Catalog :




Detail Article

Komunitas

ISSN 2303-1166

Vol. 2 / No. 1 / Published : 2013-02

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Balap motor liar: studi deskriptif mengenai pelabelan dan tindakan sosial polisi

Author :

  1. Dyah Ayu Widyastuti*1
  1. mahasiswa Sosiologi tahun lulus 2012/2013

Abstract :

Ringkasan Balap motor liar merupakan kegiatan beradu cepat kendaraan motor yang dilakukan di jalan raya dan tanpa disertai dengan izin. Kegiatan ini biasanya dilakukan pada malam hari sampai pagi. Fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memahami tentang persepsi dan tindakan sosial yang dilakukan polisi terhadap balap motor liar. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, peneliti menggunakan kerangka teori Edwin M. Lemert yakni labeling dan teori Max Weber mengenai tindakan sosial. Metode penelitian ini adalah kualitatif. Penentuan subyek adalah polisi lalu lintas yang pernah ikut dalam razia balap motor liar di kawasan Benowo karena peneliti sering melihat banyaknya kasus balap motor lair yang terjadi di wilayah benowo. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara mendalam (indepth interview). Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan beberapa hasil variasi data tentang persepsi polisi terhadap pelaku balap motor liar, diantaranya yakni dicap sebagai pengganggu, orang yang ceroboh dan juga ugal-ugalan. Dari hasil analisis, balap motor liar dianggap sebagai kegiatan yang bersifat negatif serta sarat akan bahaya. Mengenai hasil penelitian tentang tindakan sosial polisi terhadap balap motor liar didapatkan beberapa variasi yakni razia balap motor liar dilakukan pihak kepolisian atas dasar unsur keterpaksaan, tuntutan pekerjaan serta dilakukan untuk penyelamatan nyawa pelaku dan juga penonton. Selain itu polisi memiliki pendapat yang bervariasi mengenai tindakan afektif, diantaranya yakni ada yang merasa khawatir terhadap keselamatan pelaku, ada juga uyang tidak peduli, merasa iba terhadap pelaku, serta ada yang memarahi, membentak dan ada juga yang hanya sekedar memberi nasehat pada pelaku     Summary           Wild motorcycle racing is fast motor vehicle activities carried out on the highway and without a proper permit. This activity is usually done at night until the morning. The focus of this research is knowing and understanding social perception and action by the police against the wild motor racing. To answer these questions, researchers used theoretical framework of Edwin M. Lemert, that is labeling and Max Weber's theory of social action. The method of this research is qualitative one. Determination of the subject is the traffic police who had participated at the raid of motor racing wildly in Benowo area because researcher often sees many cases of motor racing that occurred in the Benowo area. Data was collected by in-depth interviews (depth interview).           Based on this research, it is known that there are some data variation result about police perceptions of the actors of wild motor racing, including the branded as a bully, a careless and inconsiderate. From the analysis, wild motorcycle racing activities are regarded as a negative and full of danger activities.           Regarding the results of research on social action against wild motorcycle racing, police found several variations of wild motor racing raids conducted by the police on the basis of the element of compulsion, as well as the demands of work and to rescue lives of actors and audiences. In addition, the police have opinions that vary on affective measures, such as some persons who worried about the safety of the offender, some who does not care, feel pity for the perpetrator, and some who are scolding, yelling, and some are just simply advise to the offender. In fact, raids of wild motorcycle racing is the responsibility of the police that have been done long ago by the police and it is still continuing today.

Keyword :

Balap motor liar, Polisi lalu lintas, Pelabelan, Tindakan sosial polisi,


References :

  1. George Ritzer & Douglas J Goodman, (2005). Teori Sosiologi. Yogyakarta : Kreasi Wacana


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : 2 / No. : 1 / Pub. : 2013-02
  1. Coming out identitas gay (studi fenomenologi: perilaku conformity dan non-conformity gay)
  2. Semangat wirausaha di kalangan mahasiswa: studi kasus pada mahasiswa pelaku wirausaha di universitas airlangga
  3. Konsep diri anak yang berkonflik dengan hukum studi kualitatif tentang anak yang berkonflik dengan hukum pada rumah tahanan klas i surabaya, medaeng – sidoarjo
  4. Pemanfaatan sistem pengobatan tradisional (battra) di puskesmas
  5. Balap motor liar: studi deskriptif mengenai pelabelan dan tindakan sosial polisi
  6. Relasi kekuasaan cak ning surabaya dengan instansi terkait
  7. Mekanisme survival pensiunan semen gresik
  8. Fetisisme komoditas : pemujaan status simbol dalam gaya hidup mahasiswa
  9. Sosialisasi mengemis: studi deskriptif tentang sosialisasi mengemis di dusun duluran, desa gedangsewu, kecamatan pare, kabupaten kediri
  10. Stigma dan mekanisme survival pemukim tanah sengketa
  11. Pola perilaku hidup bersih dan sehat buruh migran di perak, surabaya
  12. Pemahaman santriwati terhadap peraturan pondok pesantren: studi tentang resistensi terselubung santriwati terhadap peraturan di pondok pesantren shiddiqiyah, kecamatan ploso, kabupaten jombang
  13. Adaptasi sosial purnawirawan tni studi kualitatif proses penyesuaian diri purnawirawan tni al di lingkungan perak – kota surabaya
  14. Perilaku hidup bersih dan sehat (phbs) pasca program kesehatan desa siaga
  15. Pernikahan laki - laki dengan wanita hamil di luar nikah
  16. Pemenuhan kebutuhan hidup duda dewasa dini” (studi deskriptif pemenuhan kebutuhan hidup duda dewasa dini yang berperan sebagai orangtua tunggal di wilayah kecamatan pare, kabupaten kediri, jawa timur)
  17. Hubungan antara pola asuh balita dan kejadian diare (studi eksplanatif tindakan pola asuh orangtua di kawasan endemik diare di kelurahan pakis, kecamatan sawahan, kota surabaya)
  18. Pemberdayaan sosial masyarakat studi diskriptif perubahan perilaku pengelolaan sampah dalam upaya pemberdayaan masyarakat pada warga kampung margorukun
  19. Dilema pengungkapan identitas wanita transeksual, kajian fenomenologi wanita transeksual di surabaya
  20. Konstruksi sosial masyarakat di lingkungan pemakaman kembang kuning surabaya terhadap aktivitas prostitusi di area makam
  21. Konstruksi sosial keterlibatan perempuan dalam musik rock sebagai bentuk pemberontakan terhadap budaya patriarki di surabaya
  22. Perilaku mahasiswa fisip yang melakukan judi bola online
  23. Gerakan sosial mahasiswa komunikasi fisip universitas airlangga pada ruang publik facebook
  24. Gaya hidup santai mahasiswa ( studi pada mahasiswa universitas negeri penikmat coffee shop di starbucks coffee )
  25. Opini mahasiswa fakultas ilmu sosial dan ilmu politik universitas airlangga terhadap plagiarisme
  26. Pertunjukan tayub dalam analisis dramaturgi (studi deskriptif waranggana tayub di dusun ngrajek, desa sambirejo, kecamatan tanjunganom, kabupaten nganjuk)
  27. Posisi tawar menawar pembantu madura pada majikan arab di ampel surabaya
  28. Konstruksi sosial penerima bidik misi tentang kemiskinan studi pada mahasiswa fakultas ilmu sosial dan ilmu politik universitas airlangga
  29. Kontribusi struktur sosial sekolah terhadap pemenuhan kebutuhan berprestasi siswa (studi kasus di smpn 26 surabaya)
  30. Trafficking anak dan perempuan
  31. Gaya hidup pemakai tato pada kalangan remaja di surabaya
  32. Anak di luar nikah (studi sosiologis tentang stigma dan respon perilaku anak terhadap lingkungan sosial di surabaya )