Catalog :




Detail Article

The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health

ISSN 2301-8046

Vol. 3 / No. 1 / Published : 2014-01

TOC : 5, and page :46 - 57

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Penilaian risiko paparan asap kendaraan bermotor pada polantas polrestabes surabaya tahun 2014

Author :

  1. Kurnia Dwi Cahya Rose*1
  2. Abdul Rohim Tualeka*2
  1. Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat
  2. Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat

Abstract :

ABSTRACT Traffic Police was a risk population who exposed the motor vehicle smokes. It was because their pursue jobs are always in current contact with the solid state highway vehicles and their emission gas. Various impact will be received, might be experienced at anytime. This study was conducted to provide an overview of the risk assessment which may be received by the traffic policeman who had duty at the street. This research was a quantitative study with using cross sectional approach. This study used primary and secondary data. Primary data were obtained through questionnaires and secondary data obtained from the measurement of ambient air quality by taking into account three parameters, namely carbon monoxide, sulfur dioxide and nitrogen dioxide from Balai Lingkungan Hidup (BLH). The concentration of the three parameters (CO, SO2 dan NO2) dan which have been collected by researcher show that they were not exceed the thresold limit value. To get the value of the risk assessment that may be accepted by traffic policeman, then it will needed calculations on body wheight, inhalation rate, duration and time of exposure, the annual exposure frequency, average period time and also taking into account the concentration of reference value for the Indonesian non-formal workers. Based on the results, risk assessment for any traffic policeman showed good results, no one has a value > 1, which means that there is no possibility of the risk of adverse effect arising. However, the facts on the ground indicate that the traffic polliceman has subjective complaints began to rise. This is supposed to be the spotlight of government to evaluate thresold limit values prevailing in Indonesian society. Keyword: risk assessment, Traffic police, motor vehicle smokes

Keyword :

risk assessment, Traffic police, motor vehicle smokes,


References :

  1. Bachtiar, Vera, S. dan Ferina, L, (2013). Studi Paparan Gas Karbon Monoksida (CO) di Lingkungan Kerja Petugas Parkir dan Polisi Lalu Lintas di Kota Padang. Padang : Universitas Andalas
  2. Elizabeth, J. Corwin, (2000). Buku Saku Patofisiologi. Jakarta : EGC
  3. Gill, F. S. dan Harrington, J. M, (2003). Buku Saku Kesehatan Kerja. Jakarta : EGC
  4. Hadjarati, H, (2009). Memberdayakan Olahraga Nasional. Jakarta : Jurnal Pelangi Ilmu. Depdiknas Indonesia
  5. Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 3 tahun 2011, (2011). Nilai Ambang Batas Faktor Kimia dan Faktor Fisika di Tempat Kerja. Jakarta : Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi
  6. Kusuminingrum, Nanny dan Gunawan, G, (2012). Polusi Udara Akibat Aktivitas Kendaraan Bermotor di Jalan Perkotaan Pulau Jawa dan Bali. Bandung : Pusat Litbang Jalan dan Jembatan
  7. Mukono, J, (2005). Toksikologi Lingkungan. Surabaya : Universitas Airlangga
  8. Mukono, J, (2008). Pencemaran Udara dan Pengaruhnya Terhadap Gangguan Saluran Pernapasan. Surabaya : Universitas Airlangga
  9. Nego, Muhammad, (2011). Dampak Pencemaran Udara Terhadap Manusia. Yogyakarta : Gajah Mada University Press
  10. Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 1999, (1999). Pengendalian Pencemaran Udara. Jakarta : Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 1999
  11. Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 10 Tahun 2009, (2009). Baku Mutu Ambient Untuk Industri atau Kegiatan Usaha Lainnya. Surabaya : Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 10 Tahun 2009
  12. Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, (2003). Penyakit Paru Obstruktif Kronis-Pedoman Diagnosis dan Penatalaksanaan di Indonesia. Jakarta : Perhimpunan Dokter Paru Indonesia
  13. Standar Nasional Indonesia, (2005). Standar Nilai Ambang Kimia di Udara Kerja. Jakarta : Standar Nasional Indonesia
  14. Supriyanto, A, (2004). Olahraga untuk Kebugaran dan Kesehatan. Jakarta : Jurnal Nasional Pendidikan Jasmani dan Ilmu Keolahragaan Volume 3 Nomor 2
  15. Tualeka, A. R, (2013). Toksikologi Industri dan Risk Assessment. Surabaya : Graha Ilmu Mulia
  16. Undang - Undang No 2 tahun 2002, (2002). Kepolisian Negara Republik Indonesia. Jakarta : Undang - Undang No 2 tahun 2002
  17. Undang - Undang no. 13 tahun 2003, (2003). Ketenagakerjaan. Jakarta : Undang - Undang no. 13 tahun 2003
  18. World Health Organization, (2005). Deteksi Dini Penyakit Akibat Kerja. Jakarta : EGC


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : 3 / No. : 1 / Pub. : 2014-01
  1. Analisis faktor yang berhubungan dengan penerapan lock out tag out (loto) pada mekanik di plant department
  2. Faktor yang berhubungan dengan keluhan carpal tunnel syndrome pada pekerja gerinda di pt dok dan perkapalan surabaya
  3. Faktor yang mempengaruhi unsafe action pada pekerja di bagian pengantongan urea
  4. Hubungan antara stresor kerja dengan insomnia pada pekerja bergilir bagian central processing area di job p-pej tuban
  5. Penilaian risiko paparan asap kendaraan bermotor pada polantas polrestabes surabaya tahun 2014
  6. Faktor yang berhubungan dengan perilaku selamat pada pengemudi pengangkut bahan kimia berbahaya pt aneka gas industri, sidoarjo
  7. Penilaian emergency response preparedness untuk proteksi ledakan pada area peleburan besi pada pt. “x” (berdasarkan internasional sefety rating system)
  8. Hubungan antara knowledge, attitude, practice safe behavior pekerja dalam upaya untuk menegakkan keselamatan dan kesehatan kerja
  9. Analisis perilaku aman tenaga kerja menggunakan model perilaku abc ( antecedent behavior consequence)
  10. Identifikasi bahaya, penilaian risiko dan pengendalian risiko pada proses blasting di pt cibaliung sumberdaya, banten