Catalog :




Detail Article

Komunitas

ISSN 2303-1166

Vol. 3 / No. 1 / Published : 2014-01

TOC : 35, and page :1 - 35

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Kohesivitas penduduk asli dan pendatang dalam multikulturalisme

Author :

  1. nurul rhamadhani yuasidha*1
  1. Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Abstract :

Kohesivitas Penduduk Asli dan Pendatang Dalam konteks Multikulturalismeadalah fenomena yang menarik untuk diteliti.Fenomena ini menghadapkan masyarakat pada hubungan interaksi antarapenduduk asli dan pendatang yang mana masih dianggap rawan akan timbulnya kesalah pahaman diantara individu dengan individu lainnya, individu dengan kelompok, serta kelompok satu dengan kelompok lainnya dalam konteks etnisitas. Fenomena hubungan interaksi ini digunakan sebagai metode untuk membangun kohesivitas antara penduduk asli dan penduduk pendatang.Penelitian ini difokuskan untuk meneliti kohesivitas antara penduduk asli dan penduduk pendatang dan factor yang mendorong kohesivitas antara penduduk asli dan pendatang di Kelurahan Sidotopo Wetan.Dalam menjawab fokus penelitian tersebut peneliti menggunakan metode pendekatan kuantitatif dengan tipe penelitian deskriptif.Setting penelitian dilakukan di Kelurahan Sidotopo Wetan mengingat permasalahan yang ada belum pernah diungkapkan dalam studi akademik.Dalam menjelaskan kohesivitas antara penduduk asli dan pendatang dalam multikulturalisme di Kelurahan Sidotopo Wetan, dilakukan wawancara secara berstruktur dengan menggunakan koesioner yang didukung dengan pengamatan/observasi dilapangan guna mendukung analisis data.Sedangkan dalam teknik pengambilan sampel, peneliti menggunakan teknik Purposive.Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori obyektifitas Emile Durkheim, dan Teori struktural fungsional Talcott Parson.Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa kohesivitas antara penduduk asli dan penduduk pendatang yang ada di Kelurahan Sidotopo Wetan terjadi atas dasar penduduk pendatang cukup memiliki rasa kedekatan terhadap penduduk disekitar lingkungan tempat tinggal, sehingga dapat membangun rasa kebersamaan. Factor yang mempengaruhi kohesivitas adalah hubungan interaksi, solidaritas social, komitmen, produktifitas , dan ketertarikan satu sama lain.Kata Kunci: Kohesivitas, Hubungan Interaksi. Solidaritas Sosial, Komitmen, Produktifitas

Keyword :

kohesivitas, hubungan interaksi, solidaritas sosial, komitmen , produktivitas,


References :

  1. Soelaeman, M. Munandar, (1992). teori dan Konsep Ilmu Sosial,. bandung : Eresco,


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : 3 / No. : 1 / Pub. : 2014-01
  1. Konflik internal dalam komunitas bonek (studi deskriptif perpecahan dan perselisihan dalam mendukung team persebaya yang terjadi di kalangan bonek di surabaya)
  2. Strategi pengemis dalam hidup bermasyarakat di kota surabaya
  3. Korean idol rated fanfiction (studi deskriptif tentang kecenderungan tindakan sosial remaja usia sekolah menengah atas pembaca korean idol rated fanfiction di surabaya dalam hal perilaku seksualnya)
  4. Simbol interaksi kaum lesbi (studi deskriptif mengenai simbol – simbol interaksi sebagai wujud identitas diri pada kelompok lesbi di surabaya)
  5. Makna penggunaan jilbab di kalangan mahasiswi muslim yang tidak berjilbab (studi deskriptif pada mahasiswi fakultas farmasi di universitas airlangga dan mahasiswi jurusan bahasa inggris di universitas muhammadiyah surabaya)
  6. “konstruksi sosial mahasiswa terhadap gaya hidup metroseksual”studi pada mahasiswa metroseksual di fakultas ilmu sosial universitas airlangga
  7. Sosialisasi norma kepada anak autis studi deskriptif tentang proses sosialisasi norma oleh orang tua kepada anak autis dalam keluarga di surabaya
  8. Konstruksi realitas terhadap jabatan pada istri tni – ad studi di persit tni – ad surabaya
  9. Polarisasi dalam kehidupan sosial para keturunan bangsawan di sumenep
  10. Backpacking ala mahasiswa studi deskriptif tentang gaya hidup pada mahasiswa universitas airlangga surabaya
  11. Tindakan sosial masyarakat yang telah menunaikan ibadah haji (studi deskriptif mengenai tindakan sosial masyarakat yang telah menunaikan ibadah haji di kelurahan wonokusumo)
  12. Konstruksi sosial keluarga tanpa anak (studi deskriptif tentang makna keluarga tanpa anak dan stigma yang dialami oleh pasangan suami istri tanpa anak di surabaya)
  13. Konstruksi tentang jenis kelamin (studi dikalangan abg homoseksual)
  14. Pemanfaatan waktu luang pada masyarakat lapisan bawah
  15. “dinamika konflik perguruan silat setia hati” (studi konflik simon fisher pada kasus konflik perguruan silat setia hati terate degan perguruan silat setia hati tunas muda winongo di madiun)
  16. “jaringan sosial komunitas rni dalam memenuhi kebutuhan darah rhesus negatif” [studi deskriptif pada komunitas rhesus negatif indonesia (rni) di surabaya]
  17. Sosialisasi tentang pengetahuan keagamaan oleh orang tua beda agama kepada anaknya ( studi deskriptif di surabaya) dhiva airlangga
  18. Studi deskriptif konstruksi sosial anak jalanan terhadap kekerasan yang dilakukan satuan polisi pamong praja di surabaya
  19. Hegemonisasi tokoh masyarakat dalam pembebasan lahan
  20. Kohesivitas penduduk asli dan pendatang dalam multikulturalisme