Catalog :




Detail Article

Komunitas

ISSN 2303-1166

Vol. 3 / No. 1 / Published : 2014-01

TOC : 29, and page :1 - 29

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Hegemonisasi tokoh masyarakat dalam pembebasan lahan

Author :

  1. KARINA PUSPITASARI*1
  1. Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Abstract :

Konflik pembebasan lahan memang sering kali terjadi seperti salah satunya yang terjadi di Kelurahan Tamba’an Kecamatan Gadingrejo Kota Pasuruan di mana terdapat lahan milik pemerintah yang dipergunakan oleh masyarakat untuk membangun bangunan liar sebagai tempat pemukiman mereka. Dalam hal ini pemerintah Kota Pasuruan melakukan proses pembebasan lahan tersebut dari bangunan liar yang menjadikan kawasan itu menjadi sangat kotor, kumuh, dan tidak sehat. Namun, yang terjadi adalah warga melakukan penolakan untuk meninggalkan lokasi tersebut secara terus-menerus sehingga pemerintah mencari solusi lain dengan memasukkan tokoh-tokoh masyarakat yang ada di wilayah tersebut dan terdiri atas 5 (lima) orang dengan memiliki latar belakang status sosial dan ekonomi yang berbeda agar tidak terjadi hal-hal yang dapat merugikan banyak pihak.Permasalahan ini bermaksud menjawab masalah yang berkaitan dengan bagaimana tokoh masyarakat tersebut melakukan hegemonisasi kepada masyarakat di Tamba’an. Untuk menjawab permasalahan dengan menggunakan teori Antonio Gramsci mengenai hegemonisasi di mana Gramsci lebih setuju dengan konsep hegemoni sebagai kepemimpinan moral atau budaya dan tanpa adanya tindakan represif sehingga masyarakat tidak menyadari bahwa sesungguhnya ia telah terhegemoni. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dan dillakukan di Kelurahan Tamba’an Kecamatan Gadingrejo Kota Pasuruan dengan memusatkan pada 5 (lima) tokoh masyarakat yang melakukan proses hegemoni tersebut.Hasil temuan menunjukkan kelima tokoh masyarakat tersebut melakukan hegemoni dengan cara yang berbeda-beda mengingat latar belakang sosial dan ekonomi mereka yang berbeda pula sehingga apa yang dilakukan para tokoh masyarakat tersebut sangat bermanfaat dan membantu proses pembebasan lahan yang dilakukan pemerintah setempat.Kata Kunci : Pembebasan Lahan, Tokoh Masyarakat, Pemerintah, Masyarakat, danHegemo

Keyword :

PEMBEBASAN LAHAN, TOKOH MASYARAKAT , PEMERINTAH, MASYARAKAT, HEGEMONI,


References :

  1. Harsono, Boedi, (1999). Hukum Agraria Indonesia. Jakarta : Djambatan.


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : 3 / No. : 1 / Pub. : 2014-01
  1. Konflik internal dalam komunitas bonek (studi deskriptif perpecahan dan perselisihan dalam mendukung team persebaya yang terjadi di kalangan bonek di surabaya)
  2. Strategi pengemis dalam hidup bermasyarakat di kota surabaya
  3. Korean idol rated fanfiction (studi deskriptif tentang kecenderungan tindakan sosial remaja usia sekolah menengah atas pembaca korean idol rated fanfiction di surabaya dalam hal perilaku seksualnya)
  4. Simbol interaksi kaum lesbi (studi deskriptif mengenai simbol – simbol interaksi sebagai wujud identitas diri pada kelompok lesbi di surabaya)
  5. Makna penggunaan jilbab di kalangan mahasiswi muslim yang tidak berjilbab (studi deskriptif pada mahasiswi fakultas farmasi di universitas airlangga dan mahasiswi jurusan bahasa inggris di universitas muhammadiyah surabaya)
  6. “konstruksi sosial mahasiswa terhadap gaya hidup metroseksual”studi pada mahasiswa metroseksual di fakultas ilmu sosial universitas airlangga
  7. Sosialisasi norma kepada anak autis studi deskriptif tentang proses sosialisasi norma oleh orang tua kepada anak autis dalam keluarga di surabaya
  8. Konstruksi realitas terhadap jabatan pada istri tni – ad studi di persit tni – ad surabaya
  9. Polarisasi dalam kehidupan sosial para keturunan bangsawan di sumenep
  10. Backpacking ala mahasiswa studi deskriptif tentang gaya hidup pada mahasiswa universitas airlangga surabaya
  11. Tindakan sosial masyarakat yang telah menunaikan ibadah haji (studi deskriptif mengenai tindakan sosial masyarakat yang telah menunaikan ibadah haji di kelurahan wonokusumo)
  12. Konstruksi sosial keluarga tanpa anak (studi deskriptif tentang makna keluarga tanpa anak dan stigma yang dialami oleh pasangan suami istri tanpa anak di surabaya)
  13. Konstruksi tentang jenis kelamin (studi dikalangan abg homoseksual)
  14. Pemanfaatan waktu luang pada masyarakat lapisan bawah
  15. “dinamika konflik perguruan silat setia hati” (studi konflik simon fisher pada kasus konflik perguruan silat setia hati terate degan perguruan silat setia hati tunas muda winongo di madiun)
  16. “jaringan sosial komunitas rni dalam memenuhi kebutuhan darah rhesus negatif” [studi deskriptif pada komunitas rhesus negatif indonesia (rni) di surabaya]
  17. Sosialisasi tentang pengetahuan keagamaan oleh orang tua beda agama kepada anaknya ( studi deskriptif di surabaya) dhiva airlangga
  18. Studi deskriptif konstruksi sosial anak jalanan terhadap kekerasan yang dilakukan satuan polisi pamong praja di surabaya
  19. Hegemonisasi tokoh masyarakat dalam pembebasan lahan
  20. Kohesivitas penduduk asli dan pendatang dalam multikulturalisme