Catalog :




Detail Article

Komunitas

ISSN 2303-1166

Vol. 3 / No. 2 / Published : 2014-02

TOC : 1, and page :1 - 21

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Counter hegemony di kalangan perempuan bertato di kota surabaya

Author :

  1. dwi azza gaditya putri pertiwi*1
  1. Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Abstract :

Abstrak     Adanya penilaian yang telah tertanam di masyarakat yang menyebutkan bahwa seorang perempuan yang cantik adalah perempuan yang menjaga kesehatan tubuhnya dan menjaga pula kesehatan kulitnya serta penampilannya.Masyarakat kini menganggap bahwa tato membuat seseorang memiliki minus dalam penamplannya.Tato dianggap dapat mengurangi nilai kecantikan yang dimiliki oleh seorang perempuan.Bahkan dapat menjatuhkan perempuan yang menggunakan tato dengan penilaian-penilaian negatif yang melekat di tubuhnya.Keinginan untuk menciptakan suatu bentuk identitas baru bagi perempuan dengan tato-tato yang dimiliki juga menjadi bentuk perlawanan terbesar bagi perempuan bertato dalam usaha menghapus penilaian negatif masyarakat terhadap perempuan bertato. Untuk menganalisa permasalahan tersebut maka digunakan Teori Counter Hegemoni `oleh Antonio Gramsci, untuk melihat adanya fenomena perlawanan dari perempuan pengguna tato terhadap penilaian negative yang telah melekat di masyarakat.Metodologi yang digunakan sejalan dengan kerangka teoritik yaitu metodologi kualitatif.Peneliti menggunakan teknik penentuaninforman secara purpossive.Penentuan informan secara purpossiveialah metode penentuan informan dengan pertimbangan-pertimbangan tertentu yang sesuai dengan tujuan penelitian. Informan yang dipilih dengan mempertimbangkan latar belakang perempuan bertato yang berpendidikan minimal SMA dan memiliki tato permanen di tubuhnya. Dalam pembahasan yang diangkat peneliti mengenai counter hegemony yang terjadi di kalangan perempuan bertato menunjukkan adanya suatu tindakan perlawanan dan pemberontakan oleh perempuan bertato terhadap keberadaan mereka sebagai perempuan bertato yang kerap dinilai tidak lagi sebagai perempuan yang cantik dan kerap dikaitkan dengan hal-hal yang negatif hingga kriminalitas. Fenomena counter hegemony kini kerap ditemui dalam sisi-sisi lain kehidupan, dapat kita amati dalam sejarah, media informasi, hiburan, dan sebagainya.     Kata kunci: perempuan, tato, counter hegemony, Surabaya

Keyword :

perempuan, tato, counter hegemony, surabaya,


References :

  1. Arivia, Gadis, (2006). Feminisme. Jakarta : Penerbit Buku Kompas.


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : 3 / No. : 2 / Pub. : 2014-02
  1. Makna hubungan seks bagi remaja yang belum menikah di kota surabaya
  2. Counter hegemony di kalangan perempuan bertato di kota surabaya
  3. Santrinarkobaan : (study deskriptiftentangsantri yang kecanduannarkoba di bangkalan madura, jawatimur)
  4. Pemberian hadiah terhadap dosen dalam perspektif sosiologis (studi kasus di fakultas kedokteran dan kedokteran gigi universitas airlangga, surabaya)
  5. Bonita (bonek wanita) (studi deskriptif tentang makna bonek wanita sebagai suporter persebaya )
  6. Tindakan sosial gamers” (studi desriptif mengenai tindakan sosial yang dilakukan oleh pelajar sma untuk menjadi gamers di surabaya)
  7. Makna mengajar (studi fenomenologi pada pengajar dalam komunitas save street child surabaya)
  8. Tindakan sosial pemuka agama islamterhadap komunitas punk : (studi deskriptif mengenai tindakan soaial pemuka agama islam terhadap komunitas punk di desa bareng, kabupaten jombang, jawa timur)
  9. Anak berkebutuhan khusus: studi interaksionisme simbolik pada orang tua anak berkebutuhan khusus di kota surabaya
  10. Perilaku remaja urban terhadap pop culture (studi deskriptif perilaku keranjingan remaja urban di surabaya)
  11. Kontruksi sosial pekerja purel karaoke: (studi deskriptif tentang arti purel pada para pekerja purel yang aktif berstatus pelajar)
  12. Hubungan derajat pengetahuan masyarakat tentang penyakit kusta terhadap penerimaan sosial pada mantan penderita penyakit kusta (studi eksplanatif tentang stigmatisasi dan penerimaan sosial pada mantan penderita penyakit kusta di desa sidomukti, kecamatan brondong, kabupaten lamongan)
  13. Aspirasi dan eksplorasi siswa terhadap pekerjaan kaitannya dengan minat siswa masuk perguruan tinggi (studi eksplanatif pada siswa sma negeri 5 surabaya)
  14. Pkbl pt pupuk kalimantan timur studi pelaksanaan program kemitraan dan bina lingkungan pada daerah ring 1 (kelurahan loktuan dan kelurahan guntung) dalam usaha menciptakan kemandirian masyarakat
  15. Dinamika pekerja jasa angkut barang (strategi bekerja dan mekanisme survival) (studi tentang kehidupan kelompok pekerja jasa angkut barang)
  16. Mekanisme survival buruh outsourcing (studi deskriptif tentang strategi bertahan hidup buruh outsourcing di sidoarjo)
  17. Konstruksi sosial tentang perkawinan disabilitas tunanetra di surabaya “studi deskriptif tentang makna perkawinan bagi wanita normal yang menikah dengan disabilitas tunanetra anggota pertuni”
  18. Mekanisme survival lanjut usia pasca kematian pasangan (studi deskriptif tentang penyesuaian diri dan strategi bertahan hidup lanjut usia pasca kematian pasangan)
  19. Arisan macaner
  20. Jaringan sosial sektor informal (studi pada komunitas calo di terminal purabaya)