Catalog :




Detail Article

Komunitas

ISSN 2303-1166

Vol. 2 / No. 2 / Published : 2013-09

TOC : 20, and page :1 - 20

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Konstruksi sosial mahasiswa muslim kedokteran hewan dalam memaknai kenajisan anjing

Author :

  1. Oleh: Imamulhuda Alsiddiq *1
  1. S1 SOSIOLOGI - 2009

Abstract :

Penelitian tentang konstruksi sosial mahasiswa muslim kedokteran hewan dalam memaknai kenajisan anjing ini diawali dengan adanya kontradiksi antara nilai-nilai agama tentang kenajisan anjing dengan nilai-nilai etika profesi kedokteran. Penilitian ini juga dilatar belakangi oleh adanya respon sinis dari masyarakat ketika ada seorang muslim yang melakukan kontak langsung dengan anjing, entah dalam kesempatan apapun itu.             Dalam penelitian ini, menitik beratkan pada fokus penelitian yakni, bagaimana konstruksi sosial mahasiswa muslim kedokteran hewan dalam memaknai kenajisan anjing. Dengan fokus yang demikian, kemudian penelitian ini menggunakan analisis data secara kualitatif dengan teknik penentuan informannya menggunakan teknik aksidental. Informan terdiri dari 2 laki-laki dan 3 perempuan yang kesemuanya memiliki varietas karakteristik. Pengumpulan data dilakukan dengan indept interview yang menggunakan pedoman wawancara sebagai panduannya. Data yang berhasil terkumpul kemudian dianalisis dengan dibuat suatu mapping dan menghubungkan antara isu satu dengan isu yang lainnya dengan berlandaskan teori Konstruksi Sosial dari Peter L. Berger..             Berdasarkan temuan data dari penelitian ini, diketahui bahwa ada mahasiswa muslim kedokteran hewan yang memaknai kenjisan anjing sebagai najis berat di seluruh bagian tubuhnya. Ada juga mahasiswa muslim yang memaknai kenajisan anjing hanya ada pada air liur, dan yang terakhir ada yang memaknai kenajisan anjing pada air liur dan fasesnya. Mahasiswa muslim yang memaknai kenajisan anjing ada pada seluruh bagian anjing lebih cenderung mensucikannya secara islami ketimbang mahasiswa yang hanya menganggap najisnya anjing air liurnya dan/atau fasesnya saja. Jika dihadapkan dengan anjing mereka tidak antipati, artinya berperilaku secara profesional tetap mereka kedepankan dalam pekerjaan mereka. Meskipun demikian, ada beberapa dari mereka yang masih merasa bimbang akan profesionalitasnya. Latar belakang keluarga yang konservatif membuat mahasiswa muslim kedokteran hewan menghadapi kebimbangan ketimbang dengan mahasiswa muslim yang memiliki latar belakang keluarga yang memiliki pemikiran yang terbuka. Secara umum ada mahasiswa muslim kedokteran hewan yang memaknai kenajisan anjing secara tekstual dan ada mahasiswa yang memaknai kenajisan anjing secara kontekstual.   Keyword: makna, mahasiswa muslim, kedokteran hewan, najisnya anjing.    

Keyword :

makna, mahasiswa muslim, kedokteran hewan, najisnya anjing,


References :

  1. Robertson, roland, (1986). Sosiologi Agama. - : Aksara Persada.
  2. Samuel, hanneman, (2012). peter berger sebuah pengantar ringkas. depok : kepik


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : 2 / No. : 2 / Pub. : 2013-07
  1. Pergeseran nilai dalam hubungan antar generasi serta dampak terhadap lansia (studi deskriptif lansia yang tinggal di panti werdha “majapahit” mojokerto)
  2. Pemaknaan orang tua terhadap pemberian nama anak (studi deskriptif pada masayrakat jawa muslim di desa gambiran kecamatan mojoagung kabupaten jombang)
  3. Eksposur media massa televisi dan internet sebagai stimulant perilaku konsumsi
  4. Pola pemanfaatan beasiswa di kalangan mahasiswa penerimanya di fisip universitas airlangga, surabaya
  5. Konstruksi sosial asi eksklusif bagi wanita karir
  6. Rekayasa penggalangan sumbangan di ruang publik studi tentang tindakan sosial dan dinamika praktik penggalangan sumbangan di ruang publik kota surabaya
  7. Tindakan sosial pemuka agama islam terhadap keberadaan transgender
  8. Pemaknaan mantan siswa sma terhadap ritual ziarah ke makam para wali dalam upaya keberhasilan menyelesaikan studi (studi kasus pada siswa sma yang lulus tahun 2012 dan pernah melakukan ziarah makam)
  9. Fenomena drag queen (studi dramaturgis tentang pelaku drag queen di restoran oyot godhong yogyakarta)
  10. Konstruksi sosial waria tentang diri studi pada waria (wanita-pria) di surabaya
  11. Pekerja seks komersial yang berkeluarga
  12. Persaingan seni visual jalanan (studi deskriptif persaingan antar seniman visual jalanan pada ruang publik di kota surabaya)
  13. Aborsi (studi deskriptif tentang proses pengambilan keputusan aborsi ilegal yang dilakukan oleh remaja putri di kota surabaya)
  14. Pengasuhan anak di baby school (studi deskriptif pengasuhan anak umur 6-12 bulan di baby school baby smile surabaya)
  15. Interaksi relawan dan pasien paliatif (studi tentang bentuk interaksi anatar relawan dengan pasien paliatif dalam pendampingan lanjutan perawatan paliatif penyakit kanker di rsud. dr. soetomo surabaya)
  16. Konstruksi sosial gelar sarjana bagi ibu rumah tangga yang tidak bekerja di sektor publik
  17. Pedagang muslim di dalam lokalisasi wanita tuna susila (studi pada pedagang muslim di dalam lokalisasi jarak, putat jaya, kelurahan putat jaya, kecamatan sawahan, kotamadya surabaya)
  18. Ritual air terjun sedudo konstruksi masyarakat tentang upacara ritual air terjun sedudo, desa ngliman, kecamatan sawahan, kabupaten nganjuk
  19. Sekolah berlabel multiple intelligence (studi menyingkap realitas pada sekolah berlabel multiple intelligence)
  20. Dampak konflik antar aliran agama ( studi deskriptif tentang mekanisme survival para pengungsi keluarga syiah dalam memenuhi kehidupan di kabupaten sampang )
  21. Pemaknaan pakaian minim bagi siswi di sma islam surabaya
  22. Anak jalanan (studi deskriptif anak jalanan bekerja sebagai penjual koran di kota surabaya)
  23. Studi deskriptif tentang bentuk perlawanan komunitas skinhead di surabaya
  24. Referensi kehidupan komunitas nu dan muhammadiyah di pedesaan (studi kasus referensi kehidupan komunitas nu dan muhammadiyah di desa bakung kecamatan kanor, bojonegoro)
  25. Akar konflik bonek dengan aremania (studi deskriptif tentang akar permasalahan konflik bonek vs aremania)
  26. Ziarah makam wali (studi deskriptif tindakan sosial masyarakat muslim yang berziarah ke makam sunan ampel surabaya)
  27. “dualisme peran lesbian” ( studi deskriptif tentang peran lesbian dalam rumah tangga dan lingkungan lesbi di surabaya )
  28. Gaya hidup seks bebas one night stand
  29. Permainan di dalam game online (studi tentang pemaknaan permainan dalam game online modoo di kalangan siswa sma di surabaya)
  30. Perilaku kesehatan santri : (studi deskriptif perilaku pemeliharaan kesehatan , pencarian dan penggunaan sistem kesehatan dan perilaku kesehatan lingkungan di pondok pesantren assalafi al fithrah, surabaya)
  31. Konstruksi sosial mahasiswa muslim kedokteran hewan dalam memaknai kenajisan anjing
  32. Bonek anak (studi deskriptif tentang suporter anak usia sekolah pendukung persebaya surabaya)