Catalog :




Detail Article

Komunitas

ISSN 2303-1166

Vol. 3 / No. 1 / Published : 2014-01

TOC : 17, and page :1 - 17

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Makna penggunaan jilbab di kalangan mahasiswi muslim yang tidak berjilbab (studi deskriptif pada mahasiswi fakultas farmasi di universitas airlangga dan mahasiswi jurusan bahasa inggris di universitas muhammadiyah surabaya)

Author :

  1. sang ayu putu widyastri*1
  1. Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Abstract :

Penelitian ini pada dasarnya meneliti masalah makna berjilbab pada mahasiswi muslim yang tidak berjilbab. Karena penggunaan jilbab sudah diperintahkan dan wajib digunakan dalam Islam. Untuk menganalisanya digunakan teori konstruksi sosial Berger dan konsep self indication oleh Blummer. Dalam teori Berger terdapat tiga tahapan konstruksi dan konsep self indication pada teori Blummer. Tipe penelitian deskriptif, dengan menggunakan data-data kualitatif. Diperoleh 5 informan utama melalui teknik aksidental, yaitu teknik pemilihan informan berdasarkan kebetulan namun sesuai dengan kriteria. Analisis temuan data yang diperoleh berdasarkan teori konstruksi, ialah internalisasi (proses individu memperoleh pengetahuan mengenai jilbab). Eksternalisasi (individu akan memberikan pandangan pada perempuan berjilbab). Obyektivasi (memunculkan pemaknaan baru dan tambahan). Konsep self indication, akan memperlihatkan tindakan sebagai hasil konstruksi. Hasil data yang diperoleh, informan yang memahami perintah untuk berjilbab sebagai kewajiban. Memaknai penggunaan jilbab dan perintahnya sebagai kewajiban karena sudah tercantum dalam Al Qur’an. Sedangkan informan yang memahaminya sebagai sesuatu yang dapat meminimalisir kejahatan, memaknainya sebagai sesuatu yang baik fungsinya. Selain itu adanya motivasi untuk berjilbab dari keluarga, lingkungan kuliah, pertemanan serta kendala-kendala yang ada bisa mempengaruhi tindakan yang dilakukan oleh informan. Yang mana tindakan tersebut akan berdampak pada keinginan informan untuk berjilbab atau tidak. Kata Kunci : Jilbab, konstruksi sosial, makna penggunaan jilbab

Keyword :

jilbab, konstruksi sosial, makna penggunaan jilbab,


References :

  1. Berger, Peter L. Thomas Luckmann, (1990). Tafsir sosial atas kenyataan. Jakarta : LP3ES. Hlm :1


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : 3 / No. : 1 / Pub. : 2014-01
  1. Konflik internal dalam komunitas bonek (studi deskriptif perpecahan dan perselisihan dalam mendukung team persebaya yang terjadi di kalangan bonek di surabaya)
  2. Strategi pengemis dalam hidup bermasyarakat di kota surabaya
  3. Korean idol rated fanfiction (studi deskriptif tentang kecenderungan tindakan sosial remaja usia sekolah menengah atas pembaca korean idol rated fanfiction di surabaya dalam hal perilaku seksualnya)
  4. Simbol interaksi kaum lesbi (studi deskriptif mengenai simbol – simbol interaksi sebagai wujud identitas diri pada kelompok lesbi di surabaya)
  5. Makna penggunaan jilbab di kalangan mahasiswi muslim yang tidak berjilbab (studi deskriptif pada mahasiswi fakultas farmasi di universitas airlangga dan mahasiswi jurusan bahasa inggris di universitas muhammadiyah surabaya)
  6. “konstruksi sosial mahasiswa terhadap gaya hidup metroseksual”studi pada mahasiswa metroseksual di fakultas ilmu sosial universitas airlangga
  7. Sosialisasi norma kepada anak autis studi deskriptif tentang proses sosialisasi norma oleh orang tua kepada anak autis dalam keluarga di surabaya
  8. Konstruksi realitas terhadap jabatan pada istri tni – ad studi di persit tni – ad surabaya
  9. Polarisasi dalam kehidupan sosial para keturunan bangsawan di sumenep
  10. Backpacking ala mahasiswa studi deskriptif tentang gaya hidup pada mahasiswa universitas airlangga surabaya
  11. Tindakan sosial masyarakat yang telah menunaikan ibadah haji (studi deskriptif mengenai tindakan sosial masyarakat yang telah menunaikan ibadah haji di kelurahan wonokusumo)
  12. Konstruksi sosial keluarga tanpa anak (studi deskriptif tentang makna keluarga tanpa anak dan stigma yang dialami oleh pasangan suami istri tanpa anak di surabaya)
  13. Konstruksi tentang jenis kelamin (studi dikalangan abg homoseksual)
  14. Pemanfaatan waktu luang pada masyarakat lapisan bawah
  15. “dinamika konflik perguruan silat setia hati” (studi konflik simon fisher pada kasus konflik perguruan silat setia hati terate degan perguruan silat setia hati tunas muda winongo di madiun)
  16. “jaringan sosial komunitas rni dalam memenuhi kebutuhan darah rhesus negatif” [studi deskriptif pada komunitas rhesus negatif indonesia (rni) di surabaya]
  17. Sosialisasi tentang pengetahuan keagamaan oleh orang tua beda agama kepada anaknya ( studi deskriptif di surabaya) dhiva airlangga
  18. Studi deskriptif konstruksi sosial anak jalanan terhadap kekerasan yang dilakukan satuan polisi pamong praja di surabaya
  19. Hegemonisasi tokoh masyarakat dalam pembebasan lahan
  20. Kohesivitas penduduk asli dan pendatang dalam multikulturalisme