UNIVERSITAS AIRLANGGA



Detail Article

Media Gizi Kesmas

ISSN 2301-7392

Vol. 1 / No. 1 / Published : 2019-06

Order : 1, and page :1 - 5

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Hubungan antara pemberian asi dan pemberian makanan selain asi dengan kejadian underweight pada bayi di jawa timur tahun 2018

Author :

  1. Dinda Maulidya Putri Maharani*1
  2. Sulvy Dwi Anggraini *2
  3. Trias Mahmudiono*3
  1. Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat
  2. Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat
  3. Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat

Abstract :

ABSTRAK   Latar Belakang: Prevalensi pada bayi yang mendapatkan ASI Eksklusif di Provinsi Jawa Timur tahun 2015 sebesar 68,8% kemudian mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun 2014, dan terus meningkat hingga tahun 2017 yaitu 75,7%. Penyakit infeksi dapat menurunkan nafsu makan pada bayi dan berakibatkan penurunan status gizi. Pemberian makanan penamping ASI dapat mempengaruhi status gizi bayi. Provinsi Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan capaian ASI eksklusif dibawah target. Berdasarkan dari kabupaten/kota diketahui bahwa cakupan bayi yang mendapatkan ASI eksklusif di Jawa Timur tahun 2018 sebanyak 77,0%. Tujuan: Penelitian untuk menganalisis hubungan antara pemberian ASI Eksklusif dan pemberian makanan selain ASI dengan kejadian underweight pada bayi di Provinsi Jawa Timur tahun 2018 Metode: Penelitian ini merupakan analisis data primer dan sekunder dngan survei laporan bulanan Gizi ASI Eksklusif Provinsi Jawa Timur tahun 2018. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Chi-square dan Regresi Logistik. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara pemberian makanan selain ASI Eksklusif (<30 hari,>30 hari) dengan kejadian underweight, (p=0,000010;OR=1,645;95%CI=1,319–2,052), ada hubungan pemberian ASI saja tanpa makanan selain ASI pada bayi dengan kejadian underweight,  (p = 0,000;OR=0,272; 95%CI=0,217–0,341). Kesimpulan: Pemberian makanan selain ASI dan pemberian ASI Eksklusif pada bayi berhubungan dengan kejadian underweight. Pemberian ASI Eksklusif sudah mencukupi kebutuhan nutrisi bayi usia 0-6 bulan. Pihak pelayanan kesehatan perlu meningkatkan program promosi kesehatan dengan sosialisasi tentang pentingnya pemberian ASI Eksklusif pada bayi baru lahir hingga usia 0-6 bulan dan pemberian makanan pendamping ASI pada usia sampai 2 tahun agar kebutuhan nutrisinya terpenuhi.   ABSTRACT   Background: The prevalence of the babies who received exclusive breastfeeding in the Province of East Java by 2015 was 68.8% which is lower when it is compared to 2014, with  72.9%, and since then it continued to increase until in 2017 it was 75.7%. Infectious diseases may reduce appetite in infants which resulted in lower nutritional status. Providing complementary foods for breast milk can affect the nutritional status of the infants. The East Java Province is one of the provinces with exclusive breastfeeding achievement below the target. Based on the district/city the coverage of infants who received exclusive breastfeeding in East Java in 2018 was 77.0%.  Objective: This research was conducted to analyze the relationship between exclusive breastfeeding and the consumption of complementary food other than breast milk with the incidence of underweight found in infants of East Java Province in 2018 Method: By analyzing the primary and secondary data with a survey of monthly reports on the East Java Province's Exclusive Nutrition of Breastfeeding in 2018. The analysis was performed through the Chi-square and Logistic Regression test. Results: The results found that there is a relationship between the consumption of food other than breast milk (<30 days,> 30 days) with the incidence of underweight, (p = 0,000010; OR = 1,645; 95% CI = 1,319-2,052), as well as between exclusive breastfeeding(breast milk only) in infants with the incidence of underweight, (p = 0,000; OR = 0.272; 95% CI = 0.217-0,341). Conclusion: The consumption of food other than breast milk and exclusive breastfeeding on infants associated with the incidence of underweight. Breast milk is sufficient for the nutritional needs of infants aged 0-6 months old. Health care officials need to improve health promotion programs by socializing the importance of exclusive breastfeeding for newborns up to ages of 0-6 months and providing complimentary food beside breast milk until the age of 2 years old to fulfill the nutritional needs of the child.

Keyword :

Underweight, Exclusive breastfeeding, Complementary food other than breast milk,


References :

1.        I Dewa Nyoman Supariasa, Bachyar Bakri,  ibnu F. Penilaian Status Gizi. (EGC, 2012).

2.        Notoadmodjo. Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. (2007).

3.        Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. Riset Kesehatan Dasar Provinsi Jawa Timur. (Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, 2013).

4.        Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. Profil Kesehatan Jawa Timur. (2016).

5.        Aziezah, Nur dan Adriani, M. Perbedaan Tingkat Konsumsi dan Status Gizi Antara Bayi dengan Pemberian ASI Eksklusif dan Non ASI Eksklusif. Media Gizi Indones. 9, 78–83 (2013).

6.        Rahayu Widodo. Pemberian Makanan, suplemen dan Vitamin fdan obat pada Anak. (2009).

7.        Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. Profil Kesehatan Provinsi Jawa Timur. (Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, 2018).

8.        Eveline, D. Tumbuh Kembang, Status Gizi, dan Imunisasi. (Jakarta: Persagi PN, 2010).

9.        Rizki Natia Wiji. ASI dan Panduan Ibu Menyusui. (Yogyakarta: Nuha Medika, 2013).

10.      Rahayu Atikah. Karakteristik Ibu Yang Memberikan ASI Eksklusif Status Gizi Bayi. Al Ulum 3, 8–14 (2007).

11.      Udayana, I. G. B. Peran Agroindustri dalam Pembangunan Pertanian. in Singhadwala 3–8 (Sighadwala, 2011).

12.      Tutik Inayah Susilaningsih. Gambaran Pemberian ASI Eksklusif 0-6 bulan di Puskesmas Samigaluh II. 04, (2013).

13.      Dedeh Kurniasih. Sehat dan Bugar Berkat Gizi Seimbang. (Jakarta: EGC, 2010).

14.      Soetjiningsih. ASI Petunjuk Tenaga Kesehatan. (Jakarta: EGC, 2012).

15.      Sugiarti E, Zulaekah S, P. D. . Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Pemberian ASI Eksklusif. 4, 195–206 (2011).

16.      Dahlan. Besar Sampel dan Cara Pengambilan. (Jakarta: Salemba Medika, 2010).





Archive Article

Cover Media Content

Volume : 1 / No. : 1 / Pub. : 2019-06
  1. Hubungan Antara Pemberian Asi Dan Pemberian Makanan Selain Asi Dengan Kejadian Underweight Pada Bayi Di Jawa Timur Tahun 2018
  2. Pengaruh Substitusi Biskuit Mp-asi Kemenkes Dan Isolat Protein Terhadap Daya Terima Snack Bar Untuk Batita Usia 12-36 Bulan
  3. Hubungan Kepuasan Pelayanan Makanan Dengan Jenis Diet Pada Pasien Di Rsu Haji Surabaya
  4. Analisa Program Tablet Tambah Darah Untuk Ibu Hamil Di Kota Bogor
  5. Perbedaan Asupan Zat Energi Dan Aktivitas Fisik Pada Status Obesitas Pada Balita Di Desa Mlati Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri

Departemen Gizi KesehatanFakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga

Kampus C, Jl. MulyorejoSurabaya 60115

Telp: 031-5964808; Fax: 031-5964809

Hp: +62 857-3154-7992

Email: medgizi.airlangga@gmail.com