Mayfield Publishing
  5. Halimah, S, (2010). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Aman Karyawan di Area Produksi PT. SIM Plant Tambun II Tahun 2010. Skripsi. Jakarta : FKIK UIN
  6. Haqi, D.N, (2013). Analisis Penyebab Unsafe Action dengan Pendekatan Human Factor Analysis and Classification System. Tesis.. Surabaya : FKM Universitas Airlangga
  7. Helliyanti, P. , (2009). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Tidak Aman di Departemen Utility and Operation, PT. Indofood Sukses Makmur Tbk. Divisi Bogasari Flours Mills Tahun 2009. Skripsi.. Depok : FKM UI
  8. Hendrabuwana, L.O., (2007). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Bekerja Selamat Bagi Pekerja di Departemen Cor PT. Pindad Persero Bandung Tahun 2007. Skripsi. . Depok : FKM UI
  9. Karyani, (2005). Faktor-Faktor yang Berpengaruh pada Perilaku Aman (Safe behavior) di Schlumberger Indonesia Tahun 2005. Tesis. Depok : FKM UI
  10. Maaniya, Imam, (2005). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Tindakan Tidak Aman (Unsafe Act/Substandard Practice) Pekerja di Bagian Press PT. YIMM Tahun 2005. Tesis. . Depok : FKM UI
  11. Notoatmodjo, (2012). Pendidikan dan Perilaku Kesehatan.. Jakarta : Rineka Cipta
  12. Notoatmodjo, (2010). Prinsip Dasar Ilmu Kesehatan Masyarakat . Jakarta : Rineka Cipta
  13. Notoatmodjo, (2007). Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta : Rineka Cipta
  14. Petersan, D, (1998). Safety Management A Human Approach.. New York : Profesional and Academic Publisher Gohsen Aloray Inc.
  15. Reason, J, (1997). Managing The Risks of Organizational Accident.. Brookfield : VT: Ashgate
  16. Robbins, S.P., and Coulter M, (2007). Manajemen, Edisi Kedelapan.. Jakarta : PT Indeks
  17. Roughton, J. , (2002). Developing on Effective Safety Culture: A Leadership Approach.. USA : Butterworth Heinnemann
  18. Sialagan, Togar, (2008). Analisis Faktor-faktor yang Berkontribusi pada Perilaku Aman di PT - EGS Indonesia Tahun 2008. Tesis. Depok : FKM UI
  19. Suizer, A.B. , (1999). Safety Behavior: Fewer Injuries?.. Jakarta : Balai Pustaka
  20. Suma’mur, (2009). Higiene Perusahaan Keselamatan Kerja dan Pencegahan Kecelakaan. Jakarta : CV. Haji Masagung
  21. Syaaf, F.M. , (2008). Analisis Perilaku Berisiko (At-Risk Behavior) pada Pekerja Unit Usaha Las Sektor Informal di Kota X Tahun 2008. Skripsi. . Depok : FKM UI


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : 2 / No. : 2 / Pub. : 2013-07
  1. Analisis hubungan antara faktor individu dan beban kerja fisik dengan stres kerja di bagian produksi pt. x surabaya
  2. Analisis human reliability pada operator bagian maintenance mesin 2 dengan metode human error assessment and reduction technique di pt. pjb up paiton tahun 2013
  3. Analisis pengaruh activator dan consequence terhadap safe behavior pada tenaga kerja di pt. pupuk kalimantan timur tahun 2013
  4. Hubungan karakteristik dan perilaku pekerja dengan gejala ispa di pabrik asam fosfat dept. produksi iii pt. petrokimia gresik
  5. Hubungan karakteristik individu dan shift kerja dengan stress kerja (studi pada agent contact center pln 123 pt. pln (persero) distribusi jawa timur site surabaya tahun 2013)
  6. Faktor yang mempengaruhi kejadian heat strain pada tenaga kerja yang terpapar panas di pt. aneka boga makmur
  7. Risk assessment dan pengendalian risiko pada sektor pertanian (studi kasus di pertanian bawang merah desa kendalrejo, kecamatan bagor, kabupaten nganjuk)
  8. Hubungan motivasi kerja dengan prestasi kerja dan kepuasan kerja perawat unit igd dan icu di rs phc surabaya
  9. Perbedaan sebelum dan sesudah pemberian musik pengiring kerja terhadap peningkatan produktivitas pada pekerja wanita pabrik rokok gagak hitam kabupaten bondowoso
  10. Faktor dominan yang berpengaruh terhadap munculnya keluhan subjektif akibat tekanan panas pada tenaga kerja di pt. iglas (persero) tahun 2013