Catalog :




Detail Article

Komunitas

ISSN 2303-1166

Vol. 5 / No. 3 / Published : 2016-09

TOC : 11, and page :1 - 15

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Konstruksi sosial ziarah kubur di makam gus dur (studi di makam pondok pesantren tebuireng kabupaten jombang)

Author :

  1. NABILA ROSHANBAHAR*1
  1. Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Abstract :

The people made a pilgrimage to the tomb of Gus Dur, since he was buried in the Tomb of Pondok Pesantren Tebuireng Jombang. Pilgrimage of the grave has become a tradition as a form of honoring figure that has given contibutions and works which gave the benefit to the society. This study was conducted to explain how society constructs the grave pilgrimage at the Tomb of Gus Dur and determines the orientation of social actions by the society in making a pilgrimage at the Tomb of Gus Dur. The theory used in this study is the theory of social construction of Peter L. Berger and Thomas Luckmann, also the Social Action theories of Max Weber. The paradigm used is the social definition by using qualitative data. This study was conducted at the Tomb of Gus Dur Tebuireng Jombang which involved nine people as informants, that were selected by using purposive technic. The informants were categorized based on age, gender, and background jobs. There were some results found in this study based on the categorization of the pilgrims and the reasons of their pilgrimage. For the traditional people, the construction of pilgrimage at the Tomb of Gus Dur was to pray for the clergy to get the blessing and train ness (traditional measures). For the Chinese people, it was done as a form of reciprocity to Gus Dur for his contributions during his lifetime (rational ethics value orientation). For the people of bureaucrats, it was constructed as a government program that is facilitating the NU group which has a tradition of grave pilgrimage and as tourist attractions (instrumental rational economics). For santri, they made constructionin order to pray and remind them of the death (instrumental rational religion). For the construction  of santri's leader (Kyai) was to pluck guidance (ihtida') and emulate the figure's vision (iqtida') (religious value orientation). For the non-NU santri, it was constructed to keep in touch and respect of the society towards a great figure (rational ethics value orientation).

Keyword :

social construction, pilgrimage, Gus Dur, social actions,


References :

  1. Kuswarno, Engkus, (2013). Metode Penelitian Komunikasi: Fenomenologi Konsepsi, Pedoman dan Contoh Penelitianny. 1 : Widya Padjajaran, Bandung
  2. Samuel, Hanneman, (2012). Peter L. Berger: Sebuah Pengantar Ringkas. 1 : Kepik, Depok
  3. Pusat Kajian Pesantren dan Masyarakat Hasyim Asyari (PKPM), (2014). Survey Persepsi Peziarah Makam Gus Dur (Area Makam Pesantren Tebuireng). 1 : Tim Peneliti Pusat Kajian Pesantren dan Masyarakat, Jombang


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : 5 / No. : 3 / Pub. : 2016-09
  1. Partisipasi melaksanakan program keluarga berencana pada masyarakat pemukiman kumuh (slum area) di kelurahan sidotopo wetan, kecamatan kenjeran, surabaya
  2. Pekerja seks komersial pasca ditutupnya lokalisasi kremil (studi deskriptif mekanisme survival pekerja seks komersial lokalisasi kremil tambak asri surabaya)
  3. Identitas sosial jersey sepak bola dalam surabaya jersey community
  4. Eksploitasi dan strategi bertahan hidup anak yang menjadi pengamen jalanan (studi deskriptif pada pengamen anak di kabupaten sidoarjo)
  5. Perlawanan pedagang pasar tradisional terhadap revitalisasi pasar ( studi deskriptif pasar babat, kecamatan babat, kabupaten lamongan, jawa timur )
  6. Pemilihan jodoh di kalangan penyandang disabilitas (studi tentang pemilihan jodoh antara pria non disabilitas dengan wanita disabilitas anggota himpunan wanita disabilitas indonesia cabang surabaya)
  7. Makna pluralisme agama pada komunitas kembang jepun surabaya (studi pada masyarakat kembang jepun kota surabaya)
  8. Dinamika interaksi dan budaya inklusif di smpn 29 surabaya
  9. Konsep diri pria metroseksual kota surabaya (studi deskriptif tentang konsep diri & stigma masyarakat terhadap pria metroseksual di kota surabaya)
  10. Perlawanan masyarakat desa kalidawir terhadap well test pt lapindo brantas inc. di sumur ta 5, kecamatan tanggulangin, kabupaten sidoarjo
  11. Konstruksi sosial ziarah kubur di makam gus dur (studi di makam pondok pesantren tebuireng kabupaten jombang)
  12. Konstruksi sosial suami pada pekerjaan istri sebagai tenaga kerja wanita (tkw) di luar negeri (studi deskriptif di desa sukorejo, kecamatan sukorejo kabupaten ponorogo)
  13. Tindakan sosial masyarakat dalam kegiatan penertiban pendakian gunung penanggungan
  14. Solilokui waktu luang (sebuah praktik “anggota” budaya populer dan diskursus konsumtivisme)
  15. Tindakan sosial pasien pada pengobatan akupuntur (studi deskriptif orientasi kesehatan pada pasien dalam memilih pengobatan akupuntur di surabaya)
  16. Makna brand vans bagi kolektor vans surabaya (studideskriptifkualitatifmakna brand vans bagikolektor vans di surabaya )
  17. Pengaruh tingkat kontrol sosial sekolah dan intensitas interaksi antar teman sebaya terhadap intensitas pelanggaran lalu lintas siswa sma di kota madiun (sebuah studi korelasional)
  18. Konstruksi sosial perempuan pengguna “jilboobs” (studi tentang mahasiswi yang memaknai penggunaan jilboobsnya )
  19. Mekanisme survival pembantu rumah tangga “pocokan” (studi tentang pembantu rumah tangga “pocokan” di kompleks perumahan wisma tropodo sidoarjo)
  20. Budaya dan iklim sekolah dalam penerapan kurikulum 2013 di sma (studi kasus di sma negeri 3 dan sma muhammadiyah 2 surabaya)
  21. Resistensi siswa difabel terhadap perilaku bullying
  22. Tindakan sosial pasangan suami istri nikah dibawah umur dalam pemenuhan kebutuhan keluarga (studi kualitatif di kecamatan kenjeran kota surabaya)
  23. Kenakalan remaja di perkotaan (studi tentang hubungan antara interaksi sosial antarteman sebaya dan kontrol sosial sekolah di smpn terbuka surabaya)
  24. Konstruksi sosial siswa terhadap prestasi non akademik (studi pada siswa berprestasi di sma negeri 5 surabaya)
  25. Perilaku kesehatan di kalangan transgender (studi deskriptif kualitatif tentang perilaku detection dan prevention dalam teori tindakan sosial di kota surabaya)
  26. Pemanfaatan dana pensiun dini untuk bertahan hidup di kalangan buruh pt. gudang garam kediri
  27. Eksploitasi orang tua terhadap anak dengan menjadikan anak sebagai pengamen di alun-alun lamongan
  28. “koncil” (kontruksi sosial remaja koncil tentang perilaku seks pranikah di lingkungan kota magelang)
  29. Dinamika pengusaha toko kelontong dalam menghadapi eksistensi minimarket modern di kota surabaya