Catalog :




Detail Article

Kebijakan dan Manajemen Publik

ISSN 2303 - 3411

Vol. 3 / No. 3 / Published : 2015-03

TOC : 22, and page :207 - 217

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Co-creating innovation (studi deskriptif proses co-creating inovasi di upt pelayanan perizinan terpadu (p2t) jawa timur)

Author :

  1. Al Dhita Ika Putri Irianti*1
  2. Prof. Dr. Jusuf Irianto. Drs., M.Com*2
  1. Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
  2. Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Abstract :

This research aim to describe the process of co-creating innovation and see the citizen roles. The results showed that the process of co-creating innovations in UPT Pelayanan Perizinan Terpadu (P2T) East Java proceeded by fulfilling two essential elements. The first is Innovation Ecosystem that includes the dimensions of transparency, collaboration, and communication. Innovation Ecosystem is quite conducive although there is still a shortfall in budget transparency. Second is the innovation platform that includes dimensions contributions and regulation. Citizen more focused on his role as explorer who report and identify problems. Most people also do his role as ideator who gives their creative ideas for innovation. The role of citizen are appropriate with the law, government regulation, and other regulations which became the basis.   

Keyword :

citizen, co-creating, innovation, citizen role,


References :

  1. Badan Diklat DIY, (2014). Koordinasi Dan Kolaborasi.Bahan Ajar Diklat Kepemimpinan Aparatur Pemerintahan Tingkat IV. 2 : Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia
  2. Bennis, Warren, dkk, (2009). Transparency: How Leaders Create a Culture of Candor (terjemahan).. 4 : Libri
  3. Dobell, Rod, (2013). Citizen-Centered Governance : Inter-Governmental And Inter-Institutional Dimensions Of Alternative Service Delivery. 6 : ENAP


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : 3 / No. : 3 / Pub. : 2015-03
  1. Kebijakan dan manajemen pstudi evaluatif tentang faktor-faktor penentu keberhasilan implementasi peraturan daerah kota surabaya nomor 7 tahun 2002 tentang pengelolaan ruang terbuka hijau (rth) khususnya pertamanan di kota surabayaublik
  2. Efektivitas pengawasan keselamatan dan kesehatan kerja oleh dinas sosial dan tenaga kerja kabupaten sidoarjo sebagai upaya mewujudkan budaya k3
  3. Studi deskriptif tentang strategi uptsa kota surabaya dalam meningkatkan kualitas layanan adminstrasi perizinan surabaya single window
  4. Keefektifan penanganan keluhan (complaint handling) di dinas kependudukan dan catatan sipil kota surabaya
  5. Studi eksploratif tentang faktor penentu keberhasilan implementasi program pelayanan administrasi terpadu kecamatan di kecamatan sukodono kabupaten sidoarjo
  6. Studi deskriptif tentang efektifitas pengawasan perizinan reklame di kota surabaya
  7. Studi deskriptif tentang dampak pertumbuhan sistem revolving fund program bank sampah bintang mangrove pada tingkat kesejahteraan ekonomi masyarakat berbasis sumberdaya lokal mangrove (studi pada bank sampah bintang mangrove di kelurahan gununganyar tambak kota surabaya)
  8. Strategi meningkatkan kualitas pelayanan publik (studi deskriptif tentang strategi uptd pengujian kendaraan bermotor tandes kota surabaya dalam meningkatkan kualitas pelayanan pengujian kendaraan bermotor)
  9. Studi deskriptif tentang proses institusionalisasi dalam kebijakan pemekaran wilayah kelurahan kapas madya baru kecamatan tambaksari surabaya
  10. Studi eksplorasi tentang variabel pendukung keberhasilam aplikasi sistem e-musrenbang di bappeko surabaya
  11. Faktor faktor yang menghambat impementasi penggunaan perangkat lunak berbasis open source di pemerintah kota surabaya
  12. Kualitas pelayanan kesehatan (studi deskriptif tentang kualitas pelayanan kesehatan pada pasien usia lanjut di poli lansia puskesmas gurah, kabupaten kediri)
  13. Kualitas pelayanan pertanahan (studi tentang aspek-aspek kualitas pelayanan publik di kantor pertanahan kabupaten sidoarjo)
  14. Implementasi kebijakan percepatan penanggulangan kemiskinan (strategi percepatan penanggulangan kemiskinan melalui pelaksanaan desa model di kelurahan mondokan kecamatan tuban kabupaten tuban)
  15. Studi deskriptif tentang dampak inovasi program pelayanan administrasi bagi masyarakat kecamatan lenteng kabupaten sumenep
  16. Inovasi pelayanan publik (studi deskriptif tentang inovasi pelayanan surat izin usaha perdagangan (siup) di badan penanaman modal dan perizinan kabupaten lamongan)
  17. Studi deskriptif tentang model resolusi konflik dalam rencana pembangunan jalan tol tengah kota surabaya
  18. Peningkatan kualitas pelayanan masyarakat melalui kebijakan pemekaran kecamatan di kecamatan kedopok kota probolinggo
  19. Pengawasan penyelenggaraan perparkiran di kota surabaya
  20. Co-creating innovation (studi deskriptif proses co-creating inovasi di upt pelayanan perizinan terpadu (p2t) jawa timur)
  21. Implementasi instalasi pengolahan air limbah (ipal) domestik komunal: model tata kelola lingkungan deliberatif dalam good environmental governance di kota blitar
  22. Keefektifan program paket perizinan online dalam meningkatkan pelayanan perizinan investasi di badan pelayanan perizinan terpadu (bppt) kabupaten sidoarjo
  23. Studi deskriptif tentang nilai kemanfaatan program internet application system bagi pemohon paspor di kantor imigrasi kelas 1 khusus surabaya
  24. Strategi kebijakan kota surabaya dalam menangani anak putus sekolah
  25. Efektivitas kebijakan parkir berlangganan dalam meningkatkan pendapatan asli daerah di kabupaten lamongan
  26. Studi deskriptif tentang faktor – faktor yang mempengaruhi pelaksanaan kebijakan parkir berlangganan di kabupaten sidoarjo
  27. Pelaksanaan pengalihan pajak bumi dan bangunan (pbb) di kota surabaya (studi deskriptif tentang keefektifan pelayanan pemungutan pajak bumi dan bangunan (pbb) setelah dialihkan dari pajak pusat menjadi pajak daerah dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (pad) kota surabaya)
  28. Studi deskriptif tentang kinerja rumah sakit angkatan laut (rsal) dr. ramelan surabaya
  29. Dampak pemberdayaan pengrajin batik oleh diskoperindag dan esdm terhadap peningkatan kesejahteraan umkm batik jetis sidoarjo
  30. Partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan partisipatif