Catalog :




Detail Article

The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health

ISSN 2301-8046

Vol. 3 / No. 1 / Published : 2014-01

TOC : 9, and page :94 - 106

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Analisis perilaku aman tenaga kerja menggunakan model perilaku abc ( antecedent behavior consequence)

Author :

  1. Ayu Irlianti*1
  2. Endang Dwiyanti*2
  1. Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat
  2. Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat

Abstract :

ABSTRACT  One way that can be used to reduce accidents at workplace is to change unsafe behavior into safe behavior. Unsafe behavior caused due to ignorance, unwillingness, and inability from workers to perform safe behavior. Therefore, analysis of workers’s safe behavior with ABC model behavior will be conducted to optimizing prevention of accident.This research was an observational research with cross sectional design. Interview addressedto safety officer and questionnaires and observations addressed to 7 workers of Maintanance Unit. Based from the analysis of  questionnaires, workers have a good enough knowledge and good attitude against safe behavior and Occupational health and safety. Workers assess that management have a good enough commitment and training that given from management to help workers work safely. Moreover, the existence of reward and punishment regulation has been approved by the workers.Conclusion of this research is workers’s safe behavior triggered by internal and external antecedents and the existence of consequences from company. Keywords : analysis, safe behavior, ABC model behavior, workers

Keyword :

analysis, safe behavior, ABC model behavior, workers,


References :

  1. Anizar, (2012). Teknik Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Industri. Yogyakarta : Graha Ilmu
  2. Annishia, Fristi B, (2011). Analisis Perilaku Tidak Aman Pekerja Konstruksi PT. PP (Persero) Di Proyek Pembangunan Tiffany Apartemen Jakarta Selatan Tahun 2011. Jakarta : Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah
  3. As’ad, Moh, (1998). Psikologi Industri. Yogyakarta : Liberty Yogyakarta
  4. Cooper, Dominic, (2009). Behavioral Safety A Framework For Success. franklin, Indiana : B-Safe Management Solution, Inc
  5. Daryanto, (2007). Keselamatan dan Kesehatan Kerja Bengkel. Jakarta : Rineka Cipta
  6. Haqi, D.N, (2013). Analisis Penyebab Unsafe Action Dengan Pendekatan Human Factors Analysis And Classification System (HFACS) (Studi Pada Pekerja Proyek Pembangunan Hotel Pt “X” Surabaya). Surabaya : Universitas Airlangga
  7. Kurniawan, Bina, Daru Lestanto, dan Dewi Murtiningsih, (2006). Hubungan Karakteristik Pekerja Dengan Praktik Penerapan Prosedur Keselamatan Kerja di PT. Bina Buna Kimia Ungaran. Semarang : Vol. 1/ No. 2/ Agustus 2006. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia
  8. Martcahyo, V. Aries, Wahyu Hidayat, dan Sri Suryoko, (2012). Pengaruh Pelatihan Kerja, Jaminan Sosial, dan Insentif Terhadap Kinerja Karyawan Bagian Produksi PT. FUMIRA Semarang. Semarang : Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis
  9. Notoatmodjo, Soekidjo, (1993). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : PT. Rineka Cipta
  10. Notoatmojdo, Soekidjo, (2007). Promosi Kesehatan & Ilmu Perilaku. Jakarta : Rineka Cipta
  11. Pratiwi, A. D, (2011). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tindakan Tidak Aman (Unsafe Act) Pada Tenaga Kerja Di PT. X Tahun 2011. Jakarta : Universitas Indonesia
  12. Ramli, Soehatman, (2013). Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja OHSAS 18001. Jakarta : Dian Rakyat
  13. Retnani, N. D, (2013). Analisis Pengaruh Activator Dan Consequence Terhadap Safe Behavior Pada Tenaga Kerja Di PT. Pupuk Kalimantan Timur Tahun 2013. Surabaya : Universitas Airlangga
  14. Retnani, N. D, Denny Ardyanto, (2013). Analisis Pengaruh Activator dan Consequence Terhadap Safe Behavior Pada Tenaga Kerja Di PT. Pupuk Kalimantan Timur Tahun 2013. Surabaya : The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health, Vol. 2, No. 2 Jul-Des 2013
  15. Salawati, Liza, (2009). Hubungan Perilaku, Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Dengan Terjadinya Kecelakaan Kerja di Laboratorium Patologi Klinik Rumah Sakit Umum Dr. Zainoel Abidin Banda Aceh Tahun 2009. Medan : Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara
  16. Santoso, Gempur, (2004). Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Jakarta : Prestasi Pustaka Publisher
  17. Siagian, Sondang P, (1985). Organisasi, Kepemimpinan & Perilaku Administrasi. Jakarta : PT. Gunung Agung
  18. Yanti, Khairi, (2011). Hubungan Perilaku Dengan Kecelakaan Kerja Pada Pekerja Peternak Ayam Ras Di Kecamatan Tilatang Kamang Kabupaten Agam Tahun 2011. Padang : Universitas Andalas


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : 3 / No. : 1 / Pub. : 2014-01
  1. Analisis faktor yang berhubungan dengan penerapan lock out tag out (loto) pada mekanik di plant department
  2. Faktor yang berhubungan dengan keluhan carpal tunnel syndrome pada pekerja gerinda di pt dok dan perkapalan surabaya
  3. Faktor yang mempengaruhi unsafe action pada pekerja di bagian pengantongan urea
  4. Hubungan antara stresor kerja dengan insomnia pada pekerja bergilir bagian central processing area di job p-pej tuban
  5. Penilaian risiko paparan asap kendaraan bermotor pada polantas polrestabes surabaya tahun 2014
  6. Faktor yang berhubungan dengan perilaku selamat pada pengemudi pengangkut bahan kimia berbahaya pt aneka gas industri, sidoarjo
  7. Penilaian emergency response preparedness untuk proteksi ledakan pada area peleburan besi pada pt. “x” (berdasarkan internasional sefety rating system)
  8. Hubungan antara knowledge, attitude, practice safe behavior pekerja dalam upaya untuk menegakkan keselamatan dan kesehatan kerja
  9. Analisis perilaku aman tenaga kerja menggunakan model perilaku abc ( antecedent behavior consequence)
  10. Identifikasi bahaya, penilaian risiko dan pengendalian risiko pada proses blasting di pt cibaliung sumberdaya, banten